TEMPTATION
Matius 7:7, “Mintalah,
maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka
pintu akan dibukakan bagimu.” Amin. Kita mungkin tidak tahu bagaimana/kapan
DOA kita akan dijawab, tetapi kita dapat terus menerus mencurahkan isi hati
kita kepadaNya melalui DOA. Menanti-nantikan jawaban DOA tidak mudah, tetapi
pada akhirnya pasti INDAH. Apakah ada beban yang ingin kita sampaikan dari dalam hati kita? Maukah
kita tetap mempercayaiNya?? Orang yang mengenal namaMu, percaya kepadaMu sebab
tidak KAU tinggalkan orang yang mencari Engkau ya Tuhan (Maz 9:11). Tetaplah
percaya, tetaplah meminta, tetaplah BERDOA. Amin.
Respon 1
The day you stop
worrying will be the first day of your new life, anxiety takes you in circles,
trust in God & become free. Di hari kau berhenti khawatir akan menjadi hari
pertama di kehidupan barumu. Kecemasan akan membawamu ke dalam lingkaran yang
tak terputus, percayalah pada Tuhan, dan menjadi bebas. (Ibu Caroline –
Bandung)
Respon 2
Jangan gentar dan
putus asa ketika pergumulan dan masalah menghadang. Tetap percaya dan lihat
bagaimana Tuhan menolong. Keluaran 18:8, ‘Sesudah itu Musa menceritakan kepada
mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir
karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana
TUHAN menyelamatkan mereka.’ Tetap kuat didalam Tuhan. (GNCC)
Respon 3
Salah satu karakter
Tuhan kita adalah kebaikan. “Tuhan itu baik...” (Maz. 136:1; 135:3; 100:5;
118:1). Itu berarti apapun yang berasal daripada-Nya adalah baik.
Pikiran-pikiranNya, perasaan-perasaanNya, perkataan-perkataan &
ketetapan-ketetapanNya, keputusan-keputusanNya, kebijakan-kebijakan-Nya hingga
seluruh tindakan-tindakanNya -selama-lamanya baik bagi semesta alam. Tidak ada
yang buruk atau jahat keluar dari-Nya. Dalam Matius 5:45, Yesus bahkan
menegaskan bahwa Bapa sorgawi kita sangat baik sehingga masih menerbitkan
matahari & menurunkan hujan bagi orang-orang yang benar maupun yang tidak
benar! Kebaikan Tuhan ialah natur (sifat hakiki)-Nya. Demikianlah adanya Dia.
Itu tidak bergantung pada penilaian apapun & siapapun. Seandainya saja
seluruh manusia sepakat bahwa Dia jahat, Dia tetaplah baik. Akan ada waktunya
ketika segala rahasia dibuka di depan mata setiap manusia & tidak akan ada
lagi yang dapat menyangkal bahwa memang benar Dia baik. Bagaimana dengan kita?
Menerima secara mental bahwa Tuhan itu baik mungkin tidak terlalu sukar
-lebih-lebih dalam kondisi kehidupan yang nyaman & menyenangkan. Namun,
memproklamasikan Dia itu baik, saat banyak hal yang menyakitkan terjadi atas
kita, ialah suatu tingkatan yang berbeda. Di sini iman, pengharapan & kasih
kita pada Tuhan benar-benar diuji. Masihkah kita percaya bahwa Dia baik &
semua yang terjadi itu bagian dari kebaikan-Nya? Bahwa apa yang diijinkan-Nya
itu, yang diputuskan-Nya terjadi atas kita walau terasa buruk & menyakitkan,
merupakan sesuatu yang baik bagi kita? Sama sekali tidak mudah. Pada titik itu,
banyak yang akhirnya melepaskan imannya. Kanak-kanak sering tidak mampu
memahami arti didikan orang tuanya. Baru setelah dewasa, mereka tahu orang tua
telah melakukan yang baik bagi mereka. Hanya yang bertumbuh menjadi dewasa
rohani akan memahami bahwa di setiap peristiwa SELALU ADA kebaikan Tuhan. Sebab
itu, tetaplah percaya akan kasih-Nya & jadilah dewasa dalam hidup rohani
Anda. Bukankah kelak di suatu waktu, suatu tempat & suatu keadaan, Anda
akan benar-benar menyadari kebaikan-Nya? Salam revival! GBU. (Woship Center
Surabaya)

No comments:
Post a Comment