Monday, 9 February 2015

9 Februari 2015



RICH FAMILY – POOR FAMILY


Mazmur 37:23, “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.” Mazmur 37:24, “apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.” “Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa, mukjizat Tuhan ada, bagi yang percaya”, sepenggal pujian yang pernah saya dengar ini dinyanyikan seorang anak yang usianya baru 6 tahun. Sangat memberkati & sangat menginspirasi agar kita tetap berjuang: JANGAN MENYERAH, sebelum BERHASIL. Tuhan PASTI menolong kita yang sungguh-sungguh berusaha & berharap kepadaNya. IA tidak akan membiarkan kita terjatuh, terus-menerus J. Terus berjuang sebelum berhasil, untuk semua hal yang sedang kita kerjakan, PERCAYALAH IA akan menopang kita & mengangkat kita dari kegagalan. Amin.

Respon 1
“Lebih banyak sakit hati yang menggerogoti fisik ketimbang sebaliknya.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
SAAT TEDUH. Senin, 9 Februari 2015. Tak Pernah Salah. Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu (Keluaran 14:13). Ada yang berkata ketika kita mengikuti Tuhan, jalan kita pasti lurus dan tidak menemui hambatan. Nyatanya, yang terjadi sering kali justru sebaliknya. Perjalanan kita malah terasa rumit. Kita tidak sabar jika harus menunggu dan berharap dan tetap percaya di tengah persoalan pelik yang membelit kita. Mengapa jalan Tuhan sering tidak seperti yang kita inginkan? Melalui pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa “tuntunan-Nya tidak pernah salah”. Sekalipun Israel dituntun Tuhan menuju Laut Teberau yang, bagi mereka, “bukan jalan keluar”, tapi itulah jalan yang Tuhan kehendaki. “Mereka harus menyeberanginya!” kata Tuhan. Bayangkan, apa yang ada dalam benak mereka ketika melihat laut itu di depan mata, sedangkan tentara Mesir mengejar di belakang mereka? Mereka sangat ketakutan dan mempersalahkan Musa (ay. 10-12). Perlu waktu sebelum mereka sadar bahwa Tuhan ingin menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya, yang lebih dahsyat daripada kemegahan dan kekuatan tentara Mesir (ay. 18). Ya, jalan Tuhan itu indah pada waktu-Nya. Untuk menguji hati kita, kadang Tuhan menghadirkan tantangan di dalam perjalanan hidup kita. Itulah salah satu maksud Tuhan membawa umat-Nya hingga Laut Teberau dan terdesak! Pada saat badai masalah menghadang kita, apakah kita tetap percaya bahwa Dia selalu menyertai hidup kita? Kita mungkin tidak memahami jalan-Nya, tetapi kita dapat percaya bahwa jalan-jalan-Nya tidak pernah salah. TUHAN SELALU MENUNTUN KITA DI JALAN YANG BENAR SEKALI-PUN KITA MUNGKIN MENGANGGAPNYA SALAH. Selamat pagi. Semangat awal minggu. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

Respon 3
Senin, 9 Februari 2015. Bacaan: Amsal 10:1-7. Setahun: Imamat 22-23. Nats: Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk (Amsal 10:7). BERDIRI TEGUH DALAM KEBENARAN. Dalam film Courageous, Javier bimbang dengan tawaran pekerjaan untuk posisi yang baru. Sang pimpinan menghendaki agar Javier menuliskan jumlah yang berbeda pada laporan penerimaan barang. Javier dengan berat hati menolak tawaran promosi tersebut karena ia tidak mau melakukan kebohongan. Keesokan harinya, ketika ia mengutarakan jawaban dan alasannya, anehnya, promosi jabatan itu malah ia peroleh. Rupanya, pimpinan perusahaan itu sedang menguji kejujuran dan ketulusan hatinya. Enam kandidat sebelumnya gagal melewatinya. Alkitab menuliskan bahwa kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat. Orang benar adalah orang yang mengerti cara hidup benar, termasuk memilih hal yang benar sekalipun ada tawaran menggiurkan untuk melakukan hal yang jahat. Orang benar adalah orang yang tidak takut akan risiko yang harus dihadapi ketika ia memilih untuk tetap berada di “jalur” yang benar. Tuhan pun tahu cara menghargai umat-Nya yang tetap teguh berdiri demi kebenaran sekalipun seluruh dunia melakukan hal yang sebaliknya. Kenangan kepada orang yang demikian akan terasa manis sampai kapan pun. Dunia ini sedang berusaha untuk memutarbalikkan kebenaran. Hal-hal yang dahulu dianggap benar, sekarang bisa menjadi “abu-abu” atau dianggap salah. Javier berani memilih untuk tetap melakukan kebenaran dengan risiko harus kehilangan pekerjaan atau batal dipromosikan. Pilihan yang tidak populer sekaligus dihindari oleh banyak orang, tetapi bernilai tinggi di mata Tuhan. Beranikah kita melakukannya? --GoHokJin KEBENARAN SEJATI TAK AKAN PERNAH MENJADI RELATIF ATAU ABU-ABU. (Ibu Caroline – Bandung)

Respon 4
Yoh 1:1: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Bryan – PT. Wings Surya, Maumere)

