Saturday, 7 March 2015

7 Maret 2015



WHAT DO YOU THINK OF...?





Yehezkiel 36:26, “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang TAAT.” Ayat 27: “Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.” Amin. Allah berjanji untuk memulihkan kita bukan sekedar secara jasmani tetapi juga secara rohani, yaitu memberi hati yang baru supaya kita dapat TAAT kepada firmanNya. Jika Roh Kudus tidak lagi berdiam dalam kita, tidak mungkin kita bisa hidup benar & mengikuti jalan-jalanNya. Penting bagi kita untuk membuka hati agar Roh Kudus bekerja untuk memulihkan kita & TAAT untuk melakukanNya. Amin J.

Respon 1
“Kita paling membutuhkan Tuhan justru saat kita merasa tidak butuh Dia.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
Renungan Pagi. Sabtu, 07 Maret 2015. Bahan: Mazmur 92. Nats: Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita (Mazmur 92:13-14). KORMA. Pohon korma itu istimewa, mampu tumbuh di tengah gurun gersang di Timur Tengah. Di tengah cuaca panas dan persediaan air yang minim, korma bukan sekedar bisa bertahan hidup ia pun mampu berbuah. Bahkan, buahnya manis. Makin tua pohonnya, makin manis buahnya! Daya tahan pohon korma terletak pada akarnya. Ketika biji korma tumbuh, akarnya lebih dulu tumbuh menghunjam jauh ke dalam tanah. Mencari air. Baru setelah itu tumbuh batang dan daunnya. Pemazmur menggambarkan orang beriman bagaikan pohon korma yang ditanam di bait Tuhan. Firman dan kehadiran Tuhan menjadi makanannya. Ini membuatnya bertumbuh sehat dari tahun ke tahun. Hasilnya? Setelah menjadi tua, ia tetap dapat berbuah manis sekalipun tubuh makin renta dan sakit-penyakit melanda. Ketika kecantikan fisik memudar, kecantikan batin makin nampak. Ia puas terhadap Tuhan. Ia tidak menuduh Tuhan curang (ayat 16), sehingga dapat bersaksi tentang kebaikan-Nya. Sebaliknya, orang tak beriman digambarkan seperti tumbuh-tumbuhan yang tak berbuah (ayat 8). Bertambahnya usia membuat hati mereka menjadi makin pahit, bukan makin manis. Tumpukan persoalan, dendam, dan kekecewaan memenuhi hati. Bagi mereka, masa tua menakutkan dan menyedihkan. Cobalah periksa, dari tahun ke tahun, hidup Anda makin manis atau makin pahit? Makin suka bersyukur atau mengeluh? Makin puas dengan Tuhan dan sesama, atau makin kecewa? Makin mudah mengampuni atau makin menumpuk dendam? Tanamlah diri Anda di Bait Tuhan. Serap dan taati firman-Nya. Hidup Anda pun akan berbuah manis bagai korma! Bisa menghadapi tiap hari dengan senyuman adalah berkat istimewa dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

Respon 3
Maz 118:23 – Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan AJAIB di mata kita! Hanya TUHAN yang bisa melakukan keajaiban, