MAN
IN THE MIRROR
Buah
Awal Orang Percaya.
Matius 3:8, “Jadi
hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.”
Identitas orang percaya adalah KASIH (yang meliputi semua hal yang
baik), jika orang percaya tidak mengeluarkan ‘buah awal‘ yang
dimaksud disini adalah ‘Buah Pertobatan‘. Pertobatan yang benar
menjadi penentu munculnya buah ‘kehidupan yang lain‘. Terima
kasih Tuhan telah mengingatkan kami melalui firmanMu, kami mau
menghasilkan banyak buah yang manis. Amin.
Ibu
Caroline – Bandung
[RENUNGAN
HARIAN]. Minggu, 20 November 2016. Bacaan: Lukas 4:1-13. Setahun:
Roma 4-7. Nas: Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari
sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun (Lukas
4:1). Ke Padang Gurun. Padang gurun identik dengan tempat iblis (Yes.
13:21). Padang gurun adalah tempat berbahaya, dihuni binatang buas
dan para penyamun. Tetapi, ke sanalah Yesus dibawa oleh Roh Kudus
setelah diproklamasikan sebagai Anak Allah di hadapan banyak orang di
Sungai Yordan. Dia tinggal di padang gurun selama empat puluh hari
dan tidak makan apa-apa. Dia dicobai oleh Iblis yang memanipulasi
firman Allah, tetapi Dia menang. Mengapa? Dia berpegang pada firman
Allah dan taat mutlak kepada Bapa-Nya. Berbeda dengan bangsa Israel
yang mengembara empat puluh tahun di padang gurun dalam ketidaktaatan
sehingga mengalami kegagalan. Sekarang, kita yang telah menerima
Yesus Kristus diangkat-Nya menjadi anak. Kita ditempatkan di dunia
yang berbahaya, penuh dengan pencobaan dan 'penyamun'. Dunia yang
identik dengan padang gurun. Di sini kita diperhadapkan pada berbagai
pencobaan. Kadang-kadang pencobaan itu muncul dalam penyamaran yang
sulit untuk dikenali. Tetapi, pengetahuan tentang kebenaran akan
memampukan kita mengenali penyamaran dan kepalsuan itu. Yesus, yang
menang terhadap pencobaan di padang gurun, akan memampukan kita
menang atas pencobaan di dunia ini. Lakukanlah seperti yang Yesus
lakukan. Melawan kepalsuan dengan pengetahuan yang benar akan
kebenaran firman Allah. “Ada tertulis”-berarti Yesus pernah
membacanya dan merenungkannya dengan baik. Sudahkah kita membaca
firman dan mengingatnya dengan benar saat kepalsuan dan penipuan
mencobai kita? --PRB. CARA YANG PALING TEPAT MENGETAHUI FIRMAN ALLAH
TELAH DIMANIPULASI ADALAH MENGETAHUI DAN MEMAHAMI FIRMAN ALLAH DENGAN
BENAR.
Xavier
Quentin Pranata
“Pada
akhirnya, saat kita menghadap Tuhan, semua yang kita lakukan akan
Tuhan nilai.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment