MAN
IN THE MIRROR
Man
In the Mirror Part 2
Alfa Omega Church
Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra
Soetopo
November
13rd
2016
INTRO:
Pernah
mengaca dan ngobrol dengan diri Anda? Siapa aku?
Di cermin kita bisa
kasi tahu
diri kita:
“I'm
successful”; “I'm
humble”; “I'm
not bad”, etc. Untuk
yang hari esok akan seperti apa?
POINT:
2
Korintus
3:18 – Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang
tidak berselubung.
Dan karena kemuliaan
itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi
serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
Mencerminkan
= “Katoptrizomai”
= bercermin,
memandang, mencerminkan.
Yohanes
17: 22
“Kita
= Cermin
Kemuliaan
Tuhan”
Yohanes
17:20–23
Apa
hubungannya dengan MIRROR? Kita
diberi kemuliaan untuk mencerminkan kemuliaan TUHAN melalui:
1.
Kesatuan
kita
Yohanes
17:21,
“Supaya mereka
semua menjadi satu, sama
seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar
mereka juga di dalam Kita, supaya
dunia percaya.”
Kesatuan
kita kesaksian kemuliaan Tuhan bagi dunia! Keanekaragaman
kita yang membuat kita jadi AOC yang
Tuhan mau
Gereja yang dapat
visi, untuk
orang
yang
tidak sempurna (#church for sinners). Kita adalah Kita; di atas
keanekaragaman kita. Ragam
dalam Kesatuan.
Henri
Nouwen –
“We
are unified by our common weaknesses, our common failures, our common
disappointments and our common inconsistencies.”
(Kita
disatukan oleh kelemahan kita bersama, kegagalan kita bersama,
kekecewaan kita
bersama dan inkonsistensi kita bersama)
Kesatuan
kita, jadi
Kesaksian kemuliaan Tuhan bagi Dunia.
2.
Ada
kemuliaan
Tuhan dalam Kesatuan
Kita
Yohanes
17:22, “Aku telah
memberikan kepada mereka kemuliaan,
yang Engkau berikan kepadaKu, supaya
mereka menjadi satu, sama
seperti Kita adalah satu.”
“Kita
(us) = cerminnya kemuliaan Tuhan.”
Tuhan
beri
kemuliaanNya sama kita, supaya kita satu,
satu
dalam kemuliaanNya. Makanya kita disebut cermin kemuliaan Tuhan.
“Kita
(yang
bersatu) = cerminnya kemuliaan Tuhan.”
3.
Tuhan hadir
dalam kesatuan
Yohanes
17:23,
“Aku di dalam mereka
dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna
menjadi satu…”
Tuhan
hadir dalam kesatuan - untuk menyempurnakan kesatuan kita.
Kita perlu tahu, Tuhan
adalah Roh.
Jadi Dia tidak
terlihat kasat mata, tapi dapat dirasakan dampakNya. Tuhan hadir
dalam kesatuan.
Kita
= cerminnya kemuliaan Tuhan
“kelompok
sel yang bersatu, adalah cermin kemuliaan TUHAN”
“gereja
yang bersatu, adalah cermin kemuliaan Tuhan”
Kesatuan
kita itu kesaksian, Kemuliaan Tuhan ada dalam Kesatuan, Tuhan hadir
dalam Kesatuan.
WHAT
SHOULD WE DO?
Terimalah
satu dengan yang lain.
(Menerima
kelebihan
dan kekurangan satu dengan yang lainnya)
Acceptance
leads to Understanding and Understanding leads to Enjoyment.
Penerimaan
menuntun pada pengertian dan
Pengertian menuntun pada kesenangan/kegembiraan/kenikmatan.
Accept
one another as Christ accept Us.
Menerima kekurangan dan kelebihsan satu sama lain
sama seperti Kristus menerima saya.
Acceptance
lead to Understanding and Understanding leads to Enjoyment.
Menerima
kekurangan dan kelebihsan satu sama lain sama
seperti Kristus menerima saya.
No comments:
Post a Comment