Wednesday, 30 November 2016

30 November 2016

MAN IN THE MIRROR




Mencerminkan Kemuliaan Allah. 2 Korintus 3:18, “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.” Meski tidak sempurna, gereja/kita adalah cerminan Kemuliaan Tuhan. Gereja/kita dimaksudkan menjadi “tempat bagi setiap orang bekerja bersama-sama untuk kemuliaan Allah dan kebaikan bersama”. Tempat bagi setiap orang bertumbuh, tempat untuk kita memberikan manfaat/dampak bagi orang lain (1 Korintus 14:26). Melalui kehidupan kita dan karya-karya yang sudah kita kerjakan, kita dapat memuliakan DIA, Sang Pencipta dan Penebus dunia. Terima kasih Tuhan Engkau telah memberikan kreatifitas yang ada pada diri kami, kiranya kami memuliakan namaMu melalui karya-karya hidup kami. Amin.

Xavier Quentin Pranata
Ketika kita berhasil mengatasi masalah yang berat, kemampuan kita untuk bertahan naik satu level lagi.” Xavier Quentin Pranata.

GNCC
Selamat di pagi yang indah. Banyak anak-anak Tuhan lebih mudah percaya melihat keterlibatan setan, tetapi sulit melihat keterlibatan Tuhan dalam banyak hal yang dihadapi. #gncc #unitedbygrace

Madam Ossy
[RENUNGAN HARIAN]. Rabu, 30 November 2016. Bacaan: 1 Petrus 5:5-11. Setahun: 2 Korintus 9-13. Nas: Dan Allah, sumber segala anugerah, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya (1 Petrus 5:10). Kuat Karena Teruji. “Izinkan aku berdoa bukan agar terhindar dari bahaya, melainkan agar aku tiada takut menghadapinya. Izinkan aku memohon bukan agar penderitaanku hilang, melainkan agar hatiku teguh menghadapinya. Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam medan perjuangan hidupku, melainkan memperoleh kekuatanku sendiri. Izinkan aku tidak mengidamkan dalam ketakutan dan kegelisahan untuk diselamatkan, melainkan harapan dan kesabaran untuk memenangkan kebebasanku. Berkati aku sehingga aku tidak menjadi pengecut dengan merasakan kemurahan-Mu dalam keberhasilanku semata, melainkan biarkan aku menemukan genggaman tangan-Mu dalam kegagalanku,” tulis Rabindranath Tagore, seniman India peraih Nobel Sastra 1913. Banyak orang menerima Kristus agar terbebas dari penderitaan. Menurut mereka, mengandalkan Tuhan berarti mengharapkan Tuhan melakukan segala perjuangan dan mereka cukup menunggu hasilnya. Mereka memohon kemudahan dan tidak tahan menderita. Penderitaan membuat mereka menyangkal Tuhan, meragukan janji-Nya, dan tidak lagi mengindahkan perintah-Nya. Tuhan tidak memberikan jaminan akan kepuasan jasmani di dunia. Di dunia kita akan mengalami penderitaan. Dan, kemerdekaan yang sejati bukanlah terhindar dari penderitaan, melainkan menghadapi dan memenangkannya. Syukurlah, Tuhan sanggup menolong, menguatkan, memulihkan, dan membangkitkan semangat baru. Penderitaan digunakan-Nya untuk menguatkan dan memurnikan iman kita. Andalkanlah Dia! --EBL. BUKAN BEBAN YANG RINGAN, MELAINKAN BAHU YANG KUATLAH YANG KITA PERLUKAN.

No comments:

Post a Comment