Saturday, 12 November 2016

12 November 2016

MAN IN THE MIRROR




Efesus 2:19, “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.” Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia. Tempat dimana terjadi banyak gesekan antar pribadi adalah dalam Keluarga (karena hubungan yang dekat & satu atap). Melalui IMAN dalam Kristus kita adalah Satu Keluarga Rohani yaitu Keluarga Allah. Jadi Komunitas Rohani penting bagi Keluarga Allah agar “setiap orang yang baru dilahirkan dalam Kristus” perlu segera mendapatkan PENGAYOMAN dari Keluarga Allah yaitu Gereja Tuhan! Bergabung dalam Komunitas sangat penting karena melalui komunitas kita akan bertumbuh bersama-sama, saling membangun, saling mendoakan / menguatkan dll! Semangat terlibatlah dalam Komunitas yang ada, bertumbuh bersama-sama .
Xavier Quentin Pranata
Saat hati kita hening, suara Tuhan justru terdengar nyaring.” Xavier Quentin Pranata.

Tante Elisabeth – NTT
#tidaklupa #doa. “Mengingatkan” adalah sebuah kata dalam Alkitab sebagai gambaran dari doa kepada Tuhan, seperti seorang anak menangih janji ayahnya. Doa mengingatkan juga berfokus kepada janji yang telah diucapkan, itulah sebabnya pemazmur memulai bagian ini dengan berkata “ingatlah firman yang kaukatakan kepada hamba-Mu,oleh karena Engkau telah membuat aku berharap” (ayat 49). Dengan demikian doa mengingatkan adalah doa yang didasarkan atas firman Tuhan, yang telah menjadi rhemadan pengharapan iman.Tuhan menghendaki anak-anakNya selalu mengingatkanNya, seperti yang dikatakannya dalam Yesaya.62:6. “Diatas tembok-tembokmu,hai Yerusalam, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan Tuhan kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang.” Bahkan di ayat 7 dikatakan, “dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyuran di bumi.” Happy Weekend, happy day. And JBU All.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 12 November 2016. PENGHARAPAN. Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku (Mazmur 13:6). Dave dan Crystal sudah enam hari tersesat di hutan Amazon. Mereka kehilangan arah dan mulai kehilangan harapan. Keputusasaan dan kondisi tubuh yang sangat letih membuat mereka sempat berpikir untuk menyerah dan bunuh diri saja. Tetapi, perjumpaan mereka dengan sungai membangkitkan kembali semangat mereka. Ya, sungai adalah jalur transportasi yang banyak dipakai di sana. Mereka pun kembali menemukan pengharapan dan akhirnya dapat diselamatkan. Pengharapan memang sangat penting bagi manusia, agar mampu terus berjuang menghadapi segala masalah yang ada. Tanpa adanya pengharapan akan sebuah keberhasilan, seseorang akan mudah menyerah. Karena itu tak heran kalau dalam pergumulannya, Daud pun mencari pengharapan untuk bisa bertahan. Pengharapan ini kemudian ia temukan di dalam Tuhan. Daud ingat akan kasih setia Tuhan yang tidak akan pernah meninggalkannya. Daud yakin bahwa karena kasih-Nya itu, Dia pasti akan menyelamatkannya dari situasi sulit yang sedang menghimpitnya saat itu. Hal ini memberinya sukacita dan kekuatan yang memampukannya untuk terus bertahan. Sama seperti Daud, kasih setia Tuhan adalah sumber pengharapan yang kokoh bagi kita. Kala kesulitan menghimpit kita sedemikian rupa sampai kita merasa putus asa, kita bisa berpaling pada-Nya dan menemukan pengharapan. Kita bisa mengimani bahwa Dia mau dan mampu menolong kita untuk tetap bertahan dan mampu melewati segala kesulitan tersebut. Berharaplah kepada-Nya! KASIH SETIA TUHAN ADALAH SUMBER PENGHARAPAN YANG TEGUH. Selamat pagi. Selamat berakhir pekan. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment