Tuesday, 22 November 2016

22 November 2016

MAN IN THE MIRROR




Berbuat BAIK. Ibrani 13:2, “Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.” Apakah maksud alkitab ketika meminta kita untuk berbuat baik? Tuhan Yesus berbuat baik dengan cara: mengajar, menyembuhkan dan memberi makan dan menghibur banyak orang. Yesus adalah TELADAN sempurna dalam berbuat baik. Kita sebagai pengikut Kristus juga dipanggil untuk “berbuat baik” kepada sesama kita, terutama kepada orang-orang beriman (Galatia 6:10). Perbuatan baik apakah yang dapat kita lakukan hari ini? Dengan berbuat baik kita memberikan persembahan yang berkenan kepada Allah (Ibrani 13:16) yang menarik orang untuk datang kepadaNya (Matius 5:16). Kebaikan yang kita lakukan hari ini mungkin akan dilupakan kesokan harinya namun TETAPlah BERBUAT BAIK.

GNCC
Pengkhotbah 12:13-14, (13) Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. (14) Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. Have a blessed day #gncc

Xavier Quentin Pranata
Pulang. Satu kata ini saja bisa mewakili seribu perasaan.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 22 November 2016. MASSA. Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati (Matius 27:20). Pada masa pemerintahan Pol Pot di Kamboja, pernah terjadi eksekusi sadis terhadap sepasang remaja di sebuah desa. Seorang pria bercerita tentang bagaimana semua orang, termasuk dirinya, saat itu bersorak menyemangati para algojo. Bertahun-tahun kemudian, ia heran bagaimana mereka bisa dengan mudah digerakkan untuk berbuat demikian. Apalagi mengingat pemuda-pemudi itu kerabat mereka sendiri, dan “kesalahan” mereka adalah saling mencintai tanpa restu dari pejabat setempat! Kisah ini mengingatkan saya akan orang banyak yang menuntut hukuman mati bagi Yesus. Di antara orang banyak itu pasti ada yang tidak mengenal Yesus secara langsung, sebagian lagi bahkan mungkin ikut mengelu-elukan Yesus beberapa hari sebelumnya (Mat. 21). Secara umum mereka tidak punya alasan untuk menuntut hukuman mati itu. Tetapi, para pemimpin agama menggerakkan massa ini sedemikian rupa sehingga bukan saja mereka menjadi irasional dengan meminta eksekusi salib, mereka siap menanggung hutang darah dari eksekusi ini (ay. 25). Secara alami, massa memang mudah diprovokasi sehingga menjadi irasional. Karena itu jika Anda adalah seorang pemimpin massa (di kampung, di kantor, atau partai), hati-hatilah dalam menggerakkan mereka. Jangan bakar emosi mereka hingga tak terkendali. Kalau itu terjadi, banyak hal buruk yang bisa terjadi dan Anda harus bertanggung jawab. Pimpinlah mereka dengan bijaksana. Arahkan mereka untuk melakukan hal-hal yang baik dan berguna bagi lingkungan dan masyarakat. MASSA YANG TAK TERKENDALI MERUPAKAN KEKUATAN YANG MENGERIKAN. Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment