HIGHER &
DEEPER
Matius
13:23, “Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman
itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada
yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.” Seberapa dalam
kita MENGENAL firman-Nya?? Apakah kita TEKUN dalam membaca Alkitab &
MENYEDIAKAN waktu untuk Tuhan berbicara kepada kita, serta kita berbicara
kepadaNya/DOA?? Semakin kita mengenal & menghayati kebenaran firmanNya,
kita akan mendapat PENGERTIAN & pasti akan BERBUAH berlipat kali ganda.
Amin. Pertumbuhan adalah proses seumur hidup & “berbuahlah” sepanjang musim
kehidupan kita .
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 14 Januari 2016. Tujuan Ibadah Kita. Dengan demikian bukan saja
usaha kita akan dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, akan
kehilangan artinya... (Kisah Pr. Rasul 19:27). Kekuatan sebuah negara
ditentukan oleh kondisi ekonominya. Jika ekonomi memburuk, kekuatan negara akan
melemah. Berapa banyak negara di dunia ini yang terancam bangkrut karena krisis
ekonomi? Jika ekonomi hancur, para politisi pun akan jatuh. Jika seseorang kehilangan
mata pencahariannya, hidupnya pun bisa goyah. Itulah yang terjadi di Efesus.
Warga kota ini menjadikan Dewi Artemis sebagai sesembahan mereka. Kondisi ini
menguntungkan para pengrajin perak yang membuat dan menjual patung-patung dewi
Artemis. Keadaan itu mulai berubah ketika Paulus berhasil menyadarkan sebagian
orang Efesus bahwa hanya ada satu Allah yang sejati, dan banyak dari mereka
yang berhenti menyembah Artemis itu. Salah satu dampaknya, bisnis para
pengrajin itu ikut terancam. Inilah yang memicu kerusuhan dan kekacauan di kota
itu. Apa yang terjadi dan dialami para pengrajin perak itu memberi pelajaran
berharga bagi kita. Apa sebenarnya tujuan ibadah dan penyembahan kita kepada
Allah? Para pengrajin perak Efesus berusaha mati-matian mempertahankan kegiatan
ibadah penyembahan kepada Artemis untuk melindungi sumber penghasilan mereka.
Bagaimana dengan kita? Apakah motivasi penyembahan kita kepada Allah adalah
untuk mendapatkan mata pencaharian dan jalan memperoleh keuntungan? Semoga
motivasi ibadah kita bukan seperti itu! Beribadahlah kepada Allah dengan
motivasi yang benar, yaitu karena kita rindu untuk mengenal pribadi-Nya, bukan
karena mengejar berkat-Nya —SYS. AKANKAH KITA MARAH JIKA TERNYATA KITA TIDAK
MENERIMA APA YANG KITA HARAPKAN DARI PENYEMBAHAN KITA KEPADA ALLAH? Selamat
pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Maz
20:9 – Mereka rebah dan jatuh, tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak! Yes,
kita pasti lebih dari PEMENANG. Ayo semangat, bangkitkan IMAN kita. YESUS tolong!
Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Xavier
Quentin Pranata
“Kesederhanaan
adalah jembatan persaudaraan universal.” Xavier Quentin Pranata.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
++
TUHAN MEMANDANG JAUH KE DEPAN ++. Manusia hanya bisa memandang apa yang terjadi
didepan mata, tapi Tuhan memandang jauh ke depannya, tidak semua impian bisa
sesuai dengan harapan, terkadang impian harus melalui proses baru bisa
dinikmati. Ketika Yusuf bermimpi akan menjadi penguasa, dalam mimpinya dia akan
disanjung & disembah, tapi kenyataannya, dia dijual jadi budak, difitnah
dan harus mendekam dalam penjara, tapi walau dia harus bergumul hidup dalam
jeruji besi, pemeliharaan Tuhan tetap ada & selalu menyertainya, hingga
saat tiba waktunya Tuhan, dia dipulihkan & menjadi orang kepercayaan raja.
Seorang yang dekat kepada Tuhan bukan berarti tidak ada air mata, tapi suatu
saat Tuhan akan gantikan air mata menjadi mata air, seorang yang tekun berdoa,
bukan berati tidak ada masa-masa sulit, tapi suatu saat pasti ada kelegaan, seorang
yang taat kepada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan, tapi suatu saat
Tuhan gantikan kekurangan itu menjadi kelimpahan, yang pasti orang tersebut
akan selalu mengalami penyertaan dari Tuhan. Imani apa yang kita yakini,
percaya atas pemeliharaan dan keberadaanNya, berserahlah kepada Tuhan, biarkan
Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Tuhan tahu waktu yang
tepat untuk memberikan yang terbaik, amin. Ketika Ia mendatangkan kelaparan ke
atas negeri itu, dan menghancurkan seluruh persediaan makanan, diutusNyalah
seorang mendahului mereka; Yusuf, yang dijual menjadi budak. Mereka mengimpit
kakinya dengan belenggu, lehernya masuk ke dalam besi, sampai saat firmanNya
sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya. Raja menyuruh melepaskannya,
penguasa bangsa-bangsa membebaskannya (Maz 105:16-20).
