CHURCH FOR SINNERS
Respon 1
SAAT TEDUH. Kamis,
9 April 2015. SALURAN BERKAT. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik,
menjadi kaya dalam perbuatan baik, suka memberi dan membagi (1 Timotius 6:18).
Chen Shu Chu pedagang sayur-mayur di Taitung, Taiwan. Selama 18 tahun
berdagang, ia menyisihkan sebanyak 2,8 miliar rupiah keuntungannya untuk
menyantuni orang miskin dan anak telantar. Pada 2012 ia dianugerahi Penghargaan
Ramon Magsaysay dan memperoleh hadiah sebesar 50 ribu dolar AS. Ah, ternyata
penjual sayur murah hati itu menghibahkan dana tersebut untuk membantu rumah
sakit yang memerlukan peralatan UGD. Firman Tuhan memberikan peringatan pada
orang kaya yang mengagung-agungkan kekayaannya. Harta yang berlimpah ruah
sering menjadikan manusia sombong. Padahal, orang yang kaya sebenarnya
diberkati Allah untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain. Sungguh indah
keadaan dunia ini jika saja orang kaya mau menjalankan kebajikannya dengan
memberi dan membagi harta miliknya dengan orang lain yang memerlukan bantuan
(ay. 18). Bukankah misi ini sejalan dengan sikap Yesus yang mengasihi dan
berbuat baik pada orang-orang miskin yang terpinggirkan? Chen Shu Chu adalah
salah satu contoh nyata. Ternyata masih ada orang yang mau berbuat baik bagi
sesamanya tanpa pamrih. Kita sebagai orang yang diberkati Tuhan, walaupun
mungkin bukan orang kaya-raya, dipanggil untuk memberi dan berbagi dengan harta
yang dipercayakan pada kita. Ketika kita berbuat baik dengan tulus dan ikhlas,
sesungguhnya Allah telah menyediakan berkat untuk kita salurkan. Bersiaplah
dipakai Tuhan menjadi saluran berkat-Nya. Kiranya Tuhan dipermuliakan melalui
kebajikan kita —TG. SALAH SATU KENIKMATAN HIDUP ORANG KRISTEN ADALAH KETIKA
MEMBERI DAN BERBAGI DENGAN TULUS IKHLAS. TUHAN YESUS MEMBERKATI. Selamat pagi.
Selamat beraktivitas. Tetap semangat!!!! (Madam Ossy)
Respon 2
“Ujian utama dari
kerendahan hati seseorang dilihat saat dia diberkati secara luar biasa.” Xavier
Quentin Pranata.
Respon 3
Kamis, 9 April
2015. Bacaan: Mazmur 103:1-14. Setahun: 1Samuel 25-27. Nats: Dia yang memuaskan
hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung
rajawali (Mazmur 103:5). TAK PERLU HAL BARU. Ketika masalah dan pergumulan
hidup terasa berat, sementara jalan keluar belum terlihat, keinginan untuk
pergi ke tempat baru, bertemu orang-orang baru, dan melakukan pekerjaan baru,
terasa sangat menggoda. Anda pernah merasakan hal seperti itu? Anda tidak sendirian.
Saya dan banyak orang lain juga merasakannya. Tentu menyenangkan jika saya
dapat menikmati berbagai kebaruan itu ketika masalah dan pergumulan hidup
terasa berat menekan. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, bukankah semua
hal baru tersebut akan berubah menjadi hal lama? Jika suatu saat masalah dan
pergumulan hidup kembali datang, apakah saya harus pergi lagi mencari hal baru?
Jika terus berulang seperti itu, dapatkah saya menemukan kepuasan dan
kebahagiaan yang sesungguhnya? Mazmur Daud menjawab pertanyaan saya. Hanya
Tuhan yang sanggup memuaskan hasrat kita. Tidak ada tempat, seseorang, atau
sesuatu, yang bisa membuat kita puas dan bahagia. Saat masalah begitu berat,
tak perlu khawatir dan takut. Dia memahkotai kita dengan kasih setia dan rahmat
(ay. 4). Saat pergumulan hidup kuat menekan, tak perlu pergi mencari hal baru.
Kebaikan-Nya membuat hari demi hari yang kita jalani terasa baru. Penuh gairah
seperti pada burung rajawali (ay. 5). Tanamkan itu selalu dalam hati. Pergi
mencari hal baru tak akan menyelesaikan masalah dan pergumulan hidup. Datanglah
pada Tuhan. Kepuasan, kebahagiaan, dan kekuatan yang sesungguhnya hanya ada di
dalam Dia --Okky Sutanto. TAK PERLU HAL BARU UNTUK MENJADI PUAS DAN BAHAGIA,
CUKUP TUHAN SAJA. (Ibu Caroline – Bandung)
Respon 4
Selalu ada tempat
untuk kita berlindung ketika dalam kesesakan. Mazmur 27:5, “Sebab Ia melindungi
aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam
persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.” (GNCC)
Respon 5
Ams 10:22 – BERKAT
TUHANLAH yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan mengikutinya! Wow, berkat
terbaik hanya dari YESUS saja, tidak ada tumbal, susah, dll. Tapi penuh
kenikmatan, damai sejahtera, sukacita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 6
Selain mencipta,
Allah kita ialah Tuhan yang memperbaiki & memulihkan. Dengan senang hati
Dia akan melakukannya sebab itulah kerinduan hati-Nya. Memulihkan
pribadi-pribadi, keluarga-keluarga, hubungan-hubungan yang rusak bahkan hingga
pemulihan kota-kota & bangsa-bangsa. Itu sebabnya, nabi Yesaya menubuatkan:
“Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi
kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan” ~Yes. 32:15.
Adalah kerinduan-Nya melihat padang gurun yang gersang menjadi subur &
berbuah-buah; yang berbuah-buah menjadi sangat subur & berkelimpahan serupa
hutan yang lebat. Dan Dia sanggup melakukannya. Melalui kuasa Roh-Nya, Dia akan
mengadakan pemulihan itu. Perhatikanlah dampak Roh Tuhan bekerja: -Roh yang
kudus itu mampu mengubah suatu keadaan orang menjadi lebih baik daripada
sebelumnya. Saat Dia bekerja, kuasa-Nya secara ajaib bukan hanya mengerjakan
mujizat & membawa kesembuhan bagi yang sakit namun juga mampu mengubah
kondisi hati kita, karakter orang-orang, bahkan seluruh kehidupannya makin hari
makin serupa Kristus. -Juga terhadap suatu kondisi tempat atau wilayah yang
krisis, terpuruk, & tak menghasilkan -saat Roh Tuhan dipersilakan bekerja
maka kondisi-kondisi itu berbalik menjadi keberkatan. Maka kota-kota &
bangsa-bangsa dimana Roh Kemuliaan itu bekerja dapat diubahkan seperti belum
pernah terjadi hal demikian atas wilayah tersebut. Ini sedang & masih akan
terus digenapi sebelum kedatangan Tuhan kedua kalinya -bagi yang merindukannya.
Kuncinya, ada pada pencurahan Roh Kudus atas hidup pribadi kita dan atas
wilayah-wilayah kita berada. Roh itu siap bergerak & melawat, mengubah
keadaan. Hanya, berapa banyak yang merindukan-Nya lebih daripada merindukan
hal-hal lain? Seberapa besar kita rela membayar harga doa & ketaatan demi
melihat kuasa Roh itu datang & bekerja atas bangsa ini? Jadilah pembuka
jalan & pengundang Roh Suci itu hadir & beracara ketimbang menjadi
penghalang Dia bekerja melalui kesuaman rohani & kepedulian kita pada diri
sendiri! Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment