Saturday, 27 June 2015

27 Juni 2015

TEMPTATION



Roma 12:1, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Ayat 2: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Bagaimana kita menjalani hidup saat ini? Apakah hidup kita sudah kita persembahkan kepada-Nya sebagai “persembahan yang hidup”? Atau kita masih mementingkan kemauan sendiri? Dengan kekuatan sendiri? Dan untuk diri sendiri?? Jangan kamu menjadi serupa dengan dunia (ayat2): Jangan biarkan dunia MEMBENTUK kita sesuai kemauannya. Rasul Paulus berkata bahwa kita harus menolak pandangan dunia, sebaliknya kita harus berubah oleh pembaharuan budi kita. Amin. Pembaharuan budi ~Memandang diri sendiri sesuai cara pandang Allah, pembaharuan gaya hidup sebagai BUAH, tubuh kita sebagai persembahan yang hidup bagi Allah J. Amin.

Respon 1
Maz 73:1 – Sesungguhnya, ALLAH itu BAIK bagi mereka yang TULUS HATInya, bagi mereka yang BERSIH HATInya! Ayo, hati kita selalu JUJUR, apa adanya, selalu baik! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 2
“Taman pernikahan harus dirawat agar tetap indah dan jadi berkat!” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment