REAL
LIFE
Matius 13:1-8.
Ayat 4: “ada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan,
lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.” Tanah HATI yang siap
menerima taburan Firman Tuhan itulah yang akan berakar, bertumbuh dan berbuah J.
Tetapi jika tanah HATI kita kwalitasnya seperti “tanah pinggir jalan” yaitu
tidak berekasi, tidak meresponi firman Tuhan dengan benar yaitu “HANYA MENDEGAR”
(1M) saja tanpa berusaha untuk
mendalaminya atau merenungkannya (2M), melakukannya apalagi (3M)
membagikannya (4M), maka Firman Tuhan itu PASTI tidak berakar apalagi bertumbuh
L,
sehingga Iblis datang untuk merampasnya (firman Tuhan terhimpit oleh banyaknya
godaan, tantangan kehidupan ini). Mari jangan biarkan kwalitas Tanah Hati kita
seperti “tanah di pinggir jalan” tetapi jadikanlah tanah hati kita tanah yang
subur atau tanah hati yang baik, yang SIAP ditaburi oleh benih firman Tuhan.
Amin.
Xavier Quentin Pranata
“Saat bulan madu begitu cepat berlalu,jangan
biarkan hati ikut pilu.' Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 2 Maret 2016. Siapa yang
Memuji? Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak
kaukenal dan bukan bibirmu sendiri (Amsal 27:2). Seorang atasan selalu
bercerita kepada rekannya bahwa ia atasan yang baik, yang mendukung anak
buahnya, dan anak buahnya menyeganinya. Padahal, setiap kali anak buahnya
berkumpul, mereka suka menceritakan kekesalan mereka terhadap si atasan. Ya,
banyak orang menganggap dirinya orang baik dan memuji dirinya sendiri. Kesukaan
si atasan memuji diri sendiri itu malah menjadikan dirinya bahan cemoohan bagi
bawahannya. Bukankah kita sering menjumpai orang-orang seperti itu? Orang
memuji diri sendiri karena merasa hebat, melakukan sesuatu yang tidak bisa
dilakukan orang lain. Itu merupakan wujud kesombongan, kebodohan, dan sikap
mengagung-agungkan diri. Sikap yang berlawanan dengan perbuatan baik. Ketika
kita berbuat baik, hendaklah kita melakukannya dengan ikhlas. Bukan untuk
memuji diri. Bukan untuk mencari pujian orang lain. Ketika orang memuji kita,
tentu karena mereka terkesan atau tersentuh oleh perbuatan kita. Namun, bukan
itu tujuan kita berbuat baik. Kita berbuat baik untuk mengasihi dan memberkati
sesama. Sebaliknya, orang yang sombong dan suka memuji diri malah akan merusak
nama baiknya. Lebih jauh lagi, dalam kitab Yesaya dinyatakan bahwa manusia yang
sombong akan direndahkan dan orang yang angkuh akan ditundukkan (Yes. 2:11,
17). Karena itu, marilah kita berbuat baik bukan karena mengharapkan pujian,
melainkan karena sudah sepatutnyalah kita berbuat baik. Kita berbuat baik
dengan tulus dan ikhlas untuk mendatangkan kesejahteraan bagi orang lain —IN.
JANGAN BIARKAN MULUTMU MEMUJI DIRIMU SENDIRI. BIARKAN MULUT ORANG LAIN YANG
MELAKUKANNYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Tante Elisabeth – NTT
Ya amin. Karena semua yang dari dunia ini akan
lenyap. Yang akan Tuhan lakukan: Roh akan membawa kita untuk mengalami berbagai
intervensi ilahi dan manifestasi dari kedaulatan Tuhan dalam kehidupan dan
pelayanan kita. Allah bertindak, Allah bedaulat. Hari-hari ini Roh Kudus akan
menolong kita, membawa kita sehingga kita akan mengalami di tengah kesaksian,
tekanan, tantangan, kita akan melihat intervensi Allah, bagaimana Tuhan
bertindak dan menolong kita, kita akan melihat manivestasi kedaulatan Tuhan
dalam hidup kita, pelayanan, pekerjaan kita sehingga kita tidak akan pernah
mundur lagi, tapi kita akan tetap kuat dan makin maju dan menyatakan kesaksian
tentang siapa Kristus di dalam kita. Kadang kita sulit mengerti semua pada
waktu itu terjadi, Daniel membangun kehidupannya dan mengalami intervensi
Tuhan. Kadang kita sudah taat tapi badai masih datang, semua itu untuk
menyatakan kedaulatan Tuhan karena itu libatkan Tuhan dalam setiap pekerjaan
kita (Yoh 6:16-21). Tuhan kita akan melihat doa-doa kita akan dijawab Tuhan,
awan hitam sudah berlalu, dukacita diganti dengan tari-tarian, percepatan akan
terjadi dalam pekerjaan dan pelayanan kita. Ini akan menjadi porsi kita tahun
ini. Pastikan kita terus memiki roh kesadaran akan realita Tuhan. Pastikan yang
kita perkatakan, doakan, nyanyikan hanya firman. Amin! Selamat pagi, selamat
berkarya dalam Tuhan. JBU All.
No comments:
Post a Comment