MAN
IN THE MIRROR
Dipakai
Tuhan Luar Biasa.
Mungkin kita terpesona dengan kisah-kisah hebat dari tokoh-tokoh
Alkitab, Daud yang tadinya dianggap anak kecil, ternyata bisa
mengalahkan Goliat, yang ukuran tubuhnya jauh lebih besar
daripadanya. Paulus yang dulunya penganiaya orang percaya ternyata
kemudian dipakai Tuhan secara luar biasa untuk memberitakan Injil,
kisah besar Daud, Paulus dll bukanlah tentang mereka, tetapi tentang
Tuhan yang berkarya dalam hidup mereka .
Daud sendiri merindukan Tuhan seperti rusa yang haus akan air (Maz
42:63). Rasul Paulus ingin terus mengenal Tuhan dan serupa denganNya
(Filipi 3:10). Mereka tahu kalau mereka bisa melewati masalah demi
masalah dalam hidup dengan luar biasa, itu semua adalah karya Tuhan.
Mereka rindu untuk hidup “seperti apa yang Tuhan mau” dan hidup
mereka pun bisa menjadi berkat buat orang lain. Amin. Bagaimana
dengan kita? Apakh kita mau dipakai oleh Tuhan lebih lagi? Lebih luar
biasa lagi?
Terima Kasih Roh Kudus, buka mata hati kami untuk melihat betapa luar
biasanya Engkau sudah berkarya dalam setiap hidup kami, urapi kami
lebih lagi, amin.
Ibu
Caroline – Bandung
[RENUNGAN
HARIAN]. Sabtu, 5 November 2016. Bacaan: Matius 13:24-30, 36-43.
Setahun: Yohanes 11-12. Nas: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan
ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum
itu ke dalam lumbungku (Matius 13:30). Asli Atau Palsu. Pernah
terkecoh memilih barang? Dikira asli, ternyata palsu? Banyak orang
mengalaminya. Bagaimana tahu yang asli atau yang palsu kalau bukan
ahli atau belum pernah mengetahui hal sejenis? Agaknya, soal asli dan
palsu bukan melulu soal barang. Bisa juga soal iman. Di ladang Allah,
Iblis bekerja mengganggu karya-Nya. Benih gandum yang baik diganggu
benih lalang. Bagaimana cara mengatasinya bila keduanya tumbuh begitu
mirip dan begitu dekat? Dicabuti sajakah? Ternyata jangan. Nanti
benih yang baik dapat turut tercerabut. Bagi sang Tuan jalan
keluarnya adalah membiarkannya hingga tiba musim menuai. Di saat
itulah, lalang dengan mudah dapat dipisahkan dari gandum. Nasib
mereka pun berlainan: lalang dibakar, gandum dibawa ke lumbung.
Patutlah diperhatikan, gandum itu mirip lalang. Sulit dibedakan. Tapi
pada masa akhir mudah memilahnya, mudah mengetahui perbedaannya.
Lalu, siapakah kita? Siapakah teman sepelayanan kita? Lalang atau
gandum? Pada awalnya sulit dibedakan, maka jangan sembrono
menanganinya. Jangan sembarangan mencabuti lalang, nanti gandumnya
ikut terambil. Diperlukan waktu untuk menjadi matang dan bila saat
panen tiba, mudahlah kita menerka. Alih-alih sembrono, kita perlu
kritis, peka, dan waspada. Allah yang adil dan mahatahu itu sedang
bekerja dan tetap bekerja. Masa pembuktian akan tiba. Pada saat itu,
semua topeng akan terbuka. Akan jelas siapa benih dari sang Tuan dan
siapa benih musuh yang disusupkan di ladang. Marilah kita
berjaga-jaga dalam iman kita –DKL. WASPADAILAH DIRIMU SENDIRI!
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
MEMBUANG
FITNAH DAN GOSIP. Ada pepatah yang mengatakan: “Fitnah itu lbh
kejam dari pembunuhan”, namun dalam kenyataannya banyak orang tanpa
sadar suka memfitnah orang lain. Alkitab sangat mencela perbuatan itu
& menurut TUHAN, memfitnah itu adalah dosa yang serius. Dalam
buku “Iman dalam Perbuatan”, dikatakan antara gosip & fitnah
sangat erat kaitannya (walaupun gosip itu belum tentu fitnah), sebab
biasanya yang menarik untuk digosipkan adalah sesuatu yang buruk
tentang orang lain. Ironisnya, walaupun banyak orang tahu bahwa gosip
& fitnah itu adalah sesuatu yang sangat berbahaya & sangat
dicela TUHAN, namun banyak orang tetap senang bergosip ria &
memfitnah. Kenapa? Karena orang bangga kalau dia mengetahui lebih
banyak daripada orang lain, untuk itu dia perlu menceritakan apa yang
diketahuinya kepada orang lain, agar orang lain tahu bahwa ia
memiliki pengetahuan yang banyak tentang sesuatu & dengan
demikian ia bisa membanggakan dirinya. Gosip & Fitnah menyebabkan
orang yang digosipkan & difitnah mendapat cap bermacam-macam
terhadapnya tanpa mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, hal ini
merupakan hukuman terberat yang dijatuhkan kepada orang itu tanpa
diberi kesempatan membela diri. Sekalipun orang itu jahat &
salah, bukan berarti pantas digosipkan, kalau orang itu sudah jatuh,
seharusnya diangkat. TUHAN menghendaki agar orang yang salah itu
ditegur, dinasehati & diampuni, & ini adalah salah satu
prinsip utama bagi Umat Kristiani, yaitu Mengampuni. “TUHAN, siapa
yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di
gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang
melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap
hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak
berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada
tetangganya” (Mazmur 15:1-3). GBU all...
Xavier
Quentin Pranata
“Ketika
kita mampu meyakini bahwa Tuhan mampu, kita memiliki iman yang
benar.” Xavier Quentin Pranata.
Tante
Elisabeth – NTT
Ya
amin! Kita betul-betul masuk dimensi Roh. Matius 18:18, “Aku
berkata kepadamu sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan
terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan
terlepas di sorga.” Peperangan kita bukanlah sebuah yang nampak,
tapi peperangan dimensi roh (Efesus 6:12). Karena perjuangan kita
bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di
udara. Ayat 13, sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata
Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat
itu dan tetap berdiri sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 2
Kor 10:4, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata
duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah,
yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Karena Tuhan telah
taruh di hati kita semua, tekad dan cita-cita atas bangsa kami. Dan
kami adalah anak negeri ini, masa depan bagi bangsa kita. Ya Tuhan,
janjiMu tak berubah bagi negeri kami, mengalir kasih dan anugerah
melanda negeri kami ini, genapilah firmanMu ya Tuhan. Nyatakanlah
kedaulatanMu ya Tuhan, pulau-pulau dan suku-suku menantikanMu. Terima
kasih Tuhan. Inilah doa kami. Amin. Selamat pagi, selamat
beraktivitas. JBU All.

No comments:
Post a Comment