Saturday, 5 November 2016

5 November 2016

MAN IN THE MIRROR




Dipakai Tuhan Luar Biasa. Mungkin kita terpesona dengan kisah-kisah hebat dari tokoh-tokoh Alkitab, Daud yang tadinya dianggap anak kecil, ternyata bisa mengalahkan Goliat, yang ukuran tubuhnya jauh lebih besar daripadanya. Paulus yang dulunya penganiaya orang percaya ternyata kemudian dipakai Tuhan secara luar biasa untuk memberitakan Injil, kisah besar Daud, Paulus dll bukanlah tentang mereka, tetapi tentang Tuhan yang berkarya dalam hidup mereka . Daud sendiri merindukan Tuhan seperti rusa yang haus akan air (Maz 42:63). Rasul Paulus ingin terus mengenal Tuhan dan serupa denganNya (Filipi 3:10). Mereka tahu kalau mereka bisa melewati masalah demi masalah dalam hidup dengan luar biasa, itu semua adalah karya Tuhan. Mereka rindu untuk hidup “seperti apa yang Tuhan mau” dan hidup mereka pun bisa menjadi berkat buat orang lain. Amin. Bagaimana dengan kita? Apakh kita mau dipakai oleh Tuhan lebih lagi? Lebih luar biasa lagi? Terima Kasih Roh Kudus, buka mata hati kami untuk melihat betapa luar biasanya Engkau sudah berkarya dalam setiap hidup kami, urapi kami lebih lagi, amin.

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Sabtu, 5 November 2016. Bacaan: Matius 13:24-30, 36-43. Setahun: Yohanes 11-12. Nas: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku (Matius 13:30). Asli Atau Palsu. Pernah terkecoh memilih barang? Dikira asli, ternyata palsu? Banyak orang mengalaminya. Bagaimana tahu yang asli atau yang palsu kalau bukan ahli atau belum pernah mengetahui hal sejenis? Agaknya, soal asli dan palsu bukan melulu soal barang. Bisa juga soal iman. Di ladang Allah, Iblis bekerja mengganggu karya-Nya. Benih gandum yang baik diganggu benih lalang. Bagaimana cara mengatasinya bila keduanya tumbuh begitu mirip dan begitu dekat? Dicabuti sajakah? Ternyata jangan. Nanti benih yang baik dapat turut tercerabut. Bagi sang Tuan jalan keluarnya adalah membiarkannya hingga tiba musim menuai. Di saat itulah, lalang dengan mudah dapat dipisahkan dari gandum. Nasib mereka pun berlainan: lalang dibakar, gandum dibawa ke lumbung. Patutlah diperhatikan, gandum itu mirip lalang. Sulit dibedakan. Tapi pada masa akhir mudah memilahnya, mudah mengetahui perbedaannya. Lalu, siapakah kita? Siapakah teman sepelayanan kita? Lalang atau gandum? Pada awalnya sulit dibedakan, maka jangan sembrono menanganinya. Jangan sembarangan mencabuti lalang, nanti gandumnya ikut terambil. Diperlukan waktu untuk menjadi matang dan bila saat panen tiba, mudahlah kita menerka. Alih-alih sembrono, kita perlu kritis, peka, dan waspada. Allah yang adil dan mahatahu itu sedang bekerja dan tetap bekerja. Masa pembuktian akan tiba. Pada saat itu, semua topeng akan terbuka. Akan jelas siapa benih dari sang Tuan dan siapa benih musuh yang disusupkan di ladang. Marilah kita berjaga-jaga dalam iman kita –DKL. WASPADAILAH DIRIMU SENDIRI!

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
MEMBUANG FITNAH DAN GOSIP. Ada pepatah yang mengatakan: “Fitnah itu lbh kejam dari pembunuhan”, namun dalam kenyataannya banyak orang tanpa sadar suka memfitnah orang lain. Alkitab sangat mencela perbuatan itu & menurut TUHAN, memfitnah itu adalah dosa yang serius. Dalam buku “Iman dalam Perbuatan”, dikatakan antara gosip & fitnah sangat erat kaitannya (walaupun gosip itu belum tentu fitnah), sebab biasanya yang menarik untuk digosipkan adalah sesuatu yang buruk tentang orang lain. Ironisnya, walaupun banyak orang tahu bahwa gosip & fitnah itu adalah sesuatu yang sangat berbahaya & sangat dicela TUHAN, namun banyak orang tetap senang bergosip ria & memfitnah. Kenapa? Karena orang bangga kalau dia mengetahui lebih banyak daripada orang lain, untuk itu dia perlu menceritakan apa yang diketahuinya kepada orang lain, agar orang lain tahu bahwa ia memiliki pengetahuan yang banyak tentang sesuatu & dengan demikian ia bisa membanggakan dirinya. Gosip & Fitnah menyebabkan orang yang digosipkan & difitnah mendapat cap bermacam-macam terhadapnya tanpa mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, hal ini merupakan hukuman terberat yang dijatuhkan kepada orang itu tanpa diberi kesempatan membela diri. Sekalipun orang itu jahat & salah, bukan berarti pantas digosipkan, kalau orang itu sudah jatuh, seharusnya diangkat. TUHAN menghendaki agar orang yang salah itu ditegur, dinasehati & diampuni, & ini adalah salah satu prinsip utama bagi Umat Kristiani, yaitu Mengampuni. “TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya” (Mazmur 15:1-3). GBU all...

Xavier Quentin Pranata
Ketika kita mampu meyakini bahwa Tuhan mampu, kita memiliki iman yang benar.” Xavier Quentin Pranata.

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! Kita betul-betul masuk dimensi Roh. Matius 18:18, “Aku berkata kepadamu sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Peperangan kita bukanlah sebuah yang nampak, tapi peperangan dimensi roh (Efesus 6:12). Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Ayat 13, sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 2 Kor 10:4, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Karena Tuhan telah taruh di hati kita semua, tekad dan cita-cita atas bangsa kami. Dan kami adalah anak negeri ini, masa depan bagi bangsa kita. Ya Tuhan, janjiMu tak berubah bagi negeri kami, mengalir kasih dan anugerah melanda negeri kami ini, genapilah firmanMu ya Tuhan. Nyatakanlah kedaulatanMu ya Tuhan, pulau-pulau dan suku-suku menantikanMu. Terima kasih Tuhan. Inilah doa kami. Amin. Selamat pagi, selamat beraktivitas. JBU All.

No comments:

Post a Comment