WHAT DO YOU THINK OF...?
Respon 1
“Orang yang merasa
tidak mampu melakukan banyak hal ternyata justru orang yang bisa melakukan satu
hal dengan amat baik.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
SAAT TEDUH. Jumat,
20 Maret 2015. Pancarkan Sinarmu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di
depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu
yang di surga (Matius 5:16). Sambaran kilat dan suara dentuman memecah
keheningan malam. Kamis, 13 Februari 2014, erupsi Gunung Kelud menyembur
setinggi 17 kilometer. Menerbangkan kerikil dan abu vulkanik ke sebagian besar
wilayah Jawa, termasuk kota kami, Yogyakarta. Abu tebal menyelimuti seluruh
kota. Pagi harinya, beberapa orang berdiri di pinggir jalan yang gelap oleh
debu. Ketika kebanyakan orang berlindung di rumah, mereka berteriak menawarkan
masker gratis kepada para pengguna jalan. Terlihat beberapa orang mengatur lalu
lintas dan memberitahukan jalan yang aman dilalui. Suka rela, tanpa atribut,
tanpa pamrih. Bukan dengan tujuan diliput media atau dipilih menjadi wakil
rakyat. Tuhan berkata kepada murid-murid-Nya, “Kamu adalah terang dunia.” Di
dalam diri anak Tuhan telah melekat identitas sebagai terang dunia. Terang
tidak terintimidasi oleh kegelapan; sebaliknya, ia bersinar menghalau
kegelapan. Dengan firman Tuhan, kita dapat menuntun orang lain yang berjalan
dalam kegelapan dosa. Melalui perbuatan baik, kita dapat menopang mereka yang
putus asa. Kita memancarkan terang dengan menjadi teladan dalam perkatan dan
perbuatan. Bencana alam dapat menjadi peluang untuk melakukan karya nyata: aksi
sosial, menghibur, memberi bantuan bagi penyintas. Anak Tuhan tidak bersembunyi
di bawah gantang minoritas meskipun bantuan yang diulurkan kadang-kadang
disalahpahami. Biarlah kita bercahaya supaya orang yang mengalami perbuatan
baik tersebut dapat merasakan kebaikan Tuhan melalui hidup kita. PERBUATAN BAIK
TANPA PAMRIH ADALAH CAHAYA PEMBERI HARAPAN DI TENGAH KEGELAPAN. Selamat pagi.
Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 3
Fil 4:6b –
...Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada ALLAH dalam doa dan
permohonan dengan ucapan syukur! Silahkan minta apa saja dalam doamu dan
bersyukur, pasti dijawab! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
Ams 12:27 – Orang
malas tidak akan menangkap buruannya,tetapi orang rajin akan memperoleh harta
yang berharga. TUHAN memberi kebebasan kepada manusia untuk berkreativitas,
untuk bekerja dengan sungguh-sungguh / rajin sebagai bentuk tanggup jawab kita
kepada TUHAN, keluarga, bos kita atau kalau bisnis maka kita akan memberi yang
terbaik untuk kolega atau konsumen kita. Selain itu hendaknya anak-anak TUHAN
memiliki pekerjaan yang bersih, artinya pekerjaan yang jujur dihadapan TUHAN,
tidak ada hal-hal terselubung yang merugikan orang lain. Pekerjaan yang
disertai ucapan syukur dan selalu mengandalkan TUHAN sebagai sumber segalanya
akan diberkati, anak-anak TUHAN yang selalu menempel kepada TUHAN seperti
ranting yang selalu menempel pada batangnya akan bertumbuh terus dan
berbuah-buah lebat, kita tidak perlu khawatir karena bukan jerih payahlah yang
membuat kita kaya tetapi TUHANlah yang akan membuat kita kaya, asal kita
berkerja dengan sungguh-sungguh, jujur, bersyukur dan mengandalkan TUHAN. Amin.
Ybu. (Ibu Inggita – PKS CL 4)
Respon 5
Yohanes 3:16 ialah
ayat favorit hampir semua orang Kristen di dunia. Nats paling awal yang pernah
kita dengar & baca, ayat yang selalu dikhotbahkan & diajarkan berulangkali,
syair pujiannya pun kita tahu & menyanyikannya. Namun ada sisi tersirat
dari ayat yang menyuratkan bagaimana Allah sangat mengasihi jiwa-jiwa di dunia
ini sehingga mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal sebagai penanggung hukuman
manusia. Sesungguhnya ada suatu contoh & fakta kebenaran yang indah jika
mengetahui apa yang telah dilakukan Bapa yang sangat cinta pada kita semua.
Perhatikan: karena Bapa yang hati-Nya penuh cinta, maka Dia mengaruniakan
(memberikan dengan sukarela tanpa paksaan) yaitu pemberian terbaik, Anak-Nya
yang tunggal. Dengan kata lain, jika ada kasih yang besar maka ada pemberian
& pengorbanan yang terbaik dari diri kita. Bukti kasih ialah pengorbanan
karena kasih, pada yang dicintainya, dalam ketulusan yaitu demi yang dikasihinya
itu -bukan demi keuntungan atau tujuan-tujuan pribadi yang bermotif cinta diri.
Itulah tanda kasih sejati yang ditunjukkan oleh Tuhan kita. Tuhan tidak
kekurangan sesuatu atau menjadi lebih baik dengan keberadaan kita. Tetapi Dia
memilih tetap mengasihi kita demi diri kita, supaya kita tidak celaka &
binasa. Dan untuk itu, Dia mengambil jalan sukar, pengorbanan yang tak terukur
besarnya demi memenangkan hati kita. Dia sudah membuktikan kasih-Nya pada kita
yang sebenarnya tidak layak dikasihi-Nya ini. Sekarang bagaimana dengan kita
-yang berulangkali mengaku mengasihi Dia? Adakah bukti dari cinta kita itu?
Sudah berapa banyak pengorbanan terbaik telah kita berikan pada Dia dengan hati
yang tulus demi memuliakan nama-Nya? Nyawa Yesus ialah pemberian terbaik Bapa; apa
yang terbaik dari diri kita? Sebagian kecil harta, waktu, tenaga, pikiran kita
untuk Dia -sudahkah kira-kira itu persembahan terbaik kita? Kasih yang besar
ditandai korban terbaik. Korban terbaik dari kasih yang segenap hati bagi Tuhan
ialah hati & hidup Anda sepenuhnya menjadi milik-Nya. Setujukah Anda? Salam
revival! GBU. (Worship Center Surabaya)
Respon 6
Amin. Thank you
sister. Take care and be a blessing to people around us every day and be
strong. Gbu. (Ibu Caroline – Bandung)
Respon 7
Kabar kami luar
biasa, semua karena anugerah. Doakan kami untuk terus maju dalam studi dan
menjangkau suku-suku yang terabaikan yang belum pernah mendengar kabar baik.
Terima kasih sudah memberikan kami spirit lewat firman TUHAN J kami sekeluarga siap sampai keujung bumi jika TUHAN menghendaki. Salam
sukacita untuk Bapak dan Ibu dari kami M. Efraim. (M. Efraim – Yestoya Malinau
– Sdra Yusuf & Erna)

No comments:
Post a Comment