REAL LIFE
Ibrani
11:6, “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab
barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa
Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Bila
ingin bertumbuh dan berbuah, setiap kita perlu: tertanam/planted
dan mencari DIA dengan sungguh-sungguh & tinggal didalam DIA/seek Him
& abide in Him. Untuk berbuah diperlukan pertumbuhan bukan hanya keatas
tetapi juga kebawah (memperkuat akar). Langkah awal ini yang akan membuat kita ‘berbuah
lebat‘ & kita harus percaya bahwa Allah ada yang akan memberikan UPAH
(upah yang terbesar adalah sukacita & hadirat Tuhan sendiri) apabila
kita sungguh-sungguh mencari DIA. Apakah kita sudah sungguh-sungguh “mencari
DIA”?
Worship
Center Surabaya
Pada
saat-saat terakhirnya bersama murid-muirdNya, Yesus memberikan banyak
penghiburan & janji untuk menguatkan mereka. Dia yang tahu bahwa sebentar
lagi mereka tergoncang imannya tak begitu saja membiarkan mereka lemah &
goyah. Apa yang disampaikan Yesus dalam Yohanes 14-16 juga merupakan peneguhan
& pengharapan yang besar bagi kita selagi Yesus memang tidak secara kasat
mata ada di tengah-tengah kita. Satu janji yang diulang hingga 3 kali banyaknya
ialah janji akan jawaban doa (Yoh.14:13-14; 15:7; 16:23-24). Yaitu bahwa jika
kita minta segala sesuatu pada Yesus maupun Bapa di dalam nama Yesus, maka itu
akan diberikan pada kita. Asalkan kita mengasihi Dia, tinggal di dalam Dia &
hidup seturut firman-Nya maka Dia menyediakan diri untuk melakukan apa yang
kita doakan! •Lebih dari yang sering dipikirkan orang bahwa Tuhan jarang
menjawab doa, Allah kita senang menjadi penjawab doa-doa kita. Bapa sorgawi itu
pemurah & suka membagi-bagikan berkat bagi anak-anakNya. Jika tidak
demikian, Dia bukanlah Bapa yang baik. •Dia Allah yang peduli & rindu
campur tangan dalam kehidupan kita. Sejak kita memiliki persekutuan dengan Dia,
sejatinya kita tak pernah sendiri menghadapi apapun di dunia ini. Tantangan,
masaah & pergumulan yang kita hadapi bukanlah sesuatu yang harus kita
tanggung sendiri. Sesuai dengan janji-Nya, saat kita berpaling pada-Nya &
memohon pertolongan, Dia pasti ada di sana. Mendengarkan keluh doa permohonan
kita & menjawabnya. •Allah ingin kita menerima & menikmati yang terbaik
yang disediakan-Nya bagi kita di sorga. Hal baik apakah yang tidak dimiliki
oleh Bapa kita di sorga? Sudah pernahkah kita benar-benar memintakannya? Jika
kita tahu bahwa Allah semesta alam hadir untuk menjawab apapun permohonan kita,
apakah yang akan kita minta pada-Nya supaya Dia berikan & penuhkan dalam
hidup kita? Untuk tujuan apa pula yang kita mintakan itu? Akankah Dia dengan
senang hati mengaruniakannya pada kita? Adakah Anda tahu yang terbaik bagi Anda
& memintanya sebagai bagian dari yang dapat diberikan-Nya? Salam revival!
GBU.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
kita tidak lagi fokus hanya pada diri sendiri, Tuhan memampukan kita belajar
mengerti hati-Nya.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Rabu, 23 Maret 2016. DIA Mangenalku. Mata-Mu melihat selagi aku bakal
anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk,
sebelum ada satupun dari padanya (Mazmur 139:16). USG adalah alat berteknologi
canggih yang memungkinkan kita melihat janin di dalam kandungan. Berbagai
informasi yang kita perlukan tentang pertumbuhan janin dapat diketahui:
mendengar detak jantung, mengukur lingkar kepala atau badan, mengukur panjang
tulang, mengetahui jenis kelamin dan sebagainya. Alhasil, keadaan jabang bayi
yang dulu merupakan misteri kini bisa disaksikan melalui layar monitor khusus.
Mata Tuhan lebih tajam dan lebih akurat dibandingkan dengan USG tercanggih mana
pun. Tuhan bahkan melihat pertemuan sel sperma ayah dan sel telur ibu jauh
sebelum USG mampu mendeteksi kehadiran embrio. Dia bukan hanya mampu melihat
bentuk dan rupa manusia di dalam rahim, melainkan mengetahui pula dengan pasti
seluruh jalan kehidupan setiap orang. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun
yang benar-benar mengenal kita selain Tuhan. Dia tahu persis apa yang kita
lakukan, kita alami, dan kita rasakan sejak sebelum dilahirkan hingga menutup
mata kelak. Konsekuensi pemahaman ini paling tidak ada dua. Pertama, kita tidak
bisa lari dan bersembunyi dari hadapan-Nya (ay. 7-12). Kedua, kita bisa merasa
tenang, tidak perlu khawatir Dia akan salah memahami keadaan kita (ay. 2-4).
Karena Tuhan mengenal kita dengan sebenar-benarnya, kita tidak perlu guncang
karena sikap orang lain yang keliru memahami, melecehkan, atau memfitnahkan
hal-hal yang jahat kepada kita. Sebaliknya, kita bisa menyerahkan segala
sesuatu kepada Tuhan yang maha menyelidiki —NNK. ORANG YANG TERDEKAT SEKALIPUN
BISA SALAH MEMAHAMI KITA, TETAPI TUHAN TIDAK PERNAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus
memberkati.
Taswin
Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Engkau
berfirman, kami berdoa. Kej 3:1, “Adapun ular ialah yang paling cerdik dari
segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata
kepada perempuan itu: ‘Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini
jangan kamu makan buahnya, bukan?‘” Ya Bapa di dalam sorga, ajarkan kami tidak
meragukan pribadiMu, firmanMu, kehendak dan jalan-jalanMu atas hidup kami.
Ajarkan kami percaya sepenuhnya terhadap ketetapan-ketetapanMu, rancanganMu,
waktu dan pengaturanMu... Juga kedaulatanMu, sifat dan karakterMu yang adalah
kasih semata-mata... Tidak meragukanMu... Mempertanyakan... Curiga dan kecewa
sedikitpun atas DiriMu... Sempurnalah pekerjaan tanganMu atas hidup kami...
Tidak ada kelalaian dan kesalahan atau keterlambatan dalam pengaturanMu atas
kehidupan dan kehidupan kami... Kami percaya sepenuhnya dan kami tetap teguh
memeluk Janji dan PribadiMu selama-lamanya... Dalam nama Tuhan kami berdoa,
amin.
Ibu
Caroline – Bandung
Mazmur
144:12, “Semoga ANAK-ANAK LELAKI kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi
besar pada waktu mudanya; dan ANAK-ANAK PEREMPUAN perempuan kita seperti
tiang-tiang penjuru yang dipahat untuk bangunan istana.” Hidupkan ayat ini,
bagi yang punya anak... Powerful banget anak-anak kalau dicetak dengan
ayat-ayat oleh ortunya masing-masing. Tiap hari cipta dengan mulut maka kita
akan lihat hasilnya karena firman Tuhan itu HIDUP bukan kata-kata biasa.
No comments:
Post a Comment