Wednesday, 8 April 2015

8 April 2015



CHURCH FOR SINNERS




Roma 12:2, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” BERUBAHLAH oleh pembaharuan budimu (menjadi AGEN PERUBAHAN) = Menjadi anak-anak Tuhan yang selalu mau dibentuk / diproses / diubahkan menjadi lebih baik, itulah kehendak Allah J. Apa itu kehendak Allah?? Kehendak Allah adalah DATANG kepada Tuhan (Yesus)! God wisdom: Kehendak Allah itu BAIK, BERKENAN & yang SEMPURNA J. Sudahkah kita menjadi Agen Perubahan bagi KerajaanNya? Sebagai gerejaNya, apakah kita sudah menjadi duta Kristus bagi perkembangan KerajaanNya? (Matius 5:13-16) J Amin.

Respon 1
“Orang yang mengaku serba bisa biasanya justru hanya satu yang berbisa yaitu mulutnya.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
SAAT TEDUH. Rabu, 8 April 2015. Belajar Memahami Hidup. “Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat (2 Raja-Raja 20:3). Seorang jurnalis kenamaan, Tony Snow, pernah berjuang melawan kanker selama tiga tahun. Pada 2008 sebelum meninggal, ia menulis: “Sebagian penderita kanker sembuh, sebagian tidak. Menghadapi kefanaan dan keringkihan tubuh, cara kita memandang hidup jadi makin bijak. Kita lebih bisa menghargai hal-hal kecil, menyadari pentingnya iman, dan mengalami betapa besarnya kuasa kasih. Itulah karunia yang mungkin tidak dipahami orang sehat. Itu seninya sakit. Menurutku, ada hal yang jauh lebih parah dari sakit, yaitu hidup sehat, tetapi hampa.” Raja Hizkia pernah mengalami sakit yang akan mendatangkan kematian. Saat itu ia sangat terpukul. Di tengah kepedihan hatinya, ia teringat betapa fananya hidup. Ia tersadar bahwa kedudukannya sebagai raja tidak ada artinya di hadapan Tuhan. Matanya pun jadi terbuka bahwa hal terpenting dalam hidup ini tidak lain adalah memuliakan Tuhan. Pengalaman sakit itu memberinya hikmat dan memperkaya hidupnya sehingga ia semakin mengenal Allah. Tidak sedikit orang beranggapan negatif tentang penyakit yang kita derita. Tetapi, firman Tuhan menunjukkan bahwa masa sakit dapat menjadi masa pembelajaran untuk memperkaya hidup kita. Belajar tentang arti memahami hidup, memahami karya Tuhan, dan menggunakan kesempatan hidup! Jika hari ini kita hidup sehat dan bugar, hargailah itu sebagai kesempatan untuk menjalani hidup yang menyenangkan hati-Nya. Namun, kala kita mesti menanggung sakit, kita dapat tetap mengucap syukur kepada-Nya —SYS. MASA SAKIT DAPAT MENJADI MASA PEMBE-LAJARAN TENTANG BAGAIMANA MEMAKNAI HIDUP MENURUT KEHENDAK-NYA. Pagi semuaaa. Tetap bersukacita. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

Respon 3
Maz 28:6 – Terpujilah TUHAN, sebab IA telah mendengar suara permohonanku! Puji TUHAN ada KEPASTIAN. DOA kita pasti didengar dan dijawab TUHAN. Alami MUJIZAT-NYA! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.




Respon 4
Roma 12:2, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” 'Pembaharuan budi kita' itulah yang dikehendaki TUHAN. Jika kita mau mengubah orang lain maka kita harus mau terus diubah TUHAN, dan kita juga mengemban tugas yang harus kita lakukan yaitu mengubah orang lain atau menjadi Agen-Agen Perubahan. Jadilah garam dan terang dunia artinya hidup kita senantiasa membawa keharuman KRISTUS, bukan sebaliknya hidup kita mencemarkan nama KRISTUS, menyebarkan bau busuk. “...Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?” (2 Kor2:16). Ybu. (Ibu Inggita – PKS CL 4)

Respon 5
Oh ya terima kasih Bu... Terima kasih buat perhatian dan jalinan persaudaraan dalam kasih Tuhan Yesus. Saya sekeluarga senang tinggal di AOC, dibimbing rohani, dibina maju, baik dalam jasmani dan rohani. Terima kasih ya Bu. Tuhan memberkati Ibu, baik dalam keluarga dan dalam pelayanan. Gbu. (Ibu Wahyu – CL 6)

Respon 6
“Tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus” demikian pernyataan rasul Paulus dalam Roma 8:1. Mereka dinyatakan tidak bersalah, diampuni dosanya, tidak akan mendapat ganjaran yang setimpal dengan kesalahannya, dibebaskan dari hukuman kekal di kematian yang kedua. Tak terukur kasih karunia-Nya bagi orang-orang berdosa yang mau merendahkan diri, mengaku dosa & memilih menyerahkan diri kepada Kristus! Berbahagialah mereka yang ada di dalam Kristus. Pertanyaannya kini, sudahkah Anda yakin bahwa Anda di dalam Kristus -yang termasuk orang-orang yang dibebaskan dari hukuman? Jika kita berpikir dengan mengaku sebagai orang Kristen di kartu identitas kita, rajin datang ke gereja & melayani di sana, mengenakan atribut-atribut kristiani seperti salib dsb, maupun kesan-kesan & tampilan-tampilan sebagai Kristen -maka kita belum tahu benar yang dimaksud ‘di dalam Kristus’ itu. 2 Korintus 5:17 menyatakan, “Siapa yang ada dalam Kristus itu ciptaan baru. Yang lama tidak ada, yang ada ialah yang baru.” Itu artinya salah satu tanda utama kita ada dalam Kristus ialah ada sesuatu yang BARU tumbuh dalam kita, semakin nyata dalam hidup kita. Ini sering dimaknai sebagai penampilan-penampilan yang baru, yang terlihat rohani, alim, tak lagi seperti orang-orang yang duniawi. Ini tidak sepenuhnya benar. Pertama-tama, roh & batin kitalah yang diperbarui. Roh Kudus berdiam dalam kita membangkitkan roh kita sehingga kita hidup tidak lagi menuruti hukum dosa namun menurut hukum-hukum rohani. Di sinilah hidup baru itu bermula: mereka yang sudah dibangkitkan rohnya menginginkan hal-hal dari Roh, sedangkan yang dari daging menginginkan hal-hal daging yang duniawi (Rom. 8:5). Jadi, tanda pertama-tama bahwa kita ada dalam Kristus adalah apakah kita memiliki kerinduan yang baru di lubuk hati kita: hasrat untuk dekat dengan Dia, mengenal Dia & berjalan bersama Dia setiap hari. Bukan dengan hidup mengasingkan diri mengasingkan hati dari dunia untuk ditujukan sepenuhnya mengasihi & mengenal Tuhan sepanjang hidup kita. Sudahkah Anda di dalam Kristus sekarang ini? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)



No comments:

Post a Comment