Wednesday, 20 January 2016

20 Januari 2016



HIGHER &  DEEPER





Efesus 2:10,“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Kita adalah buatan Allah artinya kita kita adalah Masterpiece/hasil karya seni yang terindah dan paling unggul. Allah menciptakan kita sedemikian indah karena ada sebuah tujuan yang ingin IA capai melalui kehidupan kita yaitu menjadikan kita duta kasih karunianya/‘melakukan pekerjaan baik’. Dan pekerjaan baik yang kita terima hanya dapat dilakukan melalui kasih karunia Allah. Allah telah memulai pekerjaan baik dalam hidup kita (Filipi 1:6). Amin.

Yohanes – Tim Inti CL 3
AMIN. Thanks Ibu Rohaniku yang cantik atas ayat dan kata-kata yang sungguh memberkati hidup saya. Sewaktu saya membaca ayat ini saya teringat langsung dimana ayat ini sama persis sewaktu Pak Lukas bawakan dalam khotbah dimana oleh beliau dikatakan: Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. Jadi arti dari melakukan pekerjaan baik adalah PEKERJAAN yang SUKSES DAN BESAR, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, arti dari supaya kita hidup di dalamnya adalah supaya kita MENGALAMINYA .

Xavier Quentin Pranata
“Tidak ada waktu yang begitu berharga selain kumpul bersama keluarga.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 20 Januari 2016. Penjala Manusia. Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Markus 1:17). “Dunia dilanda oleh berbagai krisis seperti; kemiskinan, penyakit, perang, buta huruf, korupsi, dll. Di tengah krisis yang dialami oleh dunia, banyak orang Kristen bukannya hadir menjadi pemecah masalah melainkan menjadi penyebab persoalan,” tulis Bill Bright. “Ada perbedaan yang mencolok antara orang Kristen abad pertama dengan orang Kristen masa kini. Orang-orang Kristen abad pertama ‘mengacaukan’ dunia dengan berita Injil, tetapi sekarang banyak orang Kristen menjadi agen rahasia dengan mulut beku,” lanjut Bill. Sedangkan Rick Warren menyindir, “Banyak orang Kristen ingin ke surga sembunyi-sembunyi.” Panggilan terhadap murid-murid untuk mengikut Yesus sangat jelas, yaitu menjadi penjala manusia. Yesus berkata, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Panggilan itu direspons dengan baik. Pada akhirnya mereka menjadi penjala manusia yang efektif. Bahkan rela menderita dan mati untuk panggilan itu. Mereka tak hidup lagi sesuka hati, melainkan untuk Tuhan. Mereka melakukannya bukan dengan ketakutan akan hukuman, melainkan karena kasih. Panggilan yang sama juga ditujukan kepada saya dan Anda. Begitu kita menjadi orang percaya, tugas utama kita adalah menjadi penjala manusia. Janganlah khawatir karena tanggung jawab kita adalah mengikuti Dia dan tanggung jawab Dia menjadikan kita penjala manusia. Ikutilah! —PRB. PEKERJAAN PALING BESAR YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH ORANG KRISTEN ADALAH MEMPERKENALKAN YESUS KRISTUS KEPADA ORANG LAIN —Bill Bright. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 42:5b(42-6) – Berharaplah kepada ALLAH! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-NYA, penolongku dan ALLAHku! Bersyukurlah buat semua kebaikan dan pertolongan-NYA. Terima kasih YESUS-ku! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Ibu Caroline – Bandung
Keluaran 13-18. BAPA ajar kami untuk merenungkan betapa bnyk perkara sdh ENGKAU jaga. KAU bela. ENGKAU lindungi, ENGKAU pelihara, ENGKAU luputkan, hidup kami ENGKAU berkati... Begitu dalam kasihMU, ajar kami untuk menyadari kasihMU tidak pernah jauh dari hidup kami. Biarlah didalam setiap langkah kami, kami punya hati dan doa seperti Musa. Guide me LORD. TUHAN tunjukkan jalanmu. Let me see YOUR ways... Berjalanlah bersama kami.... Pimpin kami. Sertai kami. We have knowledge of YOU. And we have grace in our eyes... We will go with YOU and give us rest. Let us see YOUR glory. Perlihatkan kiranya kemuliaan-MU kepada kami... Inilah doa kami: Liching dan Siu. Kami sepakat dan sehati berdoa... Didalam nama TUHAN YESUS Kristus kami alaskan doa ini. Amin.

Bp. Anto – MDC
Renungan pagi: SETITIK AIR. Hari itu saya belanja keperluan pribadi di swalayan. Setelah mengambil segala barang yang saya butuhkan, saya pun buru-buru menuju antrian di kasir. Di depan saya ada seorang anak muda berpenampilan rada sangar dan di depan anak muda itu ada seorang ibu berpenampilan sederhana dengan 2 orang anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir. :Total seluruhnya 145 ribu bu,” kata si neng penjaga kasir tersenyum ramah, jumlah seluruh barang belanjaan si ibu. Ibu itu segera membuka dompetnya, uangnya sedikit  lusuh dan recehan semua,  lalu dia menghitungnya satu persatu dengan wajah tertunduk. Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar. Antrian pun semakin panjang, maklum tanggal muda. Saya lihat wajah si ibu pucat pasi, terlihat jelas ia kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang. Ia mulai berpikir untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya. Seketika tiba-tiba saja anak muda di depan saya yang agak sangar membungkuk sambil memungut uang 50 ribuan yang ada di lantai dan menyodorkannya ke pada ibu itu: “Hati-hati Bu kalau menghitung uang, ini ada selembar uang ibu yang jatuh.” Si ibu yang bengong seperti tak percaya, dengan tangan bergetar menerima uang itu dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si anak muda tersebut. Setelah membayar di kasir dengan gembira kedua anaknya menenteng kantong plastik belanjaan berlalu pergi. Anak muda itu membayar belanjaannya kemudian ia juga segera pergi. Belanjaan buru-buru saya bayar dan saya kejar menyusul anak muda itu. Setelah bertemu, saya berkata: “Dik saya tahu dan lihat, tadi kamu dengan sengaja menjatuhkan uang 50 ribuan untuk adik kasihkan kepada si ibu yang tadi itu, demi Tuhan saya bertanya, bagaimana kamu bisa mendapat ide itu?” Si anak muda dengan santun menjawab: “Tuhan-lah yang mengilhamkan itu pada saya Pak, saya tidak ingin si ibu itu malu di hadapan kita dan anak-anaknya, karena itu Tuhan menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yang bapak lihat.” Ternyata bila hati menginginkan kebaikan, Tuhan akan membantu hambaNya melakukan kebaikan itu dan kebaikan itu hanya mudah dilakukan bagi orang yang memang menginginkannya. “Nikmat dari Allah bukan harta semata, itu juga bekal kita kalau kita dipanggil.” Selamat pagi. Salam damai sejahtera. GBU.

No comments:

Post a Comment