Tuesday, 31 March 2015

WHAT DO YOU THINK OF – Eternal Life? (Part 2)



WHAT DO YOU THINK OF...?




WHAT DO YOU THINK OF – Eternal Life? (Part 2)
“Apa yang Anda Pikirkan Tentang – Hidup Kekal?”
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 15 Maret 2015)


SEMUA PASTI MATI
Problemnya mau masuk surga: Anda harus mati supaya bisa masuk surga. Semua orang setuju bahwa kematian nggak bisa dihindari. Semua orang tahu bahwa dirinya ini tidak kekal. Dan siapapun orangnya, kita pasti ingin kepastian dan jaminan. “Kepastian Hidup yang Kekal membuat kita punya tujuan hidup yang jelas.” Sehingga apa saja usaha dan karya kita sudah jelas. Pengorbanan dan berbagai usaha tidak akan menjadi sia-sia, sebab ada hidup yang kekal.

Maka muncullah sebuah “Asumsi Internasional”, yang bisa membuat orang merasa pasti, yaitu: “ORANG BAIK MASUK SURGA”.

APA STANDARD/UKURAN BAIK?
Semua orang pada umumnya percaya, bahwa seseorang akan hidup selamanya di sebuah tempat. Apapun beda pendapat dari semua agama, setiap agama memiliki kesamaan: BAGAIMANA ANDA HIDUP DI DUNIA MENENTUKAN APA YANG TERJADI DI KEKEKALAN.

Dengan adanya Asumsi Internasional seperti ini, pernahkah Anda berpikir: Kalau Tuhan bertanya: “KENAPA AKU HARUS IJINKAN KAMU MASUK SURGA?” Anda akan jawab apa? Kalau Anda seperti orang pada umumnya, jawabannya bisa:
-Saya sudah mencoba untuk selalu …………”
-Saya tidak pernah ………………”
-Saya melakukan yang terbaik ………………”
Entah Anda Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha, hampir semua jawaban rata-rata menjawab soal usaha kita menjadi orang baik. Kenapa? Karena semua orang berpikir bahwa orang baik masuk surga. Sehingga, punya tuhan dan nggak punya tuhan, yang penting kamu hidup baik, nggak usah terlalu bingung dengan hidup kekal, cukup. Kerja lagi, olahraga lagi, jalan-jalan lagi, dll.

Muncul pertanyaan: APA UKURAN BAIK? SEBERAPA CUKUP BAIK YANG DI BUTUHKAN? Apa batasannya? Apa standardnya? Dan posisi kita sekarang dimana? Apakah sudah cukup baik? Apakah waktu kita ini cukup untuk mengumpulkan semua perbuatan baik kita lagi agar tidak terlalu berat sebelah dengan perbuatan buruk kita??
Sambil Anda memikirkan, ada pertanyaan yang Anda pasti pernah pikirkan. “SIAPA YANG MENGONTROL ALAM SEMESTA INI? TUHAN? Kalau Tuhan, Dia pasti punya penjelasan tentang bagaimana hidup kekal dan keselamatan ini harusnya bisa terjadi.

-Contoh: di Matius 19:16-22. Ini cerita pemuda kaya, yang tanya pertanyaan seperti manusia pada umumnya dan tanyanya kepada Yesus yang punya konsep Hidup Kekal yang pasti, tapi tidak dari perbuatan baik. Orang muda ini tanya, di ayat 16, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” (lihat, dia tanyanya, perbuatan baik apa…). Lalu Yesus jawab, di ayat 17, “apa sebabnya engkau bertanya kepadaKu tentang apa yang baik? Hanya SATU yang baik!” Kata hanya satu ini yang tidak dimengerti dan tidak bisa dilakukan oleh orang muda ini. Karena perhatikan ini, bagi Yesus: “HIDUP KEKAL BUKAN HADIAH BAGI ORANG BAIK, TAPI PEMBERIAN TUHAN BAGI ORANG YANG DI AMPUNI”

-Contoh: Yohanes 3:1-16 (langsung jelaskan tanpa baca bisa). Yesus sedang berbincang dengan pemimpin Yahudi tentang Hidup yang Kekal. Seperti semua orang pada umumnya, pemimpin Yahudi ini juga ingin tahu Hidup kekal dan mencari kepastian. Dan besar kemungkinan, dia juga berpikir bahwa orang baik masuk surga. Dan darimana kita tahu ini? Karena, ketika Yesus coba jelaskan Hidup Kekal lewat kelahiran baru, logikanya orang ini nggak bisa menerima. Karena: Yesus sedang menjelaskan konsep beroleh Hidup Kekal lewat pengampunan dosa.

Masalahnya dari Asumsi Internasional ini (orang baik masuk surga):
A.    Tidak ada standard yang jelas untuk mengukur kita. Tapi Alkitab punya standard, dengan apa kita diukur: Roma 3:23-24 (baca!).
1.      Alkitab punya standard hidup baik yang sempurna! (disebut Hukum Taurat) Tapi tidak seorangpun bisa memenuhi standard sempurna ini.
2.      10 perintah Allah tidak diberikan untuk jadi jalan kita masuk surga. Tapi oleh kasih karunia kita dibenarkan karena percaya akan penebusan dalam Kristus Yesus!
B.     Tidak ada cara untuk mengukur progress kita
C.     Dan kalau Asumsi Internasional ini benar, maka percuma semua yang Yesus lakukan bagi manusia.

BAGAIMANA KITA TAHU KITA SELAMAT DAN PUNYA HIDUP KEKAL ?

Lukas 23:41-43
What do you think of eternal life? Apa yang Anda pikirkan tentang Hidup Kekal? Kita AOC percaya Hidup Kekal, sesuai yang Yesus katakan. Dan bagi Yesus: Hidup Kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang di ampuni!! Diampuni dosanya, oleh karena percaya pada Yesus yang sudah mati, dan bangkit untuk dosa manusia!!

Orang baik tidak masuk surga. Yohanes 5:24, “Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKU dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”
Roma 6:23, “sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
Bagi Yesus: Hidup kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang diampuni!!

Pertanyaanya, apakah mungkin bagi kita orang Kristen untuk mengetahui bahwa kita pasti memiliki hidup yang kekal? Jawabnya: YA!  Bagaimana caranya? 1 Yohanes 5:11-13 berkata: “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.” PERHATIKAN ayat 13, ini caranya Anda tahu kepastian kita punya hidup kekal: “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, TAHU, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.”

So, what do you think of eternal life? Hidup Kekal bukan hadiah bagi orang baik, tapi pemberian Tuhan bagi orang yang diampuni!


No comments:

Post a Comment