TEMPTATION
TEMPTATION
Part 2
(Diambil
dari Khotbah Alfa Omega Church,
08
November 2015)
Intro:
Godaan pasti akan
menyerang kita. Anda bisa tidak memikirkannya atau memikirkannya, ada hal yang
akan muncul di pikiran, di perasaan dan mulai menarik Anda pelan-pelan seperti
seorang pemancing dapat ikan di umpannya.
Kita semua pasti
akan ketemu dengan banyak godaan dalam hidup ini. Anda jangan bilang, saya ini
anti goda, saya kuat, saya tidak gampang tergoda. Anda hanya harus tahu 1 hal.
GODAAN adalah salah satu senjata yang Iblis gunakan bertubi-tubi dan dengan
banyak macam jenis, untuk menyerang Anda dan saya!
YAKOBUS 1:13-15
“Apabila seorang
dicobai, janganlah ia berkata: ‘percobaan ini datang dari Allah!’ Sebab Allah tidak
dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi
tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan
dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa;
dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.”
Godaan selalu
membawa kita kepada dosa. Dosa membawa kita kepada kematian. Kematian
pernikahan, kematian karir, kematian hubungan, kematian keuangan, kematian
rohani, kematian pertumbuhan.
Ada Lingkaran (Circle)
Godaan:
- LEVEL MENGGODA
Illustrasi : Anak
kecil kalau di kasih tahu JANGAN, dia akan mendekati barang tersebut, ingin
tahu, mencari tahu dan sebisa mungkin sedekat mungkin dengan barang tersebut.
Contoh: Lot mendirikan kemahnya dekat Sodom (KEJADIAN 13:12-13). Lot menggoda
dosa!
Pertanyaan yang
harus Anda renungkan:
Adakah hal-hal yang
Anda sedang main-main (goda-goda), yang harusnya Anda lari dari hal tersebut? (Is
there anything you’re flirting with that you should be fleeing from?).
Sehingga yang ditanyakan, bukan seberapa dekat kita boleh dengan dosa, tapi
seberapa jauh kita bisa menjauh dari dosa, dan seberapa dekat kita bisa lebih
dekat dengan Yesus!
- LEVEL LOGIKA
We razionalise
everything! Artinya: kita selalu punya alasan dari
semua yang kita lakukan.
Contoh : Lot diam
di Sodom (KEJADIAN 14:11-12). Dulu Lot hanya berkemah dekat Sodom, tapi
sekarang Lot diam di Sodom. Itu terjadi, karena Lot pasti punya alasan akan apa
yang dia lakukan.
Perhatikan: kalau
Anda sudah mulai menemukan dan membuat banyak alasan soal kenapa Anda salah dan
tetap dalam hidup salah, itu karena Anda sudah mulai duduk dan diam dalam
godaan yang sudah jadi dosa tersebut. Melogikakan godaan/dosa seringkali
terjadi dalam hidup kita.
- LEVEL MENGUBAH
SEMAKIN LAMA ANDA
DALAM GODAAN DOSA, SEMAKIN DOSA ITU MERUBAH ANDA! Makin lama makin menjadi
lebih buruk.
Salah satu
kebohongan godaan adalah: ini hidupku dan ini tanggung jawabku. Tapi ingatlah,
dalam setiap godaan, ada resiko yang lebih besar dari yang kita pikir. Godaan
akan merusak masa depan kita, masa depan keluarga kita dan iman kita.
Contoh: LOT itu
sudah dirubah oleh dosa dan godaan. Karena dia sudah tinggal di Sodom selama 13
tahun!!! Perhatikan perubahan hidupnya
KEJADIAN 19:1-8
Bagaimana LOT bisa
sampai jadi seperti itu? Bagaimana bisa pikirannya seperti itu. Mau memberi
anaknya ke kelompok orang yang penuh nafsu, yang lagi ingin melakukan Gang Rape
– pesta sex bersama. Lot hidupnya dirubah oleh dosa!
Illustrasi: Trainer
dan Killer Whale!
Cepat atau lambat,
siapapun yang hidup dalam godaan dan dosa akan dimakan habis! Godaan dan dosa
merubah kita! Jadi lebih buruk!
- LEVEL MENGHANCURKAN
Godaan dan Dosa
selalu menghancurkan orang.
Contoh : Godaan dan
dosa memakan habis mental, pikiran dan kekayaan Lot, serta keluarganya
KEJADIAN 19:30-38
Perhatikan Circle
Godaan dan Dosa:
Menggoda – Logika –
Merubah – Merusak
Dari kita digoda
dan menggoda, lalu kita me-Logika-kan kenapa kita boleh tergoda dan tetap
tergoda, lalu Godaan dan Dosa itu MERUBAH kita dan akhirnya MERUSAK kita!!
ANDA BISA KELUAR
DARI LINGKARAN GODAAN.
Apa yang harus
kita lakukan? MENGAKU KEPADA TUHAN.
1 Yohanes 1:9
“Jika kita
mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni
segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
Kesalahan orang
dari ayat ini: aku dosa, aku minta ampun, dan aku akan dosa lagi, 'kan nanti
aku bisa minta ampun lagi. Mengaku dosa itu bukan informative, tapi transformative!
Artinya: mengaku
dosa itu artinya kita mau berubah dan mau hidup seperti yang Tuhan mau (bukan
siap-siap untuk dosa lagi)
Yakobus 5:16
“karena itu
hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Doa orang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya.”
Artinya: jangan
sembarang cerita ke orang.
Tapi temukan
otoritas orang di sekitar kita yang bisa menjaga cerita hidup kita. Akui
kelemahan kita dan bilang aku akan berubah. Disitu ada kekuatan yang
menyembuhkan dan memulihkan kita. Mengaku kepada Tuhan itu termasuk mengaku
kepada orang yang bisa dipercaya.
“Tuhan bisa
memulihkan kita, dalam kondisi apapun kita berada.”
No comments:
Post a Comment