Saturday, 2 January 2016

2 Januari 2016

HIGHER & DEEPER

 
Kis 1:16-17, 16Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. 17Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: ‘Orang benar akan hidup oleh iman.’” Dengan tidak merasa ragu-ragu sama sekali atas Injil, Rasul Paulus siap mengabarkan kabar baik itu, karena Injil adalah Kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya (keselamatan diperoleh dengan IMAN, usaha manusia tidak akan menghasilkan apa-apa/sia-sia). Ayat 17: Injil menyatakan kebenaran Allah, maksudnya adalah ketika Injil diberitakan, keadilan Allah dinyatakan & pada saat yang sama kemurahan Allah juga dinyatakan (Injil menujukkan bagaimana manusia berdosa dapat memiliki ‘hubungan yang benar dengan Allah’). Kebenaran yang datang kepada kita melalui Kasih Karunia oleh IMAN berdasarkan karya YESUS KRISTUS, itulah inti dari Injil ‘Kebenaran Allah’. Amin.

Worship Center Surabaya
Sesungguhnya alam semesta yang beredar dalam keteraturan masa demi masa tidak akan demikian jika tangan-tangan Yang Tak Terlihat itu tidak mengendalikannya. Alkitab mengatakan Kristuslah yang menopang semua yang ada (Ibr. 1:3). Walau tidak akan pernah kita tahu persis bagaimana Dia bekerja, Dialah yang menguasai & mengontrol segala sesuatu dalam kemahakuasaan-Nya atas bumi yang kita pijak ini. Tidak hanya itu, karena kasih karunia-Nya pula semua masih berlangsung seperti saat ini -sebab sewaktu-waktu, demi keadilan-Nya, Dia dapat menjatuhkan hukuman atas kejahatan & kesombongan manusia. Akan anak-anakNya, Dia pulalah yang menguatkan & menopang kita dengan kasih-Nya, sejak dalam kandungan sampai di tiap babak dalam hidup kita (Maz. 71:6; 63:9; 54:6). Dia mengasihi kita dengan kasih sempurna lagi kekal. Meski begitu, inilah doa Daud: “Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!”~ Maz. 36:11. Yang dimintanya bukan yang lain. Hanya supaya Tuhan memperpanjangkan selalu kasih-Nya yang tak berkesudahan itu. Sesuatu yang tampak tidak perlu namun inilah maksudnya: -Itu adalah PENGAKUAN bahwa ia tak mampu hidup tanpa  kasih-Nya. Apalah arti hidup walau seluruh dunia dimiliki tapi hati hampa akan kasih sejati, akan puncak segala cinta yaitu kasih murni, tanpa cacat cela & yang ilahi itu? -Itu suatu PERNYATAAN ketergantungan bahwa hanya oleh kekuatan kasih Tuhan, ia dapat melakukan segala sesuatu: hidup dalam kehendak Dia, taat & menyenangkan hati-Nya, menjadi sarana mencerminkan kemuliaan-Nya pada dunia. -Itu adalah PENEGUHAN KEMBALI perjanjian Daud dengan Tuhan. Bahwa Tuhan mencurahkan kasih karunia-Nya selalu sedangkan Daud hidup demi mengenal & mengikut Dia dalam ketulusan. Apakah yang kita mintakan memasuki tahun ke-16 abad ke-21 ini? Apakah yang kita perlukan lebih dari kasih-Nya? Mampukah kita lalui satu menit saja tanpa cinta-Nya? Doakanlah doa Daud di atas. Suatu doa yang Tuhan suka 'tuk mengabulkannya! Salam revival! GBU.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
2 Taw 32:8 – Yang menyertai kita adalah TUHAN, ALLAH kita, yang membantu dan melakukan peperangan bagi kita! Jangan takut, kita disertai, dibantu dan dibela TUHAN YESUS. Melangkah dengan mantap dan pasti mujizat terjadi di awal tahun baru! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
“Walau hidup tak selalu mujur, tapi mulut seharusnya tetap mengucap syukur.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 2 Januari 2016. Tak Pernah Jauh. Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap (Mazmur 121:2-3). Di sebuah suku Indian, anak laki-laki yang sudah cukup umur akan dibawa ke dalam hutan dengan mata tertutup oleh pria dewasa yang bukan keluarganya. Ketika hari gelap, tutup matanya dibuka dan pengantarnya meninggalkannya sendirian. Ia dinyatakan lulus sebagai pria dewasa jika tidak berteriak atau menangis hingga malam berlalu. Saat cahaya pagi mulai merekah, ia melihat ke sekeliling dan terkejut ketika mendapati ayahnya berdiri tidak jauh di belakangnya dengan golok terselip di pinggang dan dalam posisi siap melepaskan anak panah agar tak ada binatang buas yang mendekati anaknya. Sang ayah menjaganya sepanjang malam sambil berdoa agar anaknya tidak berteriak atau menangis. Ada kalanya kita merasa Tuhan seolah meninggalkan kita sendiri. Sendiri di tengah pekat malam, sendiri merangkak dalam ketidakpastian, sendiri bergumul melawan penderitaan, dan sendiri menguatkan langkah menembus terowongan kepahitan. Pemazmur mengingatkan kita tentang Tuhan yang tak akan pernah jauh, bahkan tak pernah terlelap demi menjaga anak-anak-Nya dari panah api si jahat. Mata-Nya mengawasi semua orang yang bernaung di bawah sayap perlindungan-Nya. Seringkali kita tak menyadari kehadiran Allah dalam hidup kita. Rutinitas dan kesibukan menenggelamkan kita. Kita tidak menyadari bahwa Dia adalah Allah yang tak pernah jauh, tak pernah mengecewakan, tak pernah membiarkan kita sendiri. Dalam kesesakan, kebimbangan dan kekecewaan, ingatlah bahwa Tuhan senantiasa dekat merengkuh kita —YES. ALLAH TAK PERNAH PERGI MENJAUH DARI HIDUP KITA; KITALAH YANG PERLU TERUS MENYADARI KEDEKATAN-NYA ITU. Selamat pagi. Welcome Januari. Tuhan Yesus memberkati.

