Wednesday, 6 January 2016

6 Januari 2016



HIGHER & DEEPER



Kedewasaan. Kristus itulah yang kami beritakan kepada setiap orang, kami mengingatkan & mengajar mereka semuanya dengan segala kebijaksanaan. Tujuan kami ialah supaya setiap orang dapat dibawa kepada Allah, sebagai orang yang dewasa dalam hal-hal rohani. Karena sudah bersatu dengan Kristus, untuk mencapai hal itu saya bekerja keras, saya berjuang dengan seluruh tenaga yang diberikan Kristus kepada saya (Kolose 1:28-29/BIS). Bukan usia yang menentukan “kedewasaan” seseorang, melainkan berbagai segi kehidupan seseorang seperti pikriannya, perkataannya, hatinya & gaya hidupnya . “Kedewasaan” adalah hal yang penting, yang semua orang inginkan tetapi tidak mudah dilakukan. Bagi Rasul Paulus kedewasaan adalah keharusan, terutama karena Dia sudah memiliki hidup yang baru dalam Kristus. Dan kedewasaan dimulai dari pikiran (yang diperbaharui), perkataan (perkataan yang selalu membangun positif), hati (yang bertobat & berhenti dengan perbuatan yang mendukakan Roh Kudus) & gaya (cara) hidup yang berbeda. Amin. Adakah hidup baru & “kedewasaan” itu bagian dari hidup kita sekarang??

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin. Daud berhasil disegala pekerjaannya sebab Tuhan menyertai dia. “Menyertai” dalam arti: jalan bersama dengan akrab. Daud sangat berhasil, Saul makin takut. Tiap orang harus mengakui bahwa Tuhan yang membuat kita berhasil. Setiap.kali maju perang, Daud lebih berhasil dari pegawai Saul. Sehingga namanya sangat masyhur (1 Samuel 18:14-15,30; 2 Kor 5:14). Kasih Kristus menguasai kami, kasih Kristus yang menyelamatkan kasih itu juga yang harus ada didalam kita, untuk menumbuhkan dan mendewasakan. Oleh kasih kita akan bertumbuh dewasa dan kuat. Jangan atas dasar yang lain, harus atas dasar kasih. 1 Kor 13:4-7; kasih itu: ...menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, memengharapkan segala sesuatu. Sabar menanggung segala sesuatu. Kasih itu sumber segala yang positif. Baiklah saudara dalam tahun yang baru ini milikilah kekuatan ini. Amin. Happy New Year 2016, kita semua hidup dalam kasihNya. Tuhan akan bertakhta dalam hidup kita. Jbu all.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Mat 21:22 – Dan apa saja yang kamu MINTA dalam DOA dengan penuh KEPERCAYAAN, kamu akan MENERIMANYA! Bank SORGA siap memberi 24 jam... Percaya itu punya KEPASTIAN. Yukkk DOA dipraktekno! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
KERJAKAN yang TERBAIK. Setiap manusia yang hidup di muka bumi ini pastinya harus memperjuangkan kehidupannya sendiri. Apa yang akan mereka makan, di mana mereka akan tinggal dan juga semua hal yang menyangkut tentang kehidupannya haruslah dicarinya sendiri. Tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa kehidupan itu berat. Ketika kita mau berjuang dan bekerja dengan jujur, pastilah banyak pihak-pihak yang tidak senang, terutama iblis. Berbagai macam pencobaan menerpa kehidupan kita untuk mengetahui seberapa besar iman kita kepada-Nya. Saat kita ingin mendapatkan yang terbaik, maka pencobaan selalu menghadang. Dan di saat itu juga banyak orang yang mulai menyerah. Mereka lebih memilih mundur dan mencari tempat yang nyaman menurut kemauannya sendiri. Mereka percaya bahwa keputusannya itu adalah yang terbaik. Sesungguhnya yang Tuhan mau adalah kita tetap berjuang dalam setiap pencobaan yang ada. Tuhan tidak ingin kita menyerah karena Dia selalu ada bersama kita dalam melewati semua pencobaan itu. Tuhan akan selalu memberi kekuatan dan tidak akan membiarkan kita terjatuh. Segala hal yang terjadi dalam kehidupan kita, baik atau buruk, pastilah sudah sesuai dengan rencana Tuhan untuk kehidupan kita. Semua yang telah terjadi adalah kehendak Tuhan dan semua itu pasti akan mendatangkan kebaikan di kemudian hari. Mungkin saat kita kita sedang menjalani kehidupan dengan bercucuran air mata. Namun percayalah bahwa Tuhan tidak akan pernah membiarkan air mata dan pengorbanan kita terbuang begitu saja dengan sia-sia. Tuhan akan memberkati semua yang telah kita lakukan. Mungkin berkat itu tidak langsung kita rasakan karena berkat itu akan nyata tepat pada waktunya. Kerjakan apa yang sudah menjadi bagian kita di dunia ini, selebihnya biarkan mujizat Tuhan yang bekerja dalam kehidupan kita. Gbu.

Xavier Quentin Pranata
“Keindahan suatu persahabatan adalah saat kita bisa saling mengubah dari ulat jadi kupu-kupu.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 6 Januari 2016. Perbendaharaan Kata Negatif. Dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, Saudara-saudaraku, tidak boleh terjadi (Yakobus 3:10). Paijo berkata pada Panjul, “Aku baru tahu, ternyata bosku memiliki empat macam karunia yang belum sempat dicatat rasul Paulus.” Panjul terbengong-bengong, “Apa itu?” Paijo: “Mau tahu? Itu adalah karunia menggerutu, karunia mencela, karunia mengumpat, dan karunia mengutuk.” Panjul: “Ah, kamu ini guyon kok keterlaluan. Jelas yang kamu sebutkan tadi bukan karunia.” Paijo: “Kamu belum tahu sih, betapa manjur kutukan bosku. Tak perlu tunggu lama, pasti terlaksana!” Humor tadi menggambarkan dahsyatnya dampak kata-kata. Rasul Yakobus mengingatkan tentang pentingnya menjaga perkataan. Kita perlu mengekang dan mengendalikan lidah sehingga tidak keluar kata-kata yang menghancurkan orang lain. Bijaksanalah memakai lidah. Tentu saja pemakaian lidah mencerminkan sikap hati. Misalnya, kita tidak mungkin gemar mengerutu jikalau hati kita penuh rasa syukur. Mustahil kita suka mencela dan mengumpat apabila kita menggangap orang lain lebih utama dari diri kita. Tidak mungkin kita mengutuk orang lain apabila hati kita penuh kasih. Di atas semuanya, ingatlah bahwa kita sebenarnya adalah orang hina yang dientaskan oleh Tuhan Yesus dari lumpur dosa. Dan karya penebusan Tuhan juga berlaku bagi sesama kita yang berharga di mata Tuhan sehingga Tuhan pun rela mati bagi orang tersebut. Oleh sebab itu mulai sekarang marilah kita: Stop mengerutu, rajinlah mengucap syukur; stop mencela, usahakanlah memuji; stop mengumpat, seringlah memotivasi; stop mengutuk, selalulah memberkati —HPG. KASIH, KERENDAHAN HATI, DAN RASA SYUKUR MENJAUHKAN KITA DARI MENGERUTU, MENCELA, MENGUMPAT, APALAGI MENGUTUKI SESAMA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Ibu Caroline – Bandung
Spiritual growth isn't complicated its costly. Without prayer, studying the Word, and community you will run dry (Andy Mineo). Petumbuhan rohani tidaklah rumit tetapi itu membayar harga. Tanpa doa, mempelajari Firman, dan komunitas Anda akan kekeringan (Andy Mineo).

NN
NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawakan kaumnya. ABRAHAM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal anak Buah hatinya yang dituggu begitu lama. MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya. Yang mereka tahu adalah bahwa mereka harus patuh pada perintah TUHAN dan tanpa berhenti berharap yang terbaik... Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, TUHAN telah menyiapkan kejutan. BIASANYA tangan-tangan TUHAN bekerja didetik-detik terakhir usaha hamba-Nya. Kalaupun hasil yang kita usahakan jauh dari harapan bahkan menyakitkan, jangan kita berkecil hati, karena kadang TUHAN mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak suka. Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan! Lakukan bagianmu saja, dan Tuhan akan mengerjakan bagianNya. Biarlah... Kekuatan SIMSON, kebijakan SALOMO, kesabaran AYUB, iman ABRAHAM, inspirasi DANIEL, ketulusan ESTER, keberanian, keintiman DAUD, kesalehan HENOKH, kelembutan MUSA, ketaatan YOSUA, kesetiaan RUTH, sukacita HABAKUK menjadi bagian dalam pribadi kita!!! Tetaplah percaya (Mat 21:21), tetaplah berdoa (Mrk 9:23), tetaplah setia (Mat  25:21), tetaplah cari kerajaan Tuhan (Mat 6:33). God bless you.

No comments:

Post a Comment