TEMPTATION
Lukas 11:13, “Jadi
jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu,
apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang
meminta kepada-Nya.” Amin. Adakalanya kita bisa mengalami kegelisahan,
takut, khawatir saat ditinggalkan oleh orang-orang yang kita kasihi. Mungkin
karena harus bekerja d itempat yang jauh atau bahkan oleh kematian. Tetapi kita
perlu ingat bahwa meski kita ‘ditinggallkan’, DIA Allah yang tidak pernah
meninggalkan kita, bahkan DIA berjanji menyertai kita. DIA telah mengutus Roh
Kudus-Nya untuk tinggal bersama-sama kita, bahkan DIA Penolong kita
satu-satuNya. Apakah kita masih tetap percaya bahwa Roh Kudus memberi kita
KUASA untuk menghadapi ‘godaan’. Apakah kita masih tetap percaya bahwa DIA
menyertai kita setiap waktu dalam menghadapi ‘godaan’/tantangan dalam kehidupan
ini?? Amin.
Respon 1
Nikmatilah kebaikan
Tuhan yang LIMPAH dalam hidupmu. Mazmur 31:20, ‘Alangkah limpahnya kebaikan-Mu
yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan
bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!’ (GNCC)
Respon 2
“Pemimpin harus
tahu bebal-kritis otak rakyatnya, kembang-kemping nafasnya, dan tebal-tipis
dompetnya.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 3
SAAT TEDUH. Selasa,
24 November 2015. Hidup Bagi Kristus. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya:
Bahwa kamu telah mati terhadap dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus
Yesus (Roma 6:11). Kita cukup sering mendengar berita tentang kekerasan majikan
terhadap pembantu rumah tangganya, mulai dari penyekapan sampai penyiksaan, dan
ada yang berujung kematian. Sungguh sangat menyedihkan. Kebutuhan finansial
yang mendesak sering membuat para korban kurang memperhatikan pentingnya
mengetahui profil majikan sebelum menjadi pekerjanya. Sebelum mengenal Kristus,
kita manusia adalah hamba dosa. Majikan kita ini sifat dan tabiatnya
mencelakakan kita, berpotensi mendatangkan musibah yang fatal dan petaka atas
diri kita. Sebaliknya, setelah kita percaya kepada Kristus, otomatis Dia
menjadi Tuan kita yang baru, dan Kristus menjalankan ketuhanan-Nya bukan untuk
menyenangkan diri-Nya (Rm. 15:3), melainkan untuk menolong para hamba-Nya.
Seperti kata Rebecca Pippert dalam buku Out of the Salt-Shaker and Into the
World, Yesus adalah “satu-satunya di alam semesta yang dapat mengendalikan
tanpa menghancurkan kita.” Kristus adalah Tuan yang melepaskan kita dari kekejaman
dosa dan menggerakkan umat tebusan-Nya untuk bertindak atas nama-Nya dan hidup
dalam kemerdekaan yang utuh (Rm. 6:8-11). Sungguh jauh berbeda dari tuan-tuan
yang ada di dunia ini! Kedewasaan rohani orang Kristen dimulai pada saat ia
menyadari siapa Kristus yang sebenarnya. Pada saat itu, kita akan melihat
perintah dan kehendak Tuhan sebagai sebuah kesukaan, bukan beban, dan ketaatan
bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dalam hidup kita
—NW. TUAN DI DUNIA MEMBELENGGU HAMBA-NYA; SEBALIKNYA, KRISTUS MEMERDEKAKAN
HAMBA-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 4
Karena persaingan
yang sangat keras, orang-orang yang berkecimpung di dunia sekuler atau
marketplace banyak yang meyakini bahwa hasil yang besar sukar dicapai tanpa
melakukan kecurangan di sana sini. Sama seperti politik, bisnis sering
dipandang sebagai sesuatu yang kotor. Jadi, adalah biasa & wajar jika
kemudian cara-cara kotor pun dipergunakan demi meraih hasil & memenangkan
persaingan. Tepatkah itu? Apa yang ditunjukkan Alkitab mengenai hal ini bisa
jadi menjungkirbalikkan pemikiran-pemikiran yang ada. Contoh terbaik dalam
dunia marketplace salah satunya ditampilkan oleh Daniel. Seluruh kitab
sesungguhnya berbicara mengenai sepak terjang Daniel sebagai hamba Tuhan yang
dipanggil di bidang sekuler. Fakta-fakta menarik sekaligus mengejutkan a.l.:
-Daniel menjadi orang kepercayaan setiap pergantian raja terjadi. -Menghadapi
siasat-siasat jahat pesaing-pesaingnya, ia tidak ikut bermain curang. -Ia tidak
berpindah keyakinan imannya demi jabatan. -Ia dikasihi & dikagumi
atasan-atasannya. -Ia pun sangat dikasihi Tuhan. Daniel hidup dalam standard
yang sangat tinggi. Ia tidak mencari pengecualian atau pembenaran melakukan
sedikit saja kecurangan sebagai orang yang tidak bergerak di bidang rohani.
Dalam banyak hal, Daniel mungkin jauh lebih rohani & tahu isi hati Tuhan
daripada mereka-mereka yang mengaku imam-imam yang melayani di hadapan Tuhan
tiap hari. Mujizat-mujizat, hikmat, tanda-tanda ajaib yang terjadi dalam
kehidupan Daniel menunjukkan bahwa Tuhan juga penguasa dunia bisnis. Dia
sendirilah yang menyertai, menolong, membuka pintu berkat & kesempatan bagi
setiap anak-anakNya yang mau sepenuhnya percaya bahwa kedudukan, kekayaan,
kehormatan, hasil-hasil atau kemajuan suatu pekerjaan semua ditentukan oleh
Tuhan sendiri. Bagian kita sama seperti Daniel: menyediakan suatu hidup
sedemikian sehingga Roh yang Luar Biasa itu menguasai kita untuk siap Tuhan
pakai di manapun kita berada (Dan. 5:12;6:3). Rindukah Anda menjadi salah satu
orang terbaik Tuhan di marketplace seperti Daniel? Percayalah. Tak mustahil!
Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment