Tuesday, 3 March 2015

3 Maret 2015



WHAT DO YOU THINK OF...?





Efesus 2:8, “Sebab karena KASIH KARUNIA kamu diselamatkan oleh IMAN; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.” Bila dalam PROSES PENYELAMATAN Allah bekerja bagi kita & BUKAN HASIL USAHA kita (Efesus 2:8). Demikian pula dalam PROSES BERTUMBUH ada intervensi & pertolongan dari Allah. Penebusan Kristus membuat kita HIDUP dibawah KASIH KARUNIA & bukan hukum. Hanya bila seseorang PERCAYA pada Yesus Kristus, ia dapat DITERIMA & DIBENARKAN Allah. Yakobus 4:6, “Tetapi KASIH KARUNIA, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, LEBIH BESAR dari pada itu. Karena itu Ia katakan: ‘Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.’” Amin.

Respon 1
Ef 2:8, “Sebab Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tuhan.” Bisa menjadi anak Tuhan / Kristen itu juga karena kasih karunia Tuhan. Bisa pelayanan itu juga karena kasih karunia. Bisa melakukan ini, itu, ini, itu semua karena kasih karunia. Kita ini sebenarnya nggak bisa apa-apa jadi seharusnya nggak ada hak untuk menjadi sombong, baik itu sombong karena apapun terutama sombong rohani. Bisa pelayanan, rajin ke gereja, bisa sharing, pintar doa semua itu jangan sampai membuat kita meremehkan orang lain. Merasa diri lebih baik daripada orang lain. Kalo ilustrasinya gini, kita ini lampunya, Tuhan listriknya. Lampu biar sebagus apapun kalo nggak dialiri listrik ya nggak berguna. Begitu juga hidup kita, karena ada Tuhan kita selamat, kita bisa berhikmat, kita bisa melakukan ini dan itu. So... jangan pernah sombong dan merasa diri lebih baik dari orang lain. (Ibu Rita – PKS CL 8)

Respon 2
Masa depan tidak ada di depan kita tetapi ada di dalam kita. Amsal 24:14 – Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang. (GNCC)

Respon 3
SAAT TEDUH. Selasa, 3 Maret 2015. Kasih yang Menyehatkan. Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi (Yohanes 13:35). Universitas Yale pernah mengadakan riset yang melibatkan 119 pria dan 40 wanita. Pembuluh darah koroner mereka diperiksa untuk dibandingkan. Kesimpulannya, orang-orang yang merasakan dukungan dan cinta dari pasangannya memiliki risiko penyumbatan arteri jantung yang lebih rendah daripada mereka yang tidak mengalaminya. Perasaan dikasihi ternyata menghasilkan efek yang positif terhadap kesehatan jantung. Selain itu, dengan mengungkapkan kasih, orang juga akan memiliki tubuh yang lebih segar. Sekitar 2.000 tahun yang lalu, Yesus memberikan perintah kepada murid-murid-Nya untuk saling mengasihi (Yoh. 13:34). Karakteristik saling mengasihi ini dimaksudkan sebagai ciri khas yang membedakan antara murid Yesus dan orang lain. Kasih menjadi tanda pengenal murid Yesus. Dalam salah satu suratnya, Rasul Yohanes mengingatkan jemaat mengenai perintah Yesus tersebut. Ia mengajak orang percaya untuk mengasihi bukan hanya dengan perkataan, melainkan juga dengan perbuatan dan dalam kebenaran (1 Yoh. 3:18). Sayangnya, saat ini banyak orang percaya seakan melupakan perintah Yesus dan ajakan Yohanes tersebut. Ada yang membiarkan hidupnya dikuasai kebencian. Ada pula yang hatinya dicengkeram dendam terhadap orang lain. Padahal, semua itu hanya akan merugikan kehidupan kita sendiri. Kabar baiknya, kita bisa melakukan sesuatu untuk mengalami hidup yang sehat dan penuh ketenteraman. Caranya ialah dengan berhenti menyimpan kepahitan dan mulai membiasakan hidup dengan mengasihi sesama. SATU KATA MEMBEBASKAN KITA DARI BEBAN DAN RASA SAKIT. KATA ITU IALAH “CINTA” —SOPHOCLES. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

Respon 4
“Pelita hati bisa mati karena petaka hidup. Jaga dengan hati-hati.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 5
Amin... Tiada kata lain selain mengucapkan terima kasih Tante... Saya sangat bersyukur karena sampai saat ini Tante terus mengingatkan saya bahwa Tuhan itu sumber segalanya... Kasih Tuhan selalu ada di setiap kehidupan, cintaNYA sangat luar biasa terhadapku, keluargaku, dan orang-orang di sekitarku. Begitu banyak kebaikan Tuhan yang nyata dalam hidup keluargaku, membuatku tidak bisa berpaling dariNYA. Tuhan, terima kasih... Tuntun aku terus di jalanMU... Thank you very much Tante... Thanks AOC, tempat di mana aku diubahkan, dipulihkan... Gbu all family AOC. (Sdri Angel – Komsel G-Arrow)


No comments:

Post a Comment