MAN
IN THE MIRROR
Man
In the Mirror Part 1
Alfa Omega Church
Sunday Service
November
06th
2016
INTRO:
Tidak
ada toilet tanpa Cermin, tidak ada anak remaja bisa hidup tanpa
Cermin. Demikian juga dengan orang dewasa. Tiap pagi kita bangun
pagi, kita punya ritual masing-masing,
ada yang harus ngopi dulu, ada yang ke toilet dulu, ada yang mungkin
merapikan
tempat tidur,
menggosok gigi dan sebagainya.
BODY:
Berdiri
di cermin, kita melihat: SEBUAH KONDISI dan MERUBAH ke KONDISI yang
berbeda. Alkitab pun membahas cermin yang paling kuno yang adalah
air. Amsal 27:19 (bis),
“Sebagaimana air memantulkan wajahmu, demikian juga hatimu
menunjukkan dirimu.”
Pertanyaannya…
Seperti
apa diri
kita? Siapa diri
kita? Bagaimana kita berperforma dalam kehidupan ini? Inilah
yang perlu kita renungkan. Nah, kita perlu melihat diri kita dengan
kaca mata firman Tuhan, Tuhan mau kita ini berbuat apa di dunia ini?
Ketika
orang bercermin yang terjadi adalah, perubahan. Ada banyak hal yang
terjadi saat kita di cermin, tapi salah satunya dan yang akan kita
fokuskan
tentang satu hal ini adalah: PERUBAHAN.
a.
_________
situasi
Tuhan
itu percayakan situasi kepada kita apapun itu: Keluarga / Pekerjaan /
Pelayanan.
Tuhan rindu agar kita
menjadi
orang yang merubahkan dari suatu situasi ke situasi yang lebih baik?
Kita perlu bercermin. Ester 4:14 (bimk), “Siapa tahu, barangkali
justru untuk saat-saat seperti ini engkau telah dipilih menjadi
ratu!” Seorang pemimpin adalah seseorang yang memindahkan situasi
dari Sini ke Sana.
b.
Alasan
untuk __________________
Hati
manusia itu mirip. Mengerti perasaan Anda, kebutuhan-kebutuhan
Anda, dan respon Anda
itu seperti orang lain juga. Mengerti diri Anda itu menolong kita
untuk mengerti tentang orang lain. Kita akan dapat lebih mengerti
orang di sekitar kita lebih baik daripada mereka mengenal diri mereka
sendiri, dan mereka akan dapat mengenal kita lebih baik dari
pada yang kita
pikirkan. Air, membuat cermin yang natural. Melihat ke air menunjukan
kepada manusia gambaran dari wajahnya. Kita melihat penampilan kita,
karena refleksinya cukup akurat. Hati manusia itu hampir
sama,
dari pembawaan
kita, passion (gairah/semangat), dan juga rentan kehidupan kita
kebanyakan sama dan mirip. Kita dapat mengerti perasaan dan hati
orang lain ketika kita belajar tentang diri kita, karena mereka
memiliki banyak kesamaan.
Yakobus
1:23-25 (bimk)
23Orang
yang mendengar perkataan Allah, tetapi tidak melakukannya adalah
seperti orang yang sedang melihat mukanya yang sebenarnya di depan
cermin. 24Sesudah
ia memperhatikannya baik-baik, ia pun pergi dan langsung melupakan
bagaimana rupa mukanya itu. 25Hukum
Allah sempurna dan mempunyai kekuatan untuk memerdekakan manusia. Dan
orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan
hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang
itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya.
c.
___________________
Mari
berdoa untuk
situasi-situasi
hidup kita yang Tuhan percayakan kepada kita. Dalam pekerjaan, kita
perlu berdoa, “Tuhan
adanya aku disini harus ada perubahan yang signifikan; di timku harus
ada perubahan yang positif, kalau bisa sampai perubahan pada omzet,
budaya kerja, dll. Tuhan bisa pakai aku.”
Jangan sampai Anda ada atau tidak
ada, tidak ada bedanya,
keberadaan Anda juga
tidak membawa perubahan apa-apa.
Dalam keluarga, mari berdoa, “Tuhan
aku berdoa buat keluarga ini agar punya damai dan sukacita yang lebih
baik.”
Jangan keluarga kacau, kita diam saja.
Dalam pelayanan / kelompok sel, kita harus jadi orang yang membawa
perubahan. Paling tidak ada yang memainkan
musik, atau semuanya
tertata lebih baik, teman-teman
lebih bersukacita.
Dalam
pelayanan: wah, begitu pelayanan ini dipegang Anda, atau Anda ada
disana, atmosfer berubah.
Apa
yang harus kita lakukan:
- Doakan. Mulai dari mendoakan, itu membuat Tuhan menggerakkan situasi. Orang-orang di sekitar Anda, lalu hati Anda lebih lagi, sehingga pikiran kita mulai memikirkan strategi-strategi.
- Temukan strategi cantik. Ketika kita mau memulai suatu perubahan dan dampak disekitar kita, terkadang masih canggung, tetapi janganlah asal-asalan seperti orang latah. Pikirkan apakah strategi tersebut cantik.
- Terus lakukan.
CONCLUSION:
Anda
ada untuk memberikan perubahan. Di moment Anda merubah,
No comments:
Post a Comment