Wednesday, 29 July 2015

29 Juli 2015

GROWTH




Nasihat. Amsal 12:15b, “tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.” Mazmur 118 diawali dengan nasihat & diakhiri juga dengan nasihat. “Bersyukurlah kepada Tuhan sebab IA baik...” (ayat 1 & 29). Segala Permohonan yang kita nyatakan kepadaNya haruslah diliputi dengan ucapan syukur. Filipi 4:6, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Sikap bersyukur akan menolong kita untuk mengingat berkat-berkat Tuhan yang melimpah yang telah kita terima. Percayalah ditengah kesulitan sekalipun kehadiran & kasihNya selalui menyertai kita. Amin

Respon 1
Amsal 4:18-19 – Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung. (GNCC)

Respon 2
PENTINGNYA MITRA. Read: Keluaran 17:8-16. Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam (Keluaran 17:12). Salah seorang teman saya, pebisnis yang cukup sukses di bidang makanan, mendadak jatuh sakit. Terlalu sibuk mengerjakan ini-itu, ia rupanya sering lupa makan sehingga terkena maag akut. Ketika menjenguk, saya melihat beberapa karyawannya. “Kok kamu bisa sakit begini? Bukankah anak buahmu banyak?” “Aku sulit memercayakan pekerjaan pada orang-orang ini. Aku maunya betul-betul sempurna.” Yah, teman saya ini memang perfeksionis. Kita masing-masing tentu punya beban pekerjaan yang berbeda-beda. Bangsa Israel dalam bacaan kita untuk pertama kalinya harus melawan musuh sendiri. Tuhan menunjukkan suatu pelajaran menarik pada umat-Nya. Dalam pertempuran, kehadiran mitra sangat diperlukan. Pemimpin seperti Musa sekalipun memerlukan dukungan Harun dan Hur. Kita tahu bahwa Harun bukanlah sosok pemimpin yang sempurna. Toh hal itu bukan menjadi penghalang baginya untuk menjadi penolong Musa. Tuhan menunjukkan pada Israel pentingnya kehadiran mitra. Terbukti, Israel menang dalam pertempuran pertama tersebut. Barangkali kita sering merasa atau bahkan menyaksikan pekerjaan dapat selesai dengan tuntas dan sangat cepat ketika dikerjakan sendiri oleh orang yang kompeten. Namun, ada saatnya sukses tercapai ketika kita bisa bekerja bersama dalam tim, sekalipun terdiri atas orang-orang yang masing-masing punya kelemahan. Ada hal-hal yang memang mesti dikerjakan sendiri; namun, saat memerlukan dukungan mitra, jangan enggan meminta pertolongan mereka. JIKA INGIN BEPERGIAN CEPAT, PERGILAH SEORANG DIRI. JIKA INGIN BEPERGIAN JAUH, PERGILAH BERSAMA-SAMA - Pepatah Afrika. (Bp. Budi Hariono – PT. MPU)

Respon 3
Kej 31:9 – Demikianlah ALLAH mengambil ternak ayahmu dan memberikannya kepadaku! Siapa saja bisa berbuat jahat ama kita. Tapi TUHAN YESUS pasti MEMBELA. Pasti menolong dan memberkati kita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.



Respon 4
Masa telah berubah. Dunia kini telah memasuki era yang belum pernah dialami sebelumnya sejak permulaan bumi ada. Zaman dimana informasi tersedia dalam kadar yang hampir-hampir tak terbatas. Sayangnya, meski terinformasi dengan baik, jiwa manusia justru lebih tertekan daripada sebelumnya sebab dibanjiri kabar-kabar mengenai perang, penyakit, bencana alam, kekejaman & kejahatan manusia dari masa lalu hingga kini sampai berbagai krisis di dunia politik atau ekonomi dunia. Belum lagi ditambah informasi-informasi rohani yang tak kalah masif dengan berita-berita mengenai antikristus & akhir zaman yang simpang siur & membingungkan. Akibatnya, banyak yang goyah imannya. Kegelisahan menyusup dalam hati & hari-hari orang percaya. Sesungguhnya, sedari dulu masalah & cobaan hidup telah lama menjadi penggoyah iman anak-anak Tuhan -bagai murid-murid yang goyah di atas perahu yang dihantam badai di tengah danau. Lalu, bagaimana supaya kita tak goyah oleh gelombang dunia? Kisah Rasul 2:25 mengutip Mazmur Daud yang berkata, “Aku selalu melihat Tuhan di hadapanku, sebab Ia ada di sebelah tangan kananku, aku tak akan goyah” (terj. NET). Itu berarti sejauh mana kita mampu ‘melihat’ Tuhan (yaitu menyadari keberadaan-Nya yang menyertai kita) sejauh itu pulalah kita tak tergoncangkan. Sebab, siapakah yang akan menjadi kuatir jika yang empunya alam semesta menyertainya? Siapa pula yang akan takut jika penjaganya ialah Yang Tak Pernah Tertidur & Terlelap? Dan kuasa manakah yang dapat mengalahkan kita jika tangan kanan kita (lambang kekuatan kita) adalah yang memegang segala kuasa di langit & di bumi? Melihat ombak besar di sekelilingnya, Petrus goyah & tenggelam. Hanya dengan melihat Yesus saja, ia berjalan di atas gelombang air! Anda harus melihat Yesus sendiri nyata memimpin, menuntun, & menyertai Anda setiap hari. Anda harus merasakan sendiri Dia mendampingi Anda & hanya sejauh nafas Anda. Jika itu terjadi, saat badai menerpa dunia, bagai mercusuar di atas karang, Anda bahkan menerangi dunia. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment