RICH FAMILY – POOR FAMILY
Mazmur 37:23, “TUHAN
menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.” Mazmur
37:24, “apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang
tangannya.” “Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa, mukjizat Tuhan
ada, bagi yang percaya”, sepenggal pujian yang pernah saya dengar ini
dinyanyikan seorang anak yang usianya baru 6 tahun. Sangat memberkati &
sangat menginspirasi agar kita tetap berjuang: JANGAN MENYERAH, sebelum
BERHASIL. Tuhan PASTI menolong kita yang sungguh-sungguh berusaha &
berharap kepadaNya. IA tidak akan membiarkan kita terjatuh, terus-menerus J.
Terus berjuang sebelum berhasil, untuk semua hal yang sedang kita kerjakan,
PERCAYALAH IA akan menopang kita & mengangkat kita dari kegagalan. Amin.
Respon 1
“Lebih banyak sakit
hati yang menggerogoti fisik ketimbang sebaliknya.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
SAAT TEDUH. Senin,
9 Februari 2015. Tak Pernah Salah. Janganlah takut, berdirilah tetap dan
lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu
(Keluaran 14:13). Ada yang berkata ketika kita mengikuti Tuhan, jalan kita
pasti lurus dan tidak menemui hambatan. Nyatanya, yang terjadi sering kali
justru sebaliknya. Perjalanan kita malah terasa rumit. Kita tidak sabar jika
harus menunggu dan berharap dan tetap percaya di tengah persoalan pelik yang
membelit kita. Mengapa jalan Tuhan sering tidak seperti yang kita inginkan?
Melalui pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, Tuhan mengajarkan
kepada kita bahwa “tuntunan-Nya tidak pernah salah”. Sekalipun Israel dituntun
Tuhan menuju Laut Teberau yang, bagi mereka, “bukan jalan keluar”, tapi itulah
jalan yang Tuhan kehendaki. “Mereka harus menyeberanginya!” kata Tuhan. Bayangkan,
apa yang ada dalam benak mereka ketika melihat laut itu di depan mata,
sedangkan tentara Mesir mengejar di belakang mereka? Mereka sangat ketakutan
dan mempersalahkan Musa (ay. 10-12). Perlu waktu sebelum mereka sadar bahwa
Tuhan ingin menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya, yang lebih dahsyat
daripada kemegahan dan kekuatan tentara Mesir (ay. 18). Ya, jalan Tuhan itu
indah pada waktu-Nya. Untuk menguji hati kita, kadang Tuhan menghadirkan
tantangan di dalam perjalanan hidup kita. Itulah salah satu maksud Tuhan
membawa umat-Nya hingga Laut Teberau dan terdesak! Pada saat badai masalah
menghadang kita, apakah kita tetap percaya bahwa Dia selalu menyertai hidup
kita? Kita mungkin tidak memahami jalan-Nya, tetapi kita dapat percaya bahwa
jalan-jalan-Nya tidak pernah salah. TUHAN SELALU MENUNTUN KITA DI JALAN YANG
BENAR SEKALI-PUN
KITA MUNGKIN MENGANGGAPNYA SALAH. Selamat pagi. Semangat awal minggu. Tuhan
Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 3
Senin, 9 Februari
2015. Bacaan: Amsal 10:1-7. Setahun: Imamat 22-23. Nats: Kenangan kepada orang
benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk (Amsal 10:7).
BERDIRI TEGUH DALAM KEBENARAN. Dalam film Courageous, Javier bimbang dengan
tawaran pekerjaan untuk posisi yang baru. Sang pimpinan menghendaki agar Javier
menuliskan jumlah yang berbeda pada laporan penerimaan barang. Javier dengan
berat hati menolak tawaran promosi tersebut karena ia tidak mau melakukan
kebohongan. Keesokan harinya, ketika ia mengutarakan jawaban dan alasannya,
anehnya, promosi jabatan itu malah ia peroleh. Rupanya, pimpinan perusahaan itu
sedang menguji kejujuran dan ketulusan hatinya. Enam kandidat sebelumnya gagal
melewatinya. Alkitab menuliskan bahwa kenangan kepada orang benar mendatangkan
berkat. Orang benar adalah orang yang mengerti cara hidup benar, termasuk
memilih hal yang benar sekalipun ada tawaran menggiurkan untuk melakukan hal
yang jahat. Orang benar adalah orang yang tidak takut akan risiko yang harus
dihadapi ketika ia memilih untuk tetap berada di “jalur” yang benar. Tuhan pun
tahu cara menghargai umat-Nya yang tetap teguh berdiri demi kebenaran sekalipun
seluruh dunia melakukan hal yang sebaliknya. Kenangan kepada orang yang
demikian akan terasa manis sampai kapan pun. Dunia ini sedang berusaha untuk
memutarbalikkan kebenaran. Hal-hal yang dahulu dianggap benar, sekarang bisa
menjadi “abu-abu” atau dianggap salah. Javier berani memilih untuk tetap
melakukan kebenaran dengan risiko harus kehilangan pekerjaan atau batal
dipromosikan. Pilihan yang tidak populer sekaligus dihindari oleh banyak orang,
tetapi bernilai tinggi di mata Tuhan. Beranikah kita melakukannya? --GoHokJin
KEBENARAN SEJATI TAK AKAN PERNAH MENJADI RELATIF ATAU ABU-ABU. (Ibu Caroline –
Bandung)
Respon 4
Yoh 1:1: “Pada
mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu
adalah Allah.” (Bryan – PT. Wings Surya, Maumere)
Respon 5
He is rich or poor
according to what he is, not according to what he has (Seseorang itu kaya atau
miskin bergantung pada siapa dirinya, bukan pada apa yang dia miliki).
Pengkhotbah 5:12, “Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit
maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia
tidur.” Ketika melihat ada orang tertidur pulas disebuah emperan, kadang-kadang
hati kita digelitik oleh pertanyaan, betapa enaknya orang ini “tidur”. Dilain
sisi ada orang kaya, atau terkenal, sangat sulit tidur, bahkan membutuhkan alat
bantu agar bisa tidur, ini kenyataan kongkret yang tidak bisa dipalsukan.
Kekayaan maupun ketenaran tidak menjamin seseorang dapat tidur nyenyak, tetapi
suasana hati yang penuh dengan damai sejahtera dan sukacitalah yang membuat
seseorang menjadi mudah tidur. Bila sulit tidur, pasti ada yang salah, datang
kepada Tuhan, akui dengan jujur keadaan diri kita saat ini, minta ampun kepada
Tuhan, minta kemurahan Tuhan agar damai sejahteraNya turun atas kita.
Percayalah! Kita akan menikmati tidur malam ini dengan sangat nyenyak dan esok
hari bangun dengan tubuh yang segar. Tidurlah para sahabat, selamat menikmati
kasih karunia Allah yang berlimpah limpah... GBU. (Sandy Suciawan – PT. Wings
Surya)
Respon 6
Thank's setiap
firman yang selalu menguatkan kami sekeluarga. Tuhanlah yang akan selalu
menguatkan kita semua sampai batas akhir. (Eddy Zhu – CL 5)
Respon 7
Reputasi dibuat
dalam suatu kejadian. Karakter dibangun seumur hidup. 1 Samuel 16:7, “Tetapi
berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: 'Janganlah pandang parasnya atau perawakan
yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang
dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat
hati.'” (GNCC)
Respon 8
Ya amin. Keputusan
yang kita ambil, Tuhan bawa kita masuk urutan prioritas hidup yang selaras
dengan Tuhan. Mengapa ada sebagian orang malam tidurnya jauh malam pagi bangunnya
telat lalu waktu untuk mencari Tuhan sudah tidak ada lagi, karena buruh-buruh
ke tempat kerja, itu karena salah mengambil keputusan prioritas hidup, ada
sebagian orang mengambil keputusan malam tidur awal, pagi bangun cepat,
keputusannya TV lihat berita, atau baca koran, semua itu bukan dosa tapi Tuhan
ingin saudara ngambil keputusan yang benar, bangun pagi terutama cari Tuhan.
Haleluya, ambillah keputusan prioritas yang dikehendaki Tuhan. Doa kita minta
Roh yang haus dan lapar akan Tuhan. Jangan memikirkan ini dosa atau tidak dosa
tapi pikirkan apa yang berguna dan apa yang membangun kita berlaku prioritas
Tuhan terus menerus hingga Tuhan membawa kita ke level yang lebih tinggi. Amin.
Jbu. (Tante Elisabeth, 76 tahun – Maumere)
Respon 9
Sebutan yang diberikan
Yesus pada Roh Kudus adalah Penolong atau Penghibur (Yoh.14:16,26). Tetapi
jangan berpikir bahwa penolong ialah semacam pesuruh atau bawahan, yang berupa
roh penolong yang membantu kita mewujudkan semua keinginan kita & melakukan
yang kita perintahkan padanya. Penolong atau Penghibur yang dimaksud kini
banyak dipahami oleh penafsir Alkitab sebagai Advokat -yaitu pribadi yang
menjadi pendamping, pengarah & penasihat bagi langkah-langkah yang perlu
diambil selanjutnya dalam menghadapi berbagai perkara hidup. Itu sebabnya, Roh
Kudus disebut akan mengajar & mengingatkan apa yang telah kita terima
mengenai Kristus bahkan mengarahkan kita kepada pribadi Kristus sendiri sebab
Yesus Kristuslah yang menjadi pokok & puncak penyembahan kita (Yoh.14:26;15:26).
Kita tidak akan sampai keliru atau sesat terhubung kepada pribadi yang lain,
jika kita sungguh-sungguh menyadari kehadiran Roh Kudus yang diberikan untuk
tinggal di dalam kita. Roh Kudus akan membawa kita datang & mengenal
Kristus secara pribadi. Bahkan bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan
pribadi & jalan-jalan Tuhan (Ef 1:16b-17). Di zaman ini, informasi rohani
dapat kita temukan dalam satu dua kali klik saja di dunia maya. Kepada kita
ditekankan pengajaran mengenai mentoring, pemuridan, bapak rohani dsb, dimana
kita pun mencari pembimbing rohani yang kita harapkan mengarahkan kita pada
Yesus. Satu hal yang harus kita sadari, semuanya tidak pernah dijanjikan
menghantar kita pada Kristus. Roh Kuduslah yang ditetapkan menjadi pembimbing
utama kita setiap waktu. Tanpa karya-Nya, kita tidak dapat mengenal Tuhan. Kita
memerlukan Roh Kudus untuk mengenal Bapa lebih daripada sumber apapun yang lain
di bumi. Hari ini, undanglah Roh Kudus & belajarlah mendengar suara lembut
nan manis yang berbisik di hati Anda itu. Kehadiran-Nya ditandai damai
sejahtera limpah di tiap langkah kita. Dia akan memberitahukan apakah informasi
rohani yang Anda terima itu tepat di hati Tuhan atau tidak. Dia akan menuntun
Anda di jalan kebenaran. Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment