TEMPTATION
Seorang hamba Tuhan besar, Billy
Graham, berkata bahwa manfaat-manfaat kekristenan sangat besar (firman Tuhan
pun mengatakan demikian, ada janji-janji yang luar biasa di dalam Allah). Ia
mengajarkan bahwa seringkali proses atau ujian menuju janji Allah tersebut
membuat kita kewalahan atau kehilangan sukacita. Tidak mudah melalui
ujian-ujian tersebut, tapi melalui Yesus Kristus kita belajar bahwa sesuatu
yang sulit bukanlah alasan untuk kita tidak mentaati Bapa di sorga.
Seperti bangsa Israel mengalami
proses berjalan di padang gurun selama 40 tahun, dari satu tempat persinggahan
ke tempat persinggahan lain. “Kemudian berangkatlah orang Israel, lalu berkemah
di Obot... berkemah di lembah Zered... dari Matana ke Nahaliel; dari Nahaliel
ke Bamot” (Bilangan 21:10-20). Mereka berkemah berdasarkan tuntunan Allah. Bila
tiang awan Allah pergi, mereka membongkar kemah mereka. Kemudian mereka
berkemah lagi, begitu seterusnya. Kelihatannya tempat-tempat ini bukanlah
tempat yang berarti dan tidak terjadi apa-apa, tidak ada kejadian spektakuler
di dalamnya. Namun, tempat-tempat inilah yang merajut perjalanan Israel menuju
ke tanah perjanjian.
Di dalam perjalanan-perjalanan
inilah, bangsa Israel mengalami banyak pencobaan untuk mengetahui isi hati
mereka dan menguji percaya mereka kepada Tuhan. Semua perjalanan ini berarti,
semuanya diperhatikan oleh Allah.
Pilihlah untuk berjalan dalam
ketaatan dan percaya kepada Allah. Kenalilah Ia sebagaimana adanya Dia, bukan
dari perspektif manusia atau kata orang, bukan dari keadaan atau kondisi. Saat
menunggu penggenapan janjiNya terasa makin sulit, ayo kita makin tanamkan diri
kita dalam FIRMAN Tuhan. Jangan menyerah. Tuhan Yesus memberkati.
-- Kwee Siu Siang
No comments:
Post a Comment