Monday, 30 November 2015

TEMPTATION Part 2

TEMPTATION

 TEMPTATION Part 2
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church,
08 November 2015)


Intro:
Godaan pasti akan menyerang kita. Anda bisa tidak memikirkannya atau memikirkannya, ada hal yang akan muncul di pikiran, di perasaan dan mulai menarik Anda pelan-pelan seperti seorang pemancing dapat ikan di umpannya.

Kita semua pasti akan ketemu dengan banyak godaan dalam hidup ini. Anda jangan bilang, saya ini anti goda, saya kuat, saya tidak gampang tergoda. Anda hanya harus tahu 1 hal. GODAAN adalah salah satu senjata yang Iblis gunakan bertubi-tubi dan dengan banyak macam jenis, untuk menyerang Anda dan saya!

YAKOBUS 1:13-15
“Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: ‘percobaan ini datang dari Allah!’ Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.”

Godaan selalu membawa kita kepada dosa. Dosa membawa kita kepada kematian. Kematian pernikahan, kematian karir, kematian hubungan, kematian keuangan, kematian rohani, kematian pertumbuhan.

Ada Lingkaran (Circle) Godaan:

  1. LEVEL MENGGODA
Illustrasi : Anak kecil kalau di kasih tahu JANGAN, dia akan mendekati barang tersebut, ingin tahu, mencari tahu dan sebisa mungkin sedekat mungkin dengan barang tersebut. Contoh: Lot mendirikan kemahnya dekat Sodom (KEJADIAN 13:12-13). Lot menggoda dosa!

Pertanyaan yang harus Anda renungkan:
Adakah hal-hal yang Anda sedang main-main (goda-goda), yang harusnya Anda lari dari hal tersebut? (Is there anything you’re flirting with that you should be fleeing from?). Sehingga yang ditanyakan, bukan seberapa dekat kita boleh dengan dosa, tapi seberapa jauh kita bisa menjauh dari dosa, dan seberapa dekat kita bisa lebih dekat dengan Yesus!

  1. LEVEL LOGIKA
We razionalise everything! Artinya: kita selalu punya alasan dari semua yang kita lakukan.

Contoh : Lot diam di Sodom (KEJADIAN 14:11-12). Dulu Lot hanya berkemah dekat Sodom, tapi sekarang Lot diam di Sodom. Itu terjadi, karena Lot pasti punya alasan akan apa yang dia lakukan.

Perhatikan: kalau Anda sudah mulai menemukan dan membuat banyak alasan soal kenapa Anda salah dan tetap dalam hidup salah, itu karena Anda sudah mulai duduk dan diam dalam godaan yang sudah jadi dosa tersebut. Melogikakan godaan/dosa seringkali terjadi dalam hidup kita.


  1. LEVEL MENGUBAH
SEMAKIN LAMA ANDA DALAM GODAAN DOSA, SEMAKIN DOSA ITU MERUBAH ANDA! Makin lama makin menjadi lebih buruk.

Salah satu kebohongan godaan adalah: ini hidupku dan ini tanggung jawabku. Tapi ingatlah, dalam setiap godaan, ada resiko yang lebih besar dari yang kita pikir. Godaan akan merusak masa depan kita, masa depan keluarga kita dan iman kita.

Contoh: LOT itu sudah dirubah oleh dosa dan godaan. Karena dia sudah tinggal di Sodom selama 13 tahun!!! Perhatikan perubahan hidupnya

KEJADIAN 19:1-8

Bagaimana LOT bisa sampai jadi seperti itu? Bagaimana bisa pikirannya seperti itu. Mau memberi anaknya ke kelompok orang yang penuh nafsu, yang lagi ingin melakukan Gang Rape – pesta sex bersama. Lot hidupnya dirubah oleh dosa!

Illustrasi: Trainer dan Killer Whale!
Cepat atau lambat, siapapun yang hidup dalam godaan dan dosa akan dimakan habis! Godaan dan dosa merubah kita! Jadi lebih buruk!

  1. LEVEL MENGHANCURKAN
Godaan dan Dosa selalu menghancurkan orang.

Contoh : Godaan dan dosa memakan habis mental, pikiran dan kekayaan Lot, serta keluarganya

KEJADIAN 19:30-38

Perhatikan Circle Godaan dan Dosa:
Menggoda – Logika – Merubah – Merusak
Dari kita digoda dan menggoda, lalu kita me-Logika-kan kenapa kita boleh tergoda dan tetap tergoda, lalu Godaan dan Dosa itu MERUBAH kita dan akhirnya MERUSAK kita!!

ANDA BISA KELUAR DARI LINGKARAN GODAAN.
Apa yang harus kita lakukan? MENGAKU KEPADA TUHAN.

1 Yohanes 1:9
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Kesalahan orang dari ayat ini: aku dosa, aku minta ampun, dan aku akan dosa lagi, 'kan nanti aku bisa minta ampun lagi. Mengaku dosa itu bukan informative, tapi transformative!

Artinya: mengaku dosa itu artinya kita mau berubah dan mau hidup seperti yang Tuhan mau (bukan siap-siap untuk dosa lagi)

Yakobus 5:16
“karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya.”

Artinya: jangan sembarang cerita ke orang.
Tapi temukan otoritas orang di sekitar kita yang bisa menjaga cerita hidup kita. Akui kelemahan kita dan bilang aku akan berubah. Disitu ada kekuatan yang menyembuhkan dan memulihkan kita. Mengaku kepada Tuhan itu termasuk mengaku kepada orang yang bisa dipercaya.

“Tuhan bisa memulihkan kita, dalam kondisi apapun kita berada.”



No comments:

Post a Comment