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! BERTUMBUH MENJADI DEWASA DAN KUAT.  Efesus 4:13-16. Dengan demikian kita semua menjadi satu oleh iman yang sama dan pengertian yang sama mengenal Anak Allah. Dan kita menjadi orang yang dewasa yang makin lama makin bertambah sempurna seperti Kristus. Maka kita tidak menjadi anak-anak lagi yang terombang-ambing dan terbawa-bawa kesana kemari oleh arus bermacam-macam pengajaran dari orang-orang yang licik. Mereka menyesatkan orang dengan tipu muslihat mereka. Tidak sebaliknya kita harus menyatakan hal-hal yang benar dengan hati penuh kasih. Sehingga dalam segala hal kita makin lama makin jadi sempurna seperti Kristus. Yang menjadi kepala kita. Dibawah pimpinanNya semua anggota tubuh itu tersusun rapi dan saling dihubungkan oleh sendi-sendinya masing-masing. Dan kalau tiap-tiap anggota itu bekerja seperti yang seharusnya maka seluruh tubuh itu akan bertumbuh menjadi dewasa dan kuat melalui kasih. Kegagalan sangat menakutkan, kejatuhan sangat memalukan, kematian sangat menyedihkan. Tapi mata yang penuh kasih tidak pernah beralih dari kita dan rahmatNya, tidak pernah padam. Amin. Bertumbuh menjadi dewasa dan kuat dan hidup berguna bagi sesama (Roma 8:35). Selamat Tahun Baru 2016. Selamat bersukacita bersama keluarga tersayang. Jbu all.



























No comments:

Post a Comment