Friday, 8 April 2016

8 April 2016

THE END




Yohanes 21:15, “Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: ‘Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?‘ Jawab Petrus kepada-Nya: ‘Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.‘ Kata Yesus kepadanya: ‘Gembalakanlah domba-domba-Ku.‘” Apakah kita semua ‘mengasihi‘ Tuhan?? Seperti pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus, pertanyaan ini juga ditujukan kepada kita semua hari ini: Apakah kita mengasihi Tuhan? Dan Tuhan hanya meminta: jika kita mengasihi Tuhan maka wujud nyatanya adalah: “Gembalakan domba-dombaKu” (mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan secara kasat mata wujudnya adalah: mengasihi Jiwa-jiwa/sesama. Love God Love People J. Jadi kasih kita kepada Kristus harus terbukti nyata lewat kasih kita kepada sesama.

Xavier Quentin Pranata
“Tinggal di rumah mewah tidak masalah asal rumah mewah tidak tinggal di hati kita.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 8 Mei 2016. Diperlengkapi untuk Kebaikan. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (2 Timotius 3:17). Setiap orang tentu pernah berbuat baik kepada orang lain, entah itu kebaikan yang lahir dari hati yang tulus ataukah semata-mata karena kewajiban. Seseorang merasa iba dengan orang lain, lantas mengulurkan pertolongan. Atau, seorang karyawan berbuat baik kepada pelanggan karena ada maksud di baliknya. Orang kristiani tentu tidak beda dengan manusia lainnya: menyimpan segala potensi untuk berbuat baik atau tidak berbuat baik. Namun, orang kristiani memiliki landasan berbuat baik, yaitu firman Tuhan. Paulus menulis, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.” Ya, kita “diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik”. Perbuatan baik kita mungkin gagal hari ini, tetapi dalam kuasa Roh Kudus, kita diajar, kesalahan kita dinyatakan, kelakuan kita diperbaiki, dan dididik dalam kebenaran. Demikian seterusnya, dari sehari ke sehari. Alkitab BIS menafsirkan, “Dengan Alkitab itu orang yang melayani Allah dapat dilengkapi dengan sempurna untuk segala macam pekerjaan yang baik.” Alkitab menuntun kehidupan anak-anak Tuhan sehingga kita diperlengkapi dengan kebaikan. Disiplinlah membaca Alkitab, terbukalah kepada Roh Kudus yang membentuk kita melaluinya. Bagaimana kita dapat menyatakan kebaikan-Nya melalui kehidupan kita hari ini? —AHW. ALKITAB MENYIMPAN SEGALA PESAN KEBAIKAN. DALAM ANUGERAH TUHAN, KITA DIMAMPUKAN MENJALANKAN KEBAIKAN ITU. Selamat pagi. Sudah Jumat lagi ya. Selalu bersyukur. Tuhan Yesus baik. Tuhan Yesus memberkati.

Worship Center Surabaya
Pengharapan adalah menanti sesuatu yang tak terlihat namun telah dijanjikan untuk diberikan pada kita, khususnya oleh Tuhan (Roma 8:24-25), yang serupa pengait/jangkar yang kuat & aman bagi jiwa kita & yang takkan pernah mengecewakan (Ibr 6:18-19; Roma 5:5). Dalam pengharapan inilah kita bertahan & setia mengiring Yesus hingga menerima semua yang dijanjikan dalam kemuliaan kekal. Pengharapan rupanya lahir dari kasih. Kasih... mengharapkan segala sesuatu (1 Kor 13:7). •Dari kasih karunia Allah yang kita terima melalui iman, maka lahirlah pengharapan (Roma 5:2; 2 Tes 2:16). Yaitu bahwa karena Dia telah mengasihi kita dengan kasih yang tak terukur besarnya supaya kita diselamatkan & tidak mengalami maut, maka kita diyakinkan bahwa suatu kali kita akan menerima tempat kediaman abadi di sorga yang mulia. Bukankah Yesus sendiri yang berjanji pada sahabat-sahabat & kekasih-kekasihNya (yaitu yang sungguh-sungguh mengasihi Dia) bahwa di rumah Bapa ada banyak tempat tinggal & Dia pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagi kita, dimana setelah selesai tempat disediakan bagi kita, Kristus akan datang kembali & membawa kita ke tempat-Nya, supaya di tempat dimana Dia berada, kita pun berada di sana (Yoh 14:2-3)? Oh betapa rindunya kita berada bersama-sama Sang Kekasih Jiwa nan agung di kemuliaan kelak! •Kasih kita kepada Tuhan (juga kepada jiwa-jiwa) turut pula membangkitkan pengharapan dalam hati kita. Mereka yang mengasihi Tuhan rindu selalu berada dekat Tuhan & bersama-sama dengan Tuhan. Oleh karena Dia belum sangat nyata, maka pengharapan bersemi & berbunga-bunga untuk suatu kali berjumpa & berkumpul selama-lamanya dengan Dia, yang mengasihi kita & yang kita kasihi. “TUHAN adalah bagianku” & “selain Kau tiada yang kuinginkan di bumi” (Maz 119:57; 73:25-26; Rat 3:24) ialah jeritan pengharapan. Pun, setiap jiwa-jiwa yang kita bawa pada Tuhan membesarkan pengharapan kita menerima kemuliaan & sukacita kekal di sorga (Fil 4:1; 1 Tes 2:19-20). Jadi, maukah Anda makin mengasihi Tuhan & sesama agar pengharapan kekal Anda kian teguh & terang? Salam revival! GBU.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 9:1(9-2) – aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku dan mau menceritakan segala perbuatan-MU yang ajaib! Wow, bersyukur dan bersaksilah. Ceritakanlah segala keajaiban YESUS yang kita alami sendiri! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Taswin Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Engkau berfirman, kami berdoa. Kejadian 6:22 (Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya). “Bapa sorgawi, seperti bapa rohani kami, bapa Nuh, kami rindu untuk bisa melakukan tepat seperti yang Allah Bapa  perintahkan kepada kami. Bukan karena kuat dan gagah kami, melainkan karena Roh Kudus yang tinggal dalam hidup kami. Kristus yang adalah Kebenaran kami itulah yang memampukan kami bisa hidup 100% seturut dengan yang Kau inginkan. Di dalam nama AnakMu yang Tunggal Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan percaya, amin.”

Bp. Anto – Citraland
Dear XBTNet-Leaders. e2e.E – End to end Encryption adalah fitur keamanan yang difungsikan sejak Selasa, 5 April 2016 pada seluruh akun Whatsapp. Dengan adanya fitur e2e.E ini semua data yang dikirim melalui WA otomatis diacak, dan hanya bisa dibaca oleh penerima. Bila ada pihak yang mencoba menyadap data yang dikirim, maka data yang disadap adalah data yang teracak. Sekarang dengan WA kita bisa mengkomunikasikan hal-hal rahasia, namun di mata Tuhan tetap tidak ada yang bisa kita sembunyikan. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap [Markus 4:22]. Be Wise. Take the Wisdom for Sacred Life.

No comments:

Post a Comment