CULTURAL
Lukas 2:52, “Dan
Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin
dikasihi oleh Allah dan manusia.” Lukas 1:80, “Adapun anak itu bertambah
besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari
ia harus menampakkan diri kepada Israel.” Tuhan Yesus & Yohanes
Pembaptis adalah teladan dari orang-orang yang dewasa jasmani & dewasa
rohani. Sekalipun berjalan di padang gurun/tantangan/kesulitan/ pergumulan
apapun, tetaplah KUAT & PERCAYA (Dewasa Rohani). Jangan takut, Tuhan Yesus
sangggup menyertai & memberkati kita. Sekalipun ada di Padang Gurun, alami
mukjizatNya & terimalah anugerahNya. Amin.
Respon 1
Kis 3:6 – Petrus:
Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu:
“Demi nama YESUS KRISTUS berjalanlah!” Wow... Hanya YESUS yang berkuasa. Datang
pada-NYA sekarang... Pasti mujizat terjadi! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
Perbuatan baik,
amal ibadah kita, kesalehan manusia tidak mampu melayakkannya untuk menjadi
benar di hadapan Tuhan sehingga beroleh tempat kesukaan kekal di sorga. Iman
pada kasih karunia Tuhanlah yang melayakkan kita sehingga kita tidak perlu
bersusah payah mengusahakan diri masuk ke dalam tempat permai penuh bahagia
itu. Sayangnya, ada yang salah memahami hal ini. Orang-orang seringkali tertipu
dengan berpikir: “Jika keselamatan itu diterima begitu saja dengan cara
beriman, aku akan percaya Yesus sebagai Tuhan & selesailah semuanya. Sudah
ada tempat bagiku di sorga; tidak penting apa yang aku perbuat selama di dunia.
Yang penting percaya, bukan?” Ada pula yang membayangkan akan percaya &
bertobat di saat-saat terakhir hidup mereka atau saat mereka memasuki usia
lanjut. Di sinilah si jahat berhasil mengelabui sejumlah besar manusia dengan
memberikan pengertian-pengertian yang sesat di benak mereka. Iman harus
ditunjukkan dengan perbuatan-perbuatan nyata di hadapan Tuhan, baru iman itu
berarti di hadapan Tuhan. Sebab mengaku percaya & bertobat tanpa bukti
penyerahan hati & hidup sama saja dengan tidak percaya. Kita percaya obat
yang kita konsumsi berkhasiat bagi kita dengan cara meminumnya. Kita yakin
bahwa kendaraan yang kita tumpangi aman dengan menaikinya, bukan dengan
mengakuinya di mulut saja. Jika kita benar-benar percaya pada Tuhan maka hidup
kita tidak lagi sama dengan sebelumnya. Ada pertobatan & perubahan. Ada
kasih yang bertambah besar bagi Tuhan & semua orang. Ada pertumbuhan rohani
karena gairah yang kian hari kian berkobar bagi Tuhan. Hidupnya pun menjadi persembahan
bagi kemuliaan Tuhan. Itu semua yang disebut sebagai 'perjuangan melalui pintu
yang sesak itu' dimana di saat-saat terakhir orang akan berusaha masuk tapi
tidak akan dapat sebab telah terlambat (Luk. 13:23-28). Mengaku percaya itu
mudah. Membuktikan percaya dengan mengasihi Tuhan dengan segenap keberadaan
kita ialah perjuangan seumur hidup. Hingga saat-saat terakhir. Manakah yang
sedang Anda jalani hari ini? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)
Respon 3
“Ujian yang tidak
memberi kesempatan untuk curang adalah pengadilan Sang Terang.” Xavier Quentin
Pranata.

No comments:
Post a Comment