MAN
IN THE MIRROR
Efesus
2:19, “Demikianlah
kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga
dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.”
Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia. Tempat dimana
terjadi banyak gesekan antar pribadi adalah dalam Keluarga (karena
hubungan yang dekat & satu atap). Melalui IMAN dalam Kristus kita
adalah Satu Keluarga Rohani yaitu Keluarga Allah. Jadi Komunitas
Rohani penting bagi Keluarga Allah agar “setiap orang yang baru
dilahirkan dalam Kristus” perlu segera mendapatkan PENGAYOMAN dari
Keluarga Allah yaitu Gereja Tuhan! Bergabung dalam Komunitas sangat
penting karena melalui komunitas kita akan bertumbuh bersama-sama,
saling membangun, saling mendoakan / menguatkan dll! Semangat
terlibatlah dalam Komunitas yang ada, bertumbuh bersama-sama .
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
hati kita hening, suara Tuhan justru terdengar nyaring.” Xavier
Quentin Pranata.
Tante
Elisabeth – NTT
#tidaklupa
#doa. “Mengingatkan” adalah sebuah kata dalam Alkitab sebagai
gambaran dari doa kepada Tuhan, seperti seorang anak menangih janji
ayahnya. Doa mengingatkan juga berfokus kepada janji yang telah
diucapkan, itulah sebabnya pemazmur memulai bagian ini dengan berkata
“ingatlah firman yang kaukatakan kepada hamba-Mu,oleh karena Engkau
telah membuat aku berharap” (ayat 49). Dengan demikian doa
mengingatkan adalah doa yang didasarkan atas firman Tuhan, yang telah
menjadi rhemadan pengharapan iman.Tuhan menghendaki anak-anakNya
selalu mengingatkanNya, seperti yang dikatakannya dalam Yesaya.62:6.
“Diatas tembok-tembokmu,hai Yerusalam, telah Kutempatkan
pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak
akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan Tuhan
kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang.” Bahkan di ayat 7
dikatakan, “dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia
menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyuran di
bumi.” Happy Weekend, happy day. And JBU All.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 12 November 2016. PENGHARAPAN. Tetapi aku, kepada kasih
setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.
Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku
(Mazmur 13:6). Dave dan Crystal sudah enam hari tersesat di hutan
Amazon. Mereka kehilangan arah dan mulai kehilangan harapan.
Keputusasaan dan kondisi tubuh yang sangat letih membuat mereka
sempat berpikir untuk menyerah dan bunuh diri saja. Tetapi,
perjumpaan mereka dengan sungai membangkitkan kembali semangat
mereka. Ya, sungai adalah jalur transportasi yang banyak dipakai di
sana. Mereka pun kembali menemukan pengharapan dan akhirnya dapat
diselamatkan. Pengharapan memang sangat penting bagi manusia, agar
mampu terus berjuang menghadapi segala masalah yang ada. Tanpa adanya
pengharapan akan sebuah keberhasilan, seseorang akan mudah menyerah.
Karena itu tak heran kalau dalam pergumulannya, Daud pun mencari
pengharapan untuk bisa bertahan. Pengharapan ini kemudian ia temukan
di dalam Tuhan. Daud ingat akan kasih setia Tuhan yang tidak akan
pernah meninggalkannya. Daud yakin bahwa karena kasih-Nya itu, Dia
pasti akan menyelamatkannya dari situasi sulit yang sedang
menghimpitnya saat itu. Hal ini memberinya sukacita dan kekuatan yang
memampukannya untuk terus bertahan. Sama seperti Daud, kasih setia
Tuhan adalah sumber pengharapan yang kokoh bagi kita. Kala kesulitan
menghimpit kita sedemikian rupa sampai kita merasa putus asa, kita
bisa berpaling pada-Nya dan menemukan pengharapan. Kita bisa
mengimani bahwa Dia mau dan mampu menolong kita untuk tetap bertahan
dan mampu melewati segala kesulitan tersebut. Berharaplah kepada-Nya!
KASIH SETIA TUHAN ADALAH SUMBER PENGHARAPAN YANG TEGUH. Selamat pagi.
Selamat berakhir pekan. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment