GROWTH
Bertumbuh dalam
Doa. 1 Tesalonika 5:17, “Tetaplah berdoa” / “Dan berdoa dengan
tidak berkeputusan” (Terjemahan Lama). Jangan menyerah bila doa-doa kita
belum dijawab. Doa yang terus menerus bukan berarti merengek-rengek kepada
Tuhan, tetapi karena kita sangat berbeban & tidak dapat berhenti sampai
Tuhan menjawab doa-doa kita. Berdoalah sesuai pimpinan Roh Kudus karena kita
tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa, tetapi Roh sendiri berdoa untuk
kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (Roma 8:26).
Percayalah Roh Kudus membantu kita berdoa sesuai dengan kehendak Allah. Amin.
Respon 1
Yakobus 1:19-20, “Hai
saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat
untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.” (Manayse –
Bandung)
Respon 2
Maz 103:13 –
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada
orang-orang yang takut akan DIA! Nikmatnya disayang TUHAN. Terima kasih
BAPA-ku. Dahsyat! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3
Bertumbuh oleh Doa.
1Tesalonika 5:17 “Tetaplah berdoa”. Doa adalah salah satu cara berhubungan
dengan Tuhan,suatu fasilitas untuk membina hidup rohani kita. Doanya sendiri
tidak diukur tetapi sampai dimana iman kita bertumbuh, seberapa banyak kita
sudah berubah seperti Kristus. Doa yang berkenan adalah doa dalam Roh dan
Kebenaran (Yoh 4:23) dan juga hendaknya kita terus berdoa dengan tidak
berkeputusan baik pada waktu tidur atau pada waktu terjaga, kita hidup dengan
Tuhan, melekat terus dengan Tuhan, sehingga damai sejahtera Tuhan ada di dalam
diri kita, menjadi rumah doa maka hidup rohani kita akan terus bertumbuh. Jbu.
(Ibu Inggita – PKS CL 4)
Respon 4
Buatlah keputusan,
maka Anda akan bebas »Henry Wadworth Longfellow«. 2 Tawarikh 20:3, “Yosafat
menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan
kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.” Penyebab utama dari kegagalan adalah
kebimbangan dan keragu-raguan bukan situasi dan kondisi, sebab bimbang dan ragu
berasal dari dalam hati, sedang situasi dan kondisi datangnya dari luar. Tanpa
keputusan kita akan hidup terombang-ambing dan mengambang, seorang peragu tidak
akan bisa menghasilkan apapun, orang yang bimbang dan ragu akan selalu gagal.
Takut, was-was, kuatir, bimbang dan ragu ibarat REM supaya kita lebih
berhati-hati dalam bertindak, kalau mau berjalan maju kita harus mengambil
keputusan untuk menginjak pedal GAS semakin mantap keputusan yang kita ambil
semakin cepat kita menjadi berhasil. Melalui saat teduh dan Firman yang kita
baca setiap hari, Tuhan memberi tuntunanNya pada kita, hati nurani yang
dipenuhi oleh Roh Kudus akan membuat kita mengambil keputusan yang tepat setiap
hari. Singkirkan segala kekuatiran dan ketakutan yang mencengkram kemajuan
dalam hidup ini, ambil keputusan lalu maju dan melangkahlah, sebab kita adalah
orang yang sudah bebas dan merdeka untuk menerima seluruh kepenuhan dari janji
janji Allah. Ulangan 17:11, “Menurut petunjuk yang diberikan mereka kepadamu
dan menurut keputusan yang dikatakan mereka kepadamu haruslah engkau berbuat;
janganlah engkau menyimpang ke kanan atau ke kiri dari keputusan yang
diberitahukan mereka kepadamu.” Selamat pagi & selamat beraktivitas...
SEMANGAT... JIA YOU... God bless you. (Bp. Budi Hariono – PT. MPU)
Respon 5
“Pekerjaan yang
paling memuaskan adalah jika semua pihak yang terlibat di dalamnya saling
berkontribusi dan saling membahagiakan satu sama lain.” Xavier Quentin Pranata

No comments:
Post a Comment