Respon 5
He is rich or poor according to what he is, not according to what he has (Seseorang itu kaya atau miskin bergantung pada siapa dirinya, bukan pada apa yang dia miliki). Pengkhotbah 5:12, “Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur.” Ketika melihat ada orang tertidur pulas disebuah emperan, kadang-kadang hati kita digelitik oleh pertanyaan, betapa enaknya orang ini “tidur”. Dilain sisi ada orang kaya, atau terkenal, sangat sulit tidur, bahkan membutuhkan alat bantu agar bisa tidur, ini kenyataan kongkret yang tidak bisa dipalsukan. Kekayaan maupun ketenaran tidak menjamin seseorang dapat tidur nyenyak, tetapi suasana hati yang penuh dengan damai sejahtera dan sukacitalah yang membuat seseorang menjadi mudah tidur. Bila sulit tidur, pasti ada yang salah, datang kepada Tuhan, akui dengan jujur keadaan diri kita saat ini, minta ampun kepada Tuhan, minta kemurahan Tuhan agar damai sejahteraNya turun atas kita. Percayalah! Kita akan menikmati tidur malam ini dengan sangat nyenyak dan esok hari bangun dengan tubuh yang segar. Tidurlah para sahabat, selamat menikmati kasih karunia Allah yang berlimpah limpah... GBU. (Sandy Suciawan – PT. Wings Surya)

Respon 6
Thank's setiap firman yang selalu menguatkan kami sekeluarga. Tuhanlah yang akan selalu menguatkan kita semua sampai batas akhir. (Eddy Zhu – CL 5)

Respon 7
Reputasi dibuat dalam suatu kejadian. Karakter dibangun seumur hidup. 1 Samuel 16:7, “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: 'Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.'” (GNCC)

Respon 8
Ya amin. Keputusan yang kita ambil, Tuhan bawa kita masuk urutan prioritas hidup yang selaras dengan Tuhan. Mengapa ada sebagian orang malam tidurnya jauh malam pagi bangunnya telat lalu waktu untuk mencari Tuhan sudah tidak ada lagi, karena buruh-buruh ke tempat kerja, itu karena salah mengambil keputusan prioritas hidup, ada sebagian orang mengambil keputusan malam tidur awal, pagi bangun cepat, keputusannya TV lihat berita, atau baca koran, semua itu bukan dosa tapi Tuhan ingin saudara ngambil keputusan yang benar, bangun pagi terutama cari Tuhan. Haleluya, ambillah keputusan prioritas yang dikehendaki Tuhan. Doa kita minta Roh yang haus dan lapar akan Tuhan. Jangan memikirkan ini dosa atau tidak dosa tapi pikirkan apa yang berguna dan apa yang membangun kita berlaku prioritas Tuhan terus menerus hingga Tuhan membawa kita ke level yang lebih tinggi. Amin. Jbu. (Tante Elisabeth, 76 tahun – Maumere)

Respon 9
Sebutan yang diberikan Yesus pada Roh Kudus adalah Penolong atau Penghibur (Yoh.14:16,26). Tetapi jangan berpikir bahwa penolong ialah semacam pesuruh atau bawahan, yang berupa roh penolong yang membantu kita mewujudkan semua keinginan kita & melakukan yang kita perintahkan padanya. Penolong atau Penghibur yang dimaksud kini banyak dipahami oleh penafsir Alkitab sebagai Advokat -yaitu pribadi yang menjadi pendamping, pengarah & penasihat bagi langkah-langkah yang perlu diambil selanjutnya dalam menghadapi berbagai perkara hidup. Itu sebabnya, Roh Kudus disebut akan mengajar & mengingatkan apa yang telah kita terima mengenai Kristus bahkan mengarahkan kita kepada pribadi Kristus sendiri sebab Yesus Kristuslah yang menjadi pokok & puncak penyembahan kita (Yoh.14:26;15:26). Kita tidak akan sampai keliru atau sesat terhubung kepada pribadi yang lain, jika kita sungguh-sungguh menyadari kehadiran Roh Kudus yang diberikan untuk tinggal di dalam kita. Roh Kudus akan membawa kita datang & mengenal Kristus secara pribadi. Bahkan bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan pribadi & jalan-jalan Tuhan (Ef 1:16b-17). Di zaman ini, informasi rohani dapat kita temukan dalam satu dua kali klik saja di dunia maya. Kepada kita ditekankan pengajaran mengenai mentoring, pemuridan, bapak rohani dsb, dimana kita pun mencari pembimbing rohani yang kita harapkan mengarahkan kita pada Yesus. Satu hal yang harus kita sadari, semuanya tidak pernah dijanjikan menghantar kita pada Kristus. Roh Kuduslah yang ditetapkan menjadi pembimbing utama kita setiap waktu. Tanpa karya-Nya, kita tidak dapat mengenal Tuhan. Kita memerlukan Roh Kudus untuk mengenal Bapa lebih daripada sumber apapun yang lain di bumi. Hari ini, undanglah Roh Kudus & belajarlah mendengar suara lembut nan manis yang berbisik di hati Anda itu. Kehadiran-Nya ditandai damai sejahtera limpah di tiap langkah kita. Dia akan memberitahukan apakah informasi rohani yang Anda terima itu tepat di hati Tuhan atau tidak. Dia akan menuntun Anda di jalan kebenaran. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment