Saturday, 23 January 2016

23 Januaari 2016



HIGHER & DEEPER




Yohanes 4:13-14, 13Jawab Yesus kepadanya: ‘Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, 14tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus- menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.’” Amin. Air yang diberikan Yesus berarti Hidup KEKAL, untuk memperoleh air hidup ini seseorang harus ‘meminumnya’/tindakan ‘minum’ bukanlah  suatu tindakan yang hanya ‘sesaat’ (1x) saja namun suatu tindakan MINUM yang berulang-ulang atau berkesinambungan. Meminum Air Hidup menuntut persekutuan yang terus menerus dengan SumberNya (Yesus Kristus) sendiri. Tidak seorangpun bisa meminum Air Hidup apabila hubungannya terputus dengan sumberNya, orang-orang yang seperti itu akan menjadi seperti yang dikatakan Petrus “Mata Air yang kering” (2 Petrus 2:17). Amin. Sudahkah kita “Minum Air Hidup” itu setiap hari??

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 78:15 – Dibelah-NYA gunung batu di padang gurun, diberi-NYA mereka minum banyak air seperti dari samudera raya! YESUS sumber Mujizat. Pasti kita alami sekarang. DIA sangat mengasihi kita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
“Di saat kita berada di lembah dan hampir menyerah, kita perlu ingat saat kita berada di bukit dan menerima semua kebaikan Allah.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 23 Januari 2016. Kreatif Menjual Sisir. Karena TUHAN-lah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian (Amsal 2:6). Tiga calon staf pemasaran dites menjual sisir di kompleks biara Shaolin. Tantangan yang cukup pelik karena para biksu berkepala gundul. Calon pertama hanya berhasil menjual satu sisir. Itu pun karena seorang biksu iba melihatnya. Calon kedua berhasil menjual sepuluh sisir. Ia tidak menawarkannya kepada para biksu, tetapi kepada para turis yang berkunjung ke komplek itu. Bagaimana dengan calon ketiga? Ia berhasil menjual 500 sisir! Caranya? Ia menemui kepala biara dan meyakinkan bahwa, dengan dibubuhi tanda tangan kepala biara, sisir itu bisa dijadikan cendera mata unik dari biara itu. Banyak orang menyalahkan keadaan sebagai penghambat keberhasilan. Kita tidak bisa mengatur keadaan seperti yang kita kehendaki. Karena itu kita memerlukan hikmat untuk mengatasi keadaan dan menemukan solusi terbaik. Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian (ay. 6). Dalam studi, pekerjaan, keluarga, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari, banyak masalah yang perlu kita selesaikan. Hikmat lebih dari sekadar pengetahuan. Hikmat memampukan kita menerapkan pengetahuan yang kita miliki dalam situasi keseharian, termasuk situasi yang pelik. Rasul Yakobus mengingatkan bahwa Allah akan memberikan hikmat dengan murah hati jika kita meminta kepada-Nya (Yak. 1:5). Dengan petunjuk hikmat-Nya, dalam situasi yang tampak buntu sekalipun, kita akan dicelikkan untuk melihat jalan terang dan dimampukan untuk mengatasinya —IN. TUHAN MENYEDIAKAN SOLUSI TERBAIK UNTUK SETIAP MASALAH, MINTALAH HIKMAT-NYA UNTUK MENEMUKANNYA. Selamat pagi. Happy weekend. Tuhan Yesus memberkati.

Worship Center Surabaya
Puncak kasih karunia Tuhan bagi kita ialah Yesus Kristus yang diberikan bagi kita, supaya kita luput dari kebinasaan lalu beroleh hidup baru & kekal (Rom. 6:23). Itulah pemberian terbesar bagi kita sebab melalui iman pada kematian & kebangkitan Kristus, kita mendapatkan segala-galanya: pengampunan, pengudusan, pemulihan, kelahiran kembali, sifat-sifat yang baru, pribadi & kuasa Roh Kudus yang diam dalam kita, berkat-berkat rohani & jasmani, seluruh janji jaminan penyertaan Allah sendiri selama hidup di dunia, kesempatan & kekuatan untuk hidup seperti Yesus Kristus hingga kepastian suatu tempat kediaman kekal di sorga kelak. Ya, Allah Bapa kita mengaruniakan bukan hanya berlimpah-limpah namun banyak; bukan hanya sesuatu atau satu-dua hal tetapi segala sesuatu bersama-sama Kristus (Rom. 8:32). Lagipula, secara aktif, hari demi hari, Dia masih & akan terus bekerja atas hidup kita untuk mendatangkan yang terbaik bagi kita (Rom. 8:28). Oh, betapa limpahnya kasih karunia-Nya! Betapa besar tak terhingga kemurahan-Nya! Betapa bergairah-Nya Allah kita melihat kita tak kekurangan suatu apapun! Semuanya cuma-cuma, tanpa harus kita bersusah payah memperolehnya! Pendeknya, Tuhan telah melakukan bagian-Nya untuk membawa kita selamat sentosa hingga akhirnya. Meski begitu, kita harus menyimak kebenaran dengan seksama. Dari Roma 8 pula kita membaca bahwa semua itu diberikan cuma-cuma BUKAN UNTUK SEMUA ORANG SECARA SERTA MERTA namun bagi “mereka yang ada dalam Kristus Yesus” (8:1), “yang oleh Roh mematikan perbuatan-perbuatan dosa” (8:13), “yang mau dipimpin Roh Allah” (ayat 14), “yang mau menderita bersama-sama dengan Kristus” (17), “yang mengasihi Tuhan” (28). Semuanya berbicara mengenai pilihan-pilihan kehidupan, mengenai siapa & apa yang menjadi prioritas-prioritas utama & tertinggi di hidup kita. Kita tidak akan terpisahkan dari kasih Tuhan, asalkan apapun yang terjadi kita memilih tidak kehilangan kasih itu. Itulah bagian kita agar selama-lamanya hidup dalam kasih karunia-Nya. Setujukah Anda? Salam revival! GBU.

No comments:

Post a Comment