Wednesday, 23 March 2016

23 Maret 2016



                                                                                                                                             REAL LIFE





Ibrani 11:6, “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Bila ingin bertumbuh dan berbuah, setiap kita perlu: tertanam/planted dan mencari DIA dengan sungguh-sungguh & tinggal didalam DIA/seek Him & abide in Him. Untuk berbuah diperlukan pertumbuhan bukan hanya keatas tetapi juga kebawah (memperkuat akar). Langkah awal ini yang akan membuat kita ‘berbuah lebat‘ & kita harus percaya bahwa Allah ada yang akan memberikan UPAH (upah yang terbesar adalah sukacita & hadirat Tuhan sendiri) apabila kita sungguh-sungguh mencari DIA. Apakah kita sudah sungguh-sungguh “mencari DIA”?

Worship Center Surabaya
Pada saat-saat terakhirnya bersama murid-muirdNya, Yesus memberikan banyak penghiburan & janji untuk menguatkan mereka. Dia yang tahu bahwa sebentar lagi mereka tergoncang imannya tak begitu saja membiarkan mereka lemah & goyah. Apa yang disampaikan Yesus dalam Yohanes 14-16 juga merupakan peneguhan & pengharapan yang besar bagi kita selagi Yesus memang tidak secara kasat mata ada di tengah-tengah kita. Satu janji yang diulang hingga 3 kali banyaknya ialah janji akan jawaban doa (Yoh.14:13-14; 15:7; 16:23-24). Yaitu bahwa jika kita minta segala sesuatu pada Yesus maupun Bapa di dalam nama Yesus, maka itu akan diberikan pada kita. Asalkan kita mengasihi Dia, tinggal di dalam Dia & hidup seturut firman-Nya maka Dia menyediakan diri untuk melakukan apa yang kita doakan! •Lebih dari yang sering dipikirkan orang bahwa Tuhan jarang menjawab doa, Allah kita senang menjadi penjawab doa-doa kita. Bapa sorgawi itu pemurah & suka membagi-bagikan berkat bagi anak-anakNya. Jika tidak demikian, Dia bukanlah Bapa yang baik. •Dia Allah yang peduli & rindu campur tangan dalam kehidupan kita. Sejak kita memiliki persekutuan dengan Dia, sejatinya kita tak pernah sendiri menghadapi apapun di dunia ini. Tantangan, masaah & pergumulan yang kita hadapi bukanlah sesuatu yang harus kita tanggung sendiri. Sesuai dengan janji-Nya, saat kita berpaling pada-Nya & memohon pertolongan, Dia pasti ada di sana. Mendengarkan keluh doa permohonan kita & menjawabnya. •Allah ingin kita menerima & menikmati yang terbaik yang disediakan-Nya bagi kita di sorga. Hal baik apakah yang tidak dimiliki oleh Bapa kita di sorga? Sudah pernahkah kita benar-benar memintakannya? Jika kita tahu bahwa Allah semesta alam hadir untuk menjawab apapun permohonan kita, apakah yang akan kita minta pada-Nya supaya Dia berikan & penuhkan dalam hidup kita? Untuk tujuan apa pula yang kita mintakan itu? Akankah Dia dengan senang hati mengaruniakannya pada kita? Adakah Anda tahu yang terbaik bagi Anda & memintanya sebagai bagian dari yang dapat diberikan-Nya? Salam revival! GBU.

Xavier Quentin Pranata
“Saat kita tidak lagi fokus hanya pada diri sendiri, Tuhan memampukan kita belajar mengerti hati-Nya.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 23 Maret 2016. DIA Mangenalku. Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya (Mazmur 139:16). USG adalah alat berteknologi canggih yang memungkinkan kita melihat janin di dalam kandungan. Berbagai informasi yang kita perlukan tentang pertumbuhan janin dapat diketahui: mendengar detak jantung, mengukur lingkar kepala atau badan, mengukur panjang tulang, mengetahui jenis kelamin dan sebagainya. Alhasil, keadaan jabang bayi yang dulu merupakan misteri kini bisa disaksikan melalui layar monitor khusus. Mata Tuhan lebih tajam dan lebih akurat dibandingkan dengan USG tercanggih mana pun. Tuhan bahkan melihat pertemuan sel sperma ayah dan sel telur ibu jauh sebelum USG mampu mendeteksi kehadiran embrio. Dia bukan hanya mampu melihat bentuk dan rupa manusia di dalam rahim, melainkan mengetahui pula dengan pasti seluruh jalan kehidupan setiap orang. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun yang benar-benar mengenal kita selain Tuhan. Dia tahu persis apa yang kita lakukan, kita alami, dan kita rasakan sejak sebelum dilahirkan hingga menutup mata kelak. Konsekuensi pemahaman ini paling tidak ada dua. Pertama, kita tidak bisa lari dan bersembunyi dari hadapan-Nya (ay. 7-12). Kedua, kita bisa merasa tenang, tidak perlu khawatir Dia akan salah memahami keadaan kita (ay. 2-4). Karena Tuhan mengenal kita dengan sebenar-benarnya, kita tidak perlu guncang karena sikap orang lain yang keliru memahami, melecehkan, atau memfitnahkan hal-hal yang jahat kepada kita. Sebaliknya, kita bisa menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan yang maha menyelidiki —NNK. ORANG YANG TERDEKAT SEKALIPUN BISA SALAH MEMAHAMI KITA, TETAPI TUHAN TIDAK PERNAH. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Taswin Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Engkau berfirman, kami berdoa. Kej 3:1, “Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: ‘Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?‘” Ya Bapa di dalam sorga, ajarkan kami tidak meragukan pribadiMu, firmanMu, kehendak dan jalan-jalanMu atas hidup kami. Ajarkan kami percaya sepenuhnya terhadap ketetapan-ketetapanMu, rancanganMu, waktu dan pengaturanMu... Juga kedaulatanMu, sifat dan karakterMu yang adalah kasih semata-mata... Tidak meragukanMu... Mempertanyakan... Curiga dan kecewa sedikitpun atas DiriMu... Sempurnalah pekerjaan tanganMu atas hidup kami... Tidak ada kelalaian dan kesalahan atau keterlambatan dalam pengaturanMu atas kehidupan dan kehidupan kami... Kami percaya sepenuhnya dan kami tetap teguh memeluk Janji dan PribadiMu selama-lamanya... Dalam nama Tuhan kami berdoa, amin.

Ibu Caroline – Bandung
Mazmur 144:12, “Semoga ANAK-ANAK LELAKI kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya; dan ANAK-ANAK PEREMPUAN perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru yang dipahat untuk bangunan istana.” Hidupkan ayat ini, bagi yang punya anak... Powerful banget anak-anak kalau dicetak dengan ayat-ayat oleh ortunya masing-masing. Tiap hari cipta dengan mulut maka kita akan lihat hasilnya karena firman Tuhan itu HIDUP bukan kata-kata biasa.

No comments:

Post a Comment