Friday, 1 April 2016

KATA PENGANTAR



THE END





KATA PENGANTAR


            Apa yang muncul di benak Saudara ketika mendengar pemberitaan mengenai Akhir Zaman? Ada yang takut mungkin, atau gelisah, ada juga yang skeptis atau tidak mau tahu, yang mengejek pun ada. Namun, bagi saya sendiri, saya sempat takut mendengar pemberitaan mengenai waktu yang akan datang itu semakin dekat, hari yang dikatakan sebagai Akhir Zaman.
            Suatu kali saya membaca sebuah Bab yang berjudul “The Loving Warning From God” di salah satu buku karangan Ps. Billy Graham. Beliau memberikan sebuah ilustrasi mengenai peringatan Akhir Zaman dapat disamakan dengan peringatan alarm kebakaran sebuah gedung bertingkat. Bila gedung tersebut terbakar dan alarm kebakaran berbunyi keras memberikan peringatan agar orang-orang yang berada di dalam harus segera keluar, tidakkah kita berterima kasih karena bunyi alarm tersebut? Bukankah kita akan merasa lega ketika mendengar bunyi sirine ambulance yang sedang datang menuju ke tempat tersebut? Atau jika kapalmu akan karam, akankah kau menolak koci penyelamat? Alkitab memberikan kita peringatan dan menunjukkan jalan keluar. Akankah Saudara mengindahkan suara peringatan tersebut atau akankah Saudara mengejek panggilan surgawi itu? Bukanlah sebuah kabar yang mengerikan, namun peringatan Tuhan selalu terbangun dari sebuah kasih dan pengharapan.
            Dia tidak pernah memberikan peringatan tanpa menyediakan harapan bagi mereka yang mau mendengarkan. Jangan sampai kita gagal untuk melihat peringatan dan harapanNya.
            Apa yang perlu kita siapkan untuk menyambut hari besar ini? Percayalah pada Dia yang menjamin kesalamatan Anda. Beristirahatlah dalam pengharapan bahwa Ia akan memurnikan engkau (1 Yohanes 3:3). Rindukan kedatangan-Nya yang sudah dekat. Tunggulah dengan sabar bagi janji-Nya  digenapi (Ibrani 11:9-10). Lihatlah dengan iman kedatangan-Nya yang kedua kali (Ibrani 11:13). Pandanglah pengharapan ini (Titus 2:13).
            Apakah Anda berpikir Ia akan kembali? Saya tidak memikirkannya. Saya tahu Dia pasti kembali—dan segera. Inilah pengharapan saya.
             

-- Kwee Siu Siang

No comments:

Post a Comment