CHURCH FOR SINNERS
Pengertian Fungsi
Gereja. Efesus 1:22, “Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah
kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari
segala yang ada.” Efesus 1:23, “Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu
kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.” Allah memiliki
impian bagi kita yaitu gerejaNya. IA mengatur segala sesuatu untuk memastikan
bahwa impian itu tidak akan gagal, yang paling penting yaitu meletakkan Kristus
sebagai Kepala Jemaat (Kolose 1:22). Satu hal yang menjadi tujuan Allah adalah
membawa kasih & keselamatanNya ke seluruh ujung bumi, dan
gereja sebagai alatNya. Melalui Gereja semua kepenuhan Allah dinyatakan (Kolose
1:23). Karena itu bila saudara menulis impian saudara, jangan lupakan bahwa
impian-impian saudara perlu juga melibatkan gerejaNya. Amin.
Respon 1
“Ketika kita
disalahpahami, asal Tuhan memahami, itu penghiburan sejati.” Xavier Quentin
Pranata.
Respon 2
Rabu, 1 April 2015.
TULIP. Mengapa kamu khawatir mengenai pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di
ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan memintal, namun Aku berkata kepadamu:
Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari
bunga itu (Matius 6:28-29). Pada suatu musim semi, saya mengajak istri melihat
bunga tulip yang bermekaran. “Anda datang pada waktu yang tepat,” kata salah
satu petani tulip. “Jika Anda terlambat, bunga ini sudah layu.” Hamparan bunga
tulip yang berwarna-warni itu seperti karpet raksasa yang ditenun Tuhan. Tidak
ada permadani buatan manusia seindah itu. Kita barangkali tidak punya gambaran
jelas tentang kemegahan dan keindahan jubah kebesaran yang dikenakan Salomo.
Namun, dari penggambaran Yesus, kita bisa membayangkan betapa indah jubah itu.
Uniknya, Yesus menyatakan kemegahan jubah Salomo itu tidak seindah hamparan
bunga bakung yang tumbuh; yang tidak mendapatkannya dengan bekerja; yang tidak
memintal benang bagi warna-warnanya. Bukan hanya bunga bakung, “rumput di
ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api” (ay. 30) juga
didandani Allah. Jika bunga bakung dan rumput Dia dandani sedemikian indah,
terlebih lagi kita, manusia, yang diciptakan segambar dan serupa dengan Dia.
Bagi beberapa kalangan, pakaian bisa jadi persoalan genting. Begitu seriusnya
mereka mendandani apa yang tampak di luar sehingga lupa memperhatikan apa yang
di dalam yang justru lebih penting. Rasul Paulus menyatakan, “Perhiasanmu ialah
manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang
berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata
Allah” (1 Pet. 3:4). PAKAIAN MENYEMBUNYIKAN BANYAK KEINDAHAN, NAMUN TAK MAMPU
MENUTUPI KEBURUKAN —Kahlil Gibran. Welcome April. Selamat pagi. Tuhan Yesus
memberkati. (Madam Ossy)
Respon 3
Kel 15:26 – AKU
TUHANlah yang MENYEMBUHKAN kamu! Hanya YESUS sumber KESEMBUHAN. Ada yang sakit
jasmani dan rohani (masalah bisnis, pekerjaan, RT-keluarga, pelayanan, dll)?
Pasti SEMBUH! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
Di dunia ini masih
ada keluarga yang disebut sebagai keturunan-keturunan bangsawan, anak cucu para
penguasa bangsa-bangsa atau kerajaan-kerajaan di masa lalu. Mereka biasanya
mengisi hari-hari dengan kegiatan-kegiatan sosial, jamuan-jamuan makan,
acara-acara seremonial-seremonial. Di samping itu, mereka kaya raya sehingga
tampak tidak pernah bekerja keras untuk hidup sehari-hari. Keadaan semacam itu
bisa membuat lupa diri dimana waktu dipakai untuk bersenang-senang belaka.
Tidak heran jika kemudian skandal-skandal terjadi dan memburukkan citra
kebangsawanan mereka. Theologia kemakmuran mengajarkan sudut pandang seperti di
atas: bahwa kita adalah anak-anak Allah dimana Bapa kita itu seorang raja
sehingga kita berhak atas berbagai fasilitas & hak istimewa. Karena Dia
pemilik semesta alam ini, tidak seharusnya kita hidup dalam kemiskinan atau
kekurangan. Kita harus hidup seperti putra & putri raja-raja di dunia.
Tidak perlu bekerja keras tapi bergaya hidup kelas atas. Benarkah? Sebagian
yang disampaikan di atas mengandung kebenaran. Karena Allah Bapa kita memang
kaya dalam kemuliaan-Nya (Fil. 4:19) dimana melalui itu Dia akan mencukupi
apapun yang kita perlukan dalam hidup. Dia sanggup memberkati & melimpahkan
segala sesuatu bagi anak-anakNya. Berdasar ini, praktek yang benar ialah dengan
rendah hati menyerahkan hidup kita ke dalam tangan pemeliharaan-Nya. Tidak lagi
cemas, kuatir, takut apalagi panik atas setiap kebutuhan kita hari ini, esok
& masa yang akan datang. Sukacita & damai memenuhi hati kita sebagai
anak-anak raja yang mengendalikan & yang empunya seluruh kekayaan di jagad
raya ini. Lebih lanjut. Kecukupan, keberkatan & kelimpahan yang kita dapat
nikmati seharusnya digunakan bagi kepentingan Kerajaan Bapa & demi
kemuliaan nama-Nya. Inilah hidup putra putri Raja Mulia, sumber segala kasih
& kebaikan. Hidup anak-anak Allah mencerminkan pribadi Allah &
Kerajaan-Nya: hidup yang tertib, saleh, berbeda dengan dunia yang gelap &
suram ini sebab hidup mereka menyinarkan terang kemuliaan Tuhan. Biar melalui
hidup kita nama Kerajaan Sorga dimashyurkan! Salam revival! GBU. (Worship Center
Surabaya)

No comments:
Post a Comment