Wednesday, 4 November 2015

4 November 2015

TEMPTATION



Ayub 5:2, “Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.” Orang yang iri hati dapat disamakan dengan orang yang bebal = bodoh. Apakah kita masih suka ‘iri hati’ terhadap kelebihan orang lain?? 1 Kor 2:14-15, “Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.” Amin.

Respon 1
Ul 28:12 – TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-NYA yang melimpah! Wow, berkat jasmani terlebih rohani sekarang dicurahkan bagi kita berlimpah-limpah. Percayalah! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Respon 2
“Ketika roda kehidupan kita tidak berjalan sempurna, alangkah baiknya jika kita memeriksa apakah ada yang salah dengan rodanya, jari-jarinya atau asnya itu sendiri.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 3
Dalam perjalanan hidup bukan semata-mata kemana engkau pergi tetapi dengan siapa engkau berjalan. Keluaran 33:15, “Berkatalah Musa kepada-Nya: ‘Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.’” (GNCC)



Respon 4
BADAI KEHIDUPAN MEMBUAT MANUSIA BATINIAH ANDA TAMBAH KUAT & DEWASA. Yes 40:31, ‘tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka BERLARI & TIDAK MENJADI LESU, mereka BERJALAN & TIDAK MENJADI LELAH.’ Ketika badai mengamuk, RAJAWALI semakin membumbung tinggi. RAJAWALI tidak melarikan diri dari badai, dia memanfaatkan badai untuk mengangkatnya lebih tinggi. Saat badai kehidupan menerpa, janganlah panik tetapi ingatlah ada TUHAN yang SELALU SETIA MENYERTAI Anda & sanggup membawa Anda naik untuk bermain dalam keasyikan yang tidak pernah Anda alami. Saat alam pikiran & keyakinan Anda berharap kepada KASIH KEMURAHAN TUHAN, maka badai sehebat apapun TIDAK PERNAH BISA menaklukkan Anda. Karena Anda membiarkan KUASA TUHAN mengangkat Anda ke atas badai tersebut, justru merasakan & menikmati KARYA TUHAN yang SANGAT DAHSYAT. Sebenarnya KRISTUS TELAH MENJADI KEMAMPUAN Anda untuk mengatasi angin badai seperti sakit penyakit, tragedi yang tidak Anda inginkan, kegagalan bisnis, ketidakharmonisan dalam keluarga, kekecewaan kehidupan yang tidak pernah Anda undang, tetapi seringkali iman percaya Anda justru terombang-ambing tanpa penyerahan diri seutuhnya kepadaNYA. SADARLAH bahwa BUKAN BEBAN atau BADAI HIDUP yang menyebabkan Anda jatuh atau gagal. Tapi CARA MENGATASI BEBAN atau BADAI HIDUP TIDAK DALAM KEHENDAK TUHAN. Gal 2:20, namun aku hidup, tetapi BUKAN LAGI aku sendiri yang hidup, melainkan KRISTUS yang HIDUP DI DALAM aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah HIDUP OLEH IMAN DALAM ANAK ALLAH yang TELAH MENGASIHI aku & MENYERAHKAN DIRINYA untuk aku. 2 Kor 2:14,17 tetapi syukur bagi Allah, yang DALAM KRISTUS SELALU membawa kami DI JALAN KEMENANGANNYA. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. Sebab kami TIDAK SAMA dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya DALAM KRISTUS kami berbicara sebagaimana mestinya dengan MAKSUD2 MURNI ATAS PERINTAH & DI HADAPANNYA. Amin. (Ibu Inggita – PKS CL 4)

Respon 5
Ada banyak cara atau kiat orang memulai suatu hari. Terkait dengan aktivitas, setiap orang memiliki pilihannya sendiri: berolahraga, minum kopi, membaca atau menonton berita atau bersembahyang. Bagaimana dengan sikap mental kerohanian? Ini tampaknya yang jarang terpikirkan, jarang dibicarakan & jarang dipedulikan. Masalahnya, apa yang kita mulai sering mempengaruhi kelanjutannya. Jika awal kita buruk, kita harus segera memperbaikinya selama perjalanan berlangsung. Lebih mudah jika kita memulainya dengan kesiapan yang baik. Ahli-ahli motivasi mendorong pikiran & sifat positif untuk membuka hari. Itu akan jauh lebih baik daripada bersikap negatif. Mengucap syukur merupakan saran umum & pilihan terbaik untuk membentuk sikap positif. Mazmur 5 memberitahukan kita bagaimana Daud memulai harinya: ia mengawalinya dengan doa (5:4). Berdoa adalah teladan dari Kristus sendiri di waktu pagi hari (Mrk. 1:35). Yang perlu ditekankan di sini ialah doa dalam bentuk substansi adalah lebih utama daripada bentuk formal. Itu artinya doa-doa kita terutama tidak ditentukan oleh bentuk-bentuk & cara-cara khusus melainkan oeh suatu sikap hati yang benar di hadapan Tuhan (sebab apakah gunanya jasmani kita mengambil sikap doa namun hati & pikiran kita melayang kemana-mana?). Meski sikap-sikap formal diperlukan untuk mendisiplinkan diri, tidak boleh ada yang menggantikan sikap-sikap batin kita di hadapan Tuhan. Menghubungi Tuhan di pagi hari melebihi semua pilihan yang ada. Itu berarti menjadikan Dia penguasa, pemilik, pemimpin, pengatur & pribadi terpenting dalam hidup kita. Dan di antara segala doa & ucap syukur, kita perlu meminta pimpinan-Nya untuk hari itu: “Pimpin aku di jalan yang benar, oh Tuhan.. Nyatakan dengan jelas padaku apa yang harus kulakukan & tunjukkanlah aku jalan mana yang harus kutempuh” (Maz. 5:9, NLT). Setiap hari kita perlu datang pada gembala baik itu. Supaya dituntunnya kita di jaln yang benar. Pada rumput hijau & air tenang. Sudahkah itu menjadi doa Anda setiap pagi? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment