Wednesday, 8 July 2015

8 Juli 2015

GROWTH




Mazmur 92:13-14, “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.” Setiap kita anak-anak Tuhan yang rohaninya pasti seperti sebuah pohon yang bertumbuh yaitu menghasilkan BUAH . Bahkan “kedewasaan penuh, & tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus” (Ef 4:13). Salah satu tujuan kesatuan iman dalam gereja Tuhan adalah supaya jemaat/kita dapat bertumbuh dengan baik. Yaitu bertumbuh menjadi seorang yang kokoh (seperti pohon yang tidak “mudah roboh”/jatuh) yang pada akhirnya dapat “membangun Tubuh Kristus”. Amin. Bertumbuh itu tidak otomatis, harus ada unsur kesengajaan/harus menjadi usaha setiap orang, butuh waktu & tindakan. Bahkan bukan hanya mencapai ukuran kesempurnaan rohani manusia melainkan tingkat “kesempurnaan seperti Kristus” (Ef 4:13). Amin. Sudahkah setiap kita mengalami Pertumbuhan? Bahkan berbuah-buah?

Respon 1
Buah-Buah Pertumbuhan. Mazmur 92:13, ‘Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.’  Maz 92:14, ‘mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.’ Buah-buah pertumbuhan rohani seseorang adalah menjadi seperti Kristus (Ef 4:13), makin banyak menghasilkan buah-buah pertobatan (Mat 3:8), hanya oleh pertolongan Roh Kudus dan ditambah pengertian akan Firman Tuhan (Mat 13:11) maka kita akan menang terhadap dosa dan kedagingan sehingga bisa menghasilkan buah-buah pertumbuhan rohani. Buah-buah pertumbuhan rohani otomatis berdampak pada pertumbuhan jasmani, tidak kuatir akan kebutuhannya karena percaya akan rencana dan berkat-berkat Tuhan. Jbu. (Ibu Inggita – PKS CL 4)

Respon 2
Jangan takut ketika engkau ada di padang gurun karena Tuhan tetap ada bersama kita. DON'T STOP, GO AHEAD. Nehemia 9:19, ‘Engkau tidak meninggalkan mereka di padang gurun karena kasih sayang-Mu yang besar. Tiang awan tidak berpindah dari atas mereka pada siang hari untuk memimpin mereka pada perjalanan, begitu juga tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.’ (GNCC)

Respon 3
MENOLAK PEMBERIAN. Bacaan: 2 Raja-raja 5. Engkau telah menerima perak... tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya (2 Raja-raja 5:26-27). Beberapa perusahaan melarang karyawan menerima pemberian dari pelanggan. Untuk memberikan tip, pelanggan dapat memasukkannya ke kotak tip. Pemilik perusahaan yang akan membagikannya kepada setiap karyawan menurut prinsip keadilan. Diharapkan karyawan tetap bersemangat melayani siapa pun tanpa membeda-bedakan. Selain itu, persaingan kurang sehat antarkaryawan juga dapat diminimalisasi. Dalam Alkitab, kita membaca adanya perbedaan sikap yang mencolok antara nabi Elisa dan bujangnya, Gehazi. Ketika itu Naaman, panglima raja Aram yang sakit kusta, ditahirkan setelah mengikuti saran Elisa untuk mandi tujuh kali di sungai Yordan. Terdorong oleh rasa terima kasih, Naaman memberikan sejumlah hadiah yang berharga kepada Elisa. Elisa menolaknya, namun dengan cara yang licik Gehazi berusaha mendapatkan hadiah itu bagi dirinya. Mengapa Elisa menolak pemberian? Elisa menolong penyembuhan Naaman untuk memuliakan Tuhan. Tujuan itu tercapai oleh pengakuan Naaman terhadap Allah Israel (ay. 15). Menerima pemberian Naaman justru berpotensi membuat Elisa mencondongkan hatinya kepada manusia dan bukan kepada Tuhan. Ketika ada yang memberi kita sesuatu yang berharga, beberapa pertimbangan patut kita pikirkan sebelum menerimanya. Pertama, apakah tujuan pemberian orang itu? Kedua, kalau kita menerimanya, apakah tujuannya? Ketiga, apakah menerima pemberian akan menurunkan penghargaan orang terhadap kita dan terhadap Tuhan yang sedang kita layani? LAYANILAH TUHAN TANPA MENGHARAPKAN BALAS JASA MANUSIA, MAKA KITA AKAN MENDAPAT BELAS KASIH SERTA BERKAT-NYA. (Bp. Budi Hariono – PT. MPU)

Respon 4
Maz 150:2 – Pujilah TUHAN karena segala keperkasaan-NYA, pujilah TUHAN sesuai dengan kebesaran-NYA yang hebat! Terima kasih YESUSku. Terlalu banyak keajaiban-keajaiban-MU yang sudah kualami! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 5
Dua bersaudara itu, Andreas & Simon, sedang melakukan pekerjaan sehari-hari mereka, mencari nafkah bagi penghidupan mereka & keluarga sebagai nelayan-nelayan di danau Galilea. Sampai suara itu membuat mereka berpaling. :Mari, ikutlah Aku, maka kalian akan Kujadikan penjala, manusia” (Mrk. 1:16-17). Itu suara Yesus, seorang pengajar taurat jalanan yang sangat menyedot perhatian masyarakat saat itu. Dua bersaudara itu meninggalkan jalanya, lalu menjadi pengikut Yesus. Sang guru pun menepati janji-Nya. Hampir 4 tahun kemudian, Simon yang kini bernama Petrus menebarkan ‘jalanya’ di Yerusalem & 3000 orang tertangkap oleh berita keselamatan. Yesus benar-benar telah mengubah mereka. Yesus berkata ‘Aku akan menjadikan...’ dimana kata 'menjadikan' itu mengandung arti “membuat, menciptakan, mengadakan yang sebelumnya tidak ada”. Itu artinya Yesus membuat sesuatu yang baru dari kehidupan murid-muridNya. Dia sanggup mengubah apa yang lama menjadi sesuatu yang baru. Dan bukan hanya baru tetapi jauh lebih baik, berguna & menghasilkan. Jika Dia telah melakukannya atas murid-Nya yang pertama, Dia masih akan melakukannya atas murid-muridNya yang terakhir: mengubah hidup mereka yang biasa-biasa atau bahkan sia-sia menjadi sesuatu yang berarti & luar biasa. Tak ada yang salah dengan menjadi seorang nelayan, berjuang mencari nafkah setiap hari. Hanya saja, tahukah Anda jika Tuhan memiliki sesuatu yang jauh lebih besar & bermakna bagi Anda daripada menjalani hidup sehari-hari saja (sambil menunggu mati)? Menjadi penjala ikan tidak buruk, tapi menjadi penjala manusia itu dahsyat. Itu tidak bisa dilakukan oleh orang-orang terkaya & paling berkuasa sekalipun di dunia: membawa orang untuk mengenal Yesus & beroleh keselamatan. Tidakkah itu sesuatu yang sangat berharga lagi mulia, yang dipercayakan pada orang-orang biasa yang sebelumnya hidup dalam dosa? “Meninggalkan jala” berarti meninggalkan hidup yang biasa-biasa & pada umumnya untuk kemudian mencari tahu kemana Yesus akan memimpin & mengubahkan Anda. Rindukah Anda memiliki hidup yang berarti itu? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment