WHAT DO YOU THINK OF...?
Efesus 2:8, “Sebab
karena KASIH KARUNIA kamu diselamatkan oleh IMAN; itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Allah.” Bila dalam PROSES PENYELAMATAN Allah bekerja bagi
kita & BUKAN HASIL USAHA kita (Efesus 2:8). Demikian pula dalam PROSES
BERTUMBUH ada intervensi & pertolongan dari Allah. Penebusan
Kristus membuat kita HIDUP dibawah KASIH KARUNIA & bukan hukum. Hanya bila
seseorang PERCAYA pada Yesus Kristus, ia dapat DITERIMA & DIBENARKAN Allah.
Yakobus 4:6, “Tetapi KASIH KARUNIA, yang dianugerahkan-Nya kepada kita,
LEBIH BESAR dari pada itu. Karena itu Ia katakan: ‘Allah menentang orang yang
congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.’” Amin.
Respon 1
Ef 2:8, “Sebab
Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Tuhan.” Bisa menjadi anak Tuhan / Kristen itu juga karena
kasih karunia Tuhan. Bisa pelayanan itu juga karena kasih karunia. Bisa
melakukan ini, itu, ini, itu semua karena kasih karunia. Kita ini sebenarnya
nggak bisa apa-apa jadi seharusnya nggak ada hak untuk menjadi sombong, baik
itu sombong karena apapun terutama sombong rohani. Bisa pelayanan, rajin ke
gereja, bisa sharing, pintar doa semua itu jangan sampai membuat kita
meremehkan orang lain. Merasa diri lebih baik daripada orang lain. Kalo
ilustrasinya gini, kita ini lampunya, Tuhan listriknya. Lampu biar sebagus
apapun kalo nggak dialiri listrik ya nggak berguna. Begitu juga hidup kita,
karena ada Tuhan kita selamat, kita bisa berhikmat, kita bisa melakukan ini dan
itu. So... jangan pernah sombong dan merasa diri lebih baik dari orang lain.
(Ibu Rita – PKS CL 8)
Respon 2
Masa depan tidak
ada di depan kita tetapi ada di dalam kita. Amsal 24:14 – Ketahuilah, demikian
hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan
harapanmu tidak akan hilang. (GNCC)
Respon 3
SAAT TEDUH. Selasa,
3 Maret 2015. Kasih yang Menyehatkan. Dengan demikian semua orang akan tahu
bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi (Yohanes
13:35). Universitas Yale pernah mengadakan riset yang melibatkan 119 pria dan
40 wanita. Pembuluh darah koroner mereka diperiksa untuk dibandingkan.
Kesimpulannya, orang-orang yang merasakan dukungan dan cinta dari pasangannya
memiliki risiko penyumbatan arteri jantung yang lebih rendah daripada mereka
yang tidak mengalaminya. Perasaan dikasihi ternyata menghasilkan efek yang
positif terhadap kesehatan jantung. Selain itu, dengan mengungkapkan kasih,
orang juga akan memiliki tubuh yang lebih segar. Sekitar 2.000 tahun yang lalu,
Yesus memberikan perintah kepada murid-murid-Nya untuk saling mengasihi (Yoh.
13:34). Karakteristik saling mengasihi ini dimaksudkan sebagai ciri khas yang
membedakan antara murid Yesus dan orang lain. Kasih menjadi tanda pengenal
murid Yesus. Dalam salah satu suratnya, Rasul Yohanes mengingatkan jemaat
mengenai perintah Yesus tersebut. Ia mengajak orang percaya untuk mengasihi
bukan hanya dengan perkataan, melainkan juga dengan perbuatan dan dalam
kebenaran (1 Yoh. 3:18). Sayangnya, saat ini banyak orang percaya seakan
melupakan perintah Yesus dan ajakan Yohanes tersebut. Ada yang membiarkan
hidupnya dikuasai kebencian. Ada pula yang hatinya dicengkeram dendam terhadap
orang lain. Padahal, semua itu hanya akan merugikan kehidupan kita sendiri.
Kabar baiknya, kita bisa melakukan sesuatu untuk mengalami hidup yang sehat dan
penuh ketenteraman. Caranya ialah dengan berhenti menyimpan kepahitan dan mulai
membiasakan hidup dengan mengasihi sesama. SATU KATA MEMBEBASKAN KITA DARI
BEBAN DAN RASA SAKIT. KATA ITU IALAH “CINTA” —SOPHOCLES. Selamat pagi. Tuhan
Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 4
“Pelita hati bisa
mati karena petaka hidup. Jaga dengan hati-hati.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 5
Amin... Tiada kata
lain selain mengucapkan terima kasih Tante... Saya sangat bersyukur karena
sampai saat ini Tante terus mengingatkan saya bahwa Tuhan itu sumber
segalanya... Kasih Tuhan selalu ada di setiap kehidupan, cintaNYA sangat luar
biasa terhadapku, keluargaku, dan orang-orang di sekitarku. Begitu banyak
kebaikan Tuhan yang nyata dalam hidup keluargaku, membuatku tidak bisa
berpaling dariNYA. Tuhan, terima kasih... Tuntun aku terus di jalanMU... Thank
you very much Tante... Thanks AOC, tempat di mana aku diubahkan, dipulihkan...
Gbu all family AOC. (Sdri Angel – Komsel G-Arrow)

No comments:
Post a Comment