Wednesday, 30 March 2016

30 Maret 2016



                                                                                                                                             REAL LIFE





Buah apa yang dapat kita hasilkan? Daniel 12:3, “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.” Amin. (1) Invest & Invite: investasikan waktu kita dengan mengundang teman-teman kita yang belum percaya, mereka yang ada di market palace kita atau orang-orang yang terdekat dengan kita. Bagaimana caranya? Setiap kita pasti sibuk ya & mungkin ada yang sangat sibuk sekali sehingga: tidak punya waktu untuk membagun hubungan dengan teman-teman yang belum percaya. Di bawah ini beberapa tips/contoh yang bisa dilakukan untuk mulai menginvestasikan waktu kita buat jiwa-jiwa yang belum percaya, yang belum berkomunitas bahkan yang sudah undur dari Tuhan. Saya melakukannya di jam-jam istirahat kantor (12.00-12.30). Saya akan menelpon rekan-rekan yang sudah lama tidak datang beribadah, yang sudah lama tidak berkomunitas, juga jiwa-jiwa baru yang datang di gereja lokal. Hasilnya : tentu sangat luar biasa, ada banyak jiwa-jiwa yang ternyata mereka sangat butuh diperhatikan ya! Karena selama ini jika mereka beribadah mereka hanya sekedar datang lalu pulang dan tidak ada yang mempedulikan, yaitu di gereja lama tempat mereka beribadah :) :). Puji Tuhan melalui cara yang saya lakukan ini komunitas kami bertumbuh dan bermultiplikasi. Dari 1 komsel menjadi 7 komsel. Harus ada harga yang dibayar ya, mungkin kenyamanan kita, mungkin waktu kita bahkan juga pengorbanan yang lebih dari semuanya itu. Selamatkan jiwa “berapapun harga” yang harus dibayar. Amin?? :) :). Mari Investasikan waktu kita, tenaga kita bahkan mungkin keuangan kita untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Kerajaan Surga. Tidak ada yang mustahil, kalau saya sudah mencoba untuk melakukan, pasti saudara-saudara juga sama, PASTI BISA ya :). Mari mulai saat ini (jangan tunda lagi) sekarang waktuNya: PERKENANAN Tuhan buat kita menjangkau jiwa-jiwa. Amin.

Worship Center Surabaya
Iman seorang perempuan Kanaan dipuji sendiri oleh Yesus. Oleh imannya itu, ia menerima pertolongan mujizat Tuhan. Anaknya yang kerasukan setan sembuh seketika. Yang menarik adalah bahwa Yesus pada mulanya bersikap tak acuh, menampaikan penolakan halus hingga menggunakan istilah yang cenderung merendahkan wanita dari Siro-Fenisia itu (Mat.15:21-28; Mark.7:24-30). Bagaimana wanita ini demikian teguh imannya padahal Yesus tampaknya tidak mempedulikannya sama sekali? Rupanya kabar-kabar tentang Yesus membangkitkan imannya. Dan inilah beberapa hal yang menjadikannya tetap yakin bahwa Yesus pasti menolongnya: •Yesus yang lebih dulu mendekat & datang padanya. Yesus khusus datang ke wilayah Tirus & Sidon (Mat.15:21) yang tidak lain merupakan wilayah bangsa-bangsa yang tiada mengenal Allah Israel. Fakta bahwa Yesus datang ke sana mementahkan pernyataan Yesus pada perempuan itu bahwa Dia hanya melayani domba-domba (yaitu orang-orang) Israel (15:24). Tidak kebetulan Yesus ada di sana. Dan tak kebetulan pula Anda mendapat pesan ini. Dialah yang datang ke dunia untuk mencari & menyelamatkan kita, siapapun adanya kita. •Yesus memiliki reputasi sebagai pembuat mujizat. Perempuan itu tak ragu sedikitpun akan Yesus. Dia telah mendengar keajaiban-keajaiban yang diperbuat Yesus & ia memilih untuk percaya bahwa ketika ia mengharapkan mujizat, Yesus pasti sanggup melakukannya. Itu sebabnya ia berteriak sekeras-kerasnya & tanpa henti sebab pengharapannya hanya pada Yesus saja (Mat.15:23). Adakah Anda benar-benar percaya akan reputasi Yesus? •Yesus dikenal sebagai pribadi yang penuh belas kasih & mau menolong yang susah. Meski sekilas tampak kejam tapi wanita itu tahu Yesus bukan pribadi seperti itu. Walau belum ada tanda-tanda pertolongan Tuhan, kita harus tetap percaya bahwa Dia SELALU peduli & bahwa situasi yang ada hanyalah ujian apakah kita benar-benar yakin akan kasih-Nya. Saat kita menanti pertolongan Tuhan, akankah Anda tetap percaya & berharap sampai menerima pertolongan-Nya tu sekalipun bukti-bukti mengatakan sebaliknya? Salam revival! GBU.

Xavier Quentin Pranata
“Face the unexpected difficulties in the near future crises with a daily intimate walk with Jesus on a daily basis.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 30 Maret 2016. Peduli Bangsa. Lalu aku berkata kepada raja, “Kalau Baginda berkenan dan mau mengabulkan permintaan hamba, utuslah hamba ke tanah Yehuda untuk membangun kembali kota tempat kuburan nenek moyang hamba” (Nehemia 2:5, BIS). Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita punya harapan bangsa dan negara ini berkembang ke arah yang lebih baik. Keadaan sekarang ini memang belum ideal. Tetapi, meskipun terasa berat dalam berbagai segi, terutama ekonomi, kita berharap keadaan ini hanya sementara dan pada waktunya keadaan akan membaik. Tidak heran banyak anak bangsa yang masih terpuruk. Pertanyaannya, siapa yang akan peduli pada mereka? Apakah hanya pemerintah? Atau bangsa asing dengan bantuan ekonominya? Yang terutama harus peduli tidak lain adalah sesama anak bangsa, yaitu kita semua. Tembok kota Yerusalem telah runtuh setelah kota itu hancur akibat serangan bangsa asing. Banyak warga dibuang ke negeri asing. Runtuhnya tembok bukan hanya menandakan hilangnya batas yang jelas antara wilayah Yerusalem dan wilayah lain serta hilangnya keamanan, melainkan juga melambangkan rendahnya moralitas dan mentalitas masyarakat Yehuda pada saat itu. Nehemia, meskipun ada di negeri yang jauh dan memiliki jabatan strategis di kerajaan Artasasta, tetap peduli akan keadaan kota asalnya. Kepedulian ini mendorongnya meminta izin raja untuk mengutusnya ke Yehuda dan membangun kembali tembok kota. Pembangunan yang bukan hanya merestorasi bangunan secara fisik, melainkan juga mengembalikan moralitas dan mentalitas bangsa itu. Bangsa kita butuh perhatian dan kepedulian kita semua. Jangan tinggal diam. Jangan berpikir, “Itu bukan urusan saya.” Mari mengupayakan kesejahteraan bangsa ini —AAS. SEBAGAI ANAK BANGSA INDONESIA, KITA DIPANGGIL UNTUK PEDULI AKAN KESEJAHTERAAN BANGSA INI. Selamat pagi. Tetap semangat. Tetap bersyukur. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment