HIGHER &
DEEPER
Efesus 2:10,“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Kita adalah buatan Allah artinya kita kita adalah Masterpiece/hasil karya seni yang terindah dan paling unggul. Allah menciptakan kita sedemikian indah karena ada sebuah tujuan yang ingin IA capai melalui kehidupan kita yaitu menjadikan kita duta kasih karunianya/‘melakukan pekerjaan baik’. Dan pekerjaan baik yang kita terima hanya dapat dilakukan melalui kasih karunia Allah. Allah telah memulai pekerjaan baik dalam hidup kita (Filipi 1:6). Amin.
Yohanes
– Tim Inti CL 3
AMIN.
Thanks Ibu Rohaniku yang cantik atas ayat dan kata-kata yang sungguh memberkati
hidup saya. Sewaktu saya membaca ayat ini saya teringat langsung dimana ayat
ini sama persis sewaktu Pak Lukas bawakan dalam khotbah dimana oleh beliau
dikatakan: Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk
melakukan pekerjaan baik. Jadi arti dari melakukan pekerjaan baik adalah
PEKERJAAN yang SUKSES DAN BESAR, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau,
arti dari supaya kita hidup di dalamnya adalah supaya kita MENGALAMINYA .
Xavier
Quentin Pranata
“Tidak
ada waktu yang begitu berharga selain kumpul bersama keluarga.” Xavier Quentin
Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Rabu, 20 Januari 2016. Penjala Manusia. Yesus berkata kepada mereka,
“Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Markus 1:17).
“Dunia dilanda oleh berbagai krisis seperti; kemiskinan, penyakit, perang, buta
huruf, korupsi, dll. Di tengah krisis yang dialami oleh dunia, banyak orang
Kristen bukannya hadir menjadi pemecah masalah melainkan menjadi penyebab
persoalan,” tulis Bill Bright. “Ada perbedaan yang mencolok antara orang
Kristen abad pertama dengan orang Kristen masa kini. Orang-orang Kristen abad pertama
‘mengacaukan’ dunia dengan berita Injil, tetapi sekarang banyak orang Kristen
menjadi agen rahasia dengan mulut beku,” lanjut Bill. Sedangkan Rick Warren
menyindir, “Banyak orang Kristen ingin ke surga sembunyi-sembunyi.” Panggilan
terhadap murid-murid untuk mengikut Yesus sangat jelas, yaitu menjadi penjala
manusia. Yesus berkata, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala
manusia.” Panggilan itu direspons dengan baik. Pada akhirnya mereka menjadi
penjala manusia yang efektif. Bahkan rela menderita dan mati untuk panggilan
itu. Mereka tak hidup lagi sesuka hati, melainkan untuk Tuhan. Mereka
melakukannya bukan dengan ketakutan akan hukuman, melainkan karena kasih.
Panggilan yang sama juga ditujukan kepada saya dan Anda. Begitu kita menjadi orang
percaya, tugas utama kita adalah menjadi penjala manusia. Janganlah khawatir
karena tanggung jawab kita adalah mengikuti Dia dan tanggung jawab Dia
menjadikan kita penjala manusia. Ikutilah! —PRB. PEKERJAAN PALING BESAR YANG
DAPAT DILAKUKAN OLEH ORANG KRISTEN ADALAH MEMPERKENALKAN YESUS KRISTUS KEPADA
ORANG LAIN —Bill Bright. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz
42:5b(42-6) – Berharaplah kepada ALLAH! Sebab aku akan bersyukur lagi
kepada-NYA, penolongku dan ALLAHku! Bersyukurlah buat semua kebaikan dan
pertolongan-NYA. Terima kasih YESUS-ku! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Ibu
Caroline – Bandung
Keluaran
13-18. BAPA ajar kami untuk merenungkan betapa bnyk perkara sdh ENGKAU jaga.
KAU bela. ENGKAU lindungi, ENGKAU pelihara, ENGKAU luputkan, hidup kami ENGKAU
berkati... Begitu dalam kasihMU, ajar kami untuk menyadari kasihMU tidak pernah
jauh dari hidup kami. Biarlah didalam setiap langkah kami, kami punya hati dan
doa seperti Musa. Guide me LORD. TUHAN tunjukkan jalanmu. Let me see YOUR
ways... Berjalanlah bersama kami.... Pimpin kami. Sertai kami. We have
knowledge of YOU. And we have grace in our eyes... We will go with YOU and give
us rest. Let us see YOUR glory. Perlihatkan kiranya kemuliaan-MU kepada kami...
Inilah doa kami: Liching dan Siu. Kami sepakat dan sehati berdoa... Didalam
nama TUHAN YESUS Kristus kami alaskan doa ini. Amin.
Bp.
Anto – MDC
Renungan
pagi: SETITIK AIR. Hari itu saya belanja keperluan pribadi di swalayan. Setelah
mengambil segala barang yang saya butuhkan, saya pun buru-buru menuju antrian
di kasir. Di depan saya ada seorang anak muda berpenampilan rada sangar dan di
depan anak muda itu ada seorang ibu berpenampilan sederhana dengan 2 orang
anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir. :Total seluruhnya 145
ribu bu,” kata si neng penjaga kasir tersenyum ramah, jumlah seluruh barang
belanjaan si ibu. Ibu itu segera membuka dompetnya, uangnya sedikit lusuh dan recehan semua, lalu dia menghitungnya satu persatu dengan
wajah tertunduk. Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali
memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar. Antrian pun semakin panjang,
maklum tanggal muda. Saya lihat wajah si ibu pucat pasi, terlihat jelas ia
kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang. Ia mulai berpikir
untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya. Seketika
tiba-tiba saja anak muda di depan saya yang agak sangar membungkuk sambil
memungut uang 50 ribuan yang ada di lantai dan menyodorkannya ke pada ibu itu:
“Hati-hati Bu kalau menghitung uang, ini ada selembar uang ibu yang jatuh.” Si
ibu yang bengong seperti tak percaya, dengan tangan bergetar menerima uang itu
dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si anak muda tersebut. Setelah
membayar di kasir dengan gembira kedua anaknya menenteng kantong plastik
belanjaan berlalu pergi. Anak muda itu membayar belanjaannya kemudian ia juga
segera pergi. Belanjaan buru-buru saya bayar dan saya kejar menyusul anak muda
itu. Setelah bertemu, saya berkata: “Dik saya tahu dan lihat, tadi kamu dengan
sengaja menjatuhkan uang 50 ribuan untuk adik kasihkan kepada si ibu yang tadi
itu, demi Tuhan saya bertanya, bagaimana kamu bisa mendapat ide itu?” Si anak
muda dengan santun menjawab: “Tuhan-lah yang mengilhamkan itu pada saya Pak,
saya tidak ingin si ibu itu malu di hadapan kita dan anak-anaknya, karena itu
Tuhan menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yang bapak lihat.”
Ternyata bila hati menginginkan kebaikan, Tuhan akan membantu hambaNya
melakukan kebaikan itu dan kebaikan itu hanya mudah dilakukan bagi orang yang
memang menginginkannya. “Nikmat dari Allah bukan harta semata, itu juga bekal
kita kalau kita dipanggil.” Selamat pagi. Salam damai sejahtera. GBU.

No comments:
Post a Comment