Tante
Elisabeth – NTT
Ya
amin! JANGAN SALAH MENGGUNAKAN FIRMAN. Yeremia 23:29. 5 Gambaran. Tuhan memakai
gambaran-gambaran ini didalam Alkitab kepada kita supaya kita memahami betul
tentang Alkitab dan kumpulan kertas-kertas yang diilhami oleh Roh Kudus kepada
yang menulis Alkitab ini sehingga didalam firmanNya mengandung kuasa Tuhan yang
sangat dahsyat. Pada mulanya adalah firman Yohanes 1:1. Gambaran 1: Firman
Tuhan seperti api yang artinya firman Tuhan itu mempunyai sifat menghangatkan
dan bukan membakar. Jangan salah menggunakan firman Tuhan yang semestinya
firman Tuhan itu untuk menghangatkan jemaat yang mengalami masalah tetapi ada
juga firman Tuhan untuk membakar jemaat sehingga jemaat mengalami luka batin.
Gambaran 2: Firman Tuhan seperti palu yang artinya firman Tuhan itu dipakai
untuk mendorong bagi jemaat yang lemah karena palu harus dipakai hal yang
positif bukan yang negatif sehingga dengan tuntunan Roh Kudus palu tersebut
untuk membuat hati yang terluka bisa pulih kembali. Dan palu bukan untuk
menghancurkan tetapi untuk membangun. Gambaran 3: Ibrani 4:12. Firman Tuhan
bagaikan pedang permata dua yang artinya pedang itu menusutk sampai kedalam
untuk membenarkan hidup kita ke jalan Tuhan, sehingga hidup kita sesuai dengan
firman. Gambaran 4: Mazmur 119:105. Firman Tuhan adalah pelita bagi kaki dan
terang bagi jalan kita, supaya kita tidak salah jalan dan berjalan dalam
kebenaran. Gambaran 5: 1 Kor 8:1-2. Firman Tuhan itu adalah cermin, guna cermin
adalah untuk melihat keberadaan kita apakah hidup kita tidak salah jalan untuk
ikut Tuhan sehingga hidup kita boleh menjadi teladan bagi orang lain. Kalau
kita mau mendapatkan berkat dari Tuhan, mari kita melakukan 5 gambaran prinsip
hidup dalam kebenaran firman Tuhan maka kita tidak akan salah menggunakan
firman Tuhan dan kita diberkati Tuhan. Amin. Mari bersaat teduhlah untuk
mengkaji 5 gambaran prinsip hidup dalam kebenaran firman Tuhan maka kita tidak
akan salah menggunakan firman Tuhan dan kita diberkati Tuhan. Selamat sore. Jbu
all.
Worship
Center Surabaya
Di
era yang sudah sangat modern ini, pendidikan merupakan salah satu kebutuhan
mutlak dalam kehidupan. Dan jika berabad-abad yang lampau, manusia telah
mengajar & mendidik anak-anak mereka, betapa lebih perlunya didikan
diberikan pada masa kini & selanjutnya. Bukan saja akan ilmu pengetahuan
atau sains; juga tidak sekedar keterampilan dalam bekerja atau berbisnis.
Manusia-manusia akhir zaman memerlukan didikan akan prinsip-prinsip hidup yang
benar yang menjadi intisari hakikat menjadi manusia. Maka itu, banyak pakar
pendidikan & sosial merasa perlu menanamkan kembali nilai luhur masa lampau
entah itu terkait karakter bangsa, cinta pada negara atau tata krama yang
beradab bagi generasi selanjutnya. Jika ia bukan pribadi yang bodoh, tiap-tiap
orang tua pasti berusaha agar anak-anak mereka semaksimal mungkin mendapatkan
pendidikan yang baik, di rumah atau di sekolah. Dengan harapan, anak-anak
mereka menjadi insan-insan yang baik, membawa manfaat, bahkan menjadi
kebanggaan diri & keluarganya. Jika orang tua dunia mendidik anak-anak
mereka, tidakkah Allah sebagai Bapa Sorgawi kita tidak melakukannya? Jawabannya
jelas. Itu sebabnya mengapa Tuhan memberikan kitab-kitab hikmat seperti Ayub,
Amsal & Pengkhotbah. Dia ingin kita, umat-Nya, belajar tentang apa-apa yang
terpenting & terbaik menurut sudut pandang-Nya selama kita hidup di dunia
ini. Tidak hanya tu. Tuhan MENDIDIK kita dalam sekolah kehidupan. Kita sering
menamainya PROSES TUHAN. Ya, kehidupan kita sebenarnya ialah proses Tuhan
menjadikan kita anak-anak-Nya yang bijaksana, penuh hikmat, tahu bagaimana
menghadapi tantangan hidup & mengerjakan hal-hal yang baik, menjadi
beruntung & sukses hingga dimampukan menjadi terang & berkat bagi mereka
yang bukan umat Tuhan. Sebab itu perhatikanlah, jalanilah & ikutilah
didikan & proses Tuhan dalam hidup Anda sebab “siapa mengindahkan didikan,
menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat” (Ams.
10:17). Yang absen dalam sekolah Tuhan akan sesat & celaka. Adakah kita
masih akan lari dari proses-Nya? Salam revival! GBU.

No comments:
Post a Comment