CHURCH FOR SINNERS
Respon 1
“Cara mensyukuri
diri yang sehat adalah membandingkan kemajuan kita masa kini dengan masa lalu.”
Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
Lukas 17:11-19
Tuhan Yesus menyembuhkan 10 orang kusta. Tuhan Yesus selalu peduli pada
siapapun. Di alkitab diceritakan Tuhan Yesus itu selalu peduli pada orang
berdosa dan orang-orang yang sakit. Apakah kita terinspirasi dg kepedulian
Tuhan Yesus ini, sehingga kita pun mau peduli dengan orang-orang yang ada di
sekitar kita? (Ibu Rita – PKS CL 4)
Respon 3
Benih tanaman
tampak kecil & tak berarti. Harganya pun tidak semahal harga sebatang pohon
hidup atau buah-buahannya. Namun dalam benih yang tampak biasa & tak
berharga itu terkandung suatu potensi yang besar. Setiap tanam-tanaman yang
berguna, buah-buah yang dihasilkan, sampai bahan-bahan makanan & obat-obatan
kita bermula dari sebutir kecil benih itu. Firman Tuhan diumpamakan oleh Yesus
serupa dengan benih. Saat disampaikan melalui media apapun, benih itu
ditaburkan. Hati kita ialah tanahnya. Tanah itu yang menentukan bagaimana benih
itu menjadi manfaat atau tidak. Ada orang-orang yang hatinya digambarkan Yesus
seperti tanah di pinggir jalan (Mark. 4:4,15). Mereka ialah orang-orang yang
mendengar, membaca atau memperoleh pesan dari firman tapi kehilangan seluruh
manfaat & kuasa dari firman Tuhan. Mengapa? -Tanah pinggir jalan ialah
gambaran akan tanah yang keras & padat. Benih firman jatuh di sana namun
tak pernah tertanam & masuk ke dalam. Hati yang serupa itu ialah hati yang
keras, lupa akan Tuhan, hanya peduli pada keyakinan & kebenarannya sendiri.
Dengan cepat firman berlalu begitu saja. Didengar untuk dilupakan. Dibaca lalu
ditinggalkan. Firman itu disia-siakan begitu saja. -Pinggir jalan juga
melambangkan keramaian orang berlalu lalang. Suatu hati yang tak pernah berdiam
diri & merenung melainkan sibuk dengan pikiran, perasaan, & kehendak
sendiri -tanpa mau berpaling pada kebenaran sejati. -Di tepi jalan itu,
burung-burung berkeliaran, yang adalah lambang dari iblis. Firman itu pun
diambil & tidak ada lagi. Itu sebabnya, meski seseorang mendengar &
membaca ratusan pesan-pesan rohani bertahun-tahun, di kala krisis dalam
hidupnya tak sedikitpun ia ingat nasihat firman -sebab ia tidak pernah
memilikinya. Orang-orang ini lebih dekat dengan iblis daripada Tuhan. Lebih
dari pesan apapun yang bisa Anda dengar, firman Tuhan berkuasa mengubah &
memberkati hidup Anda. Pedulikan firman itu. Hiduplah di dalamnya. Satu kali
Anda akan menuai segala berkat, kebaikan & kelimpahan segala sesuatu
daripadanya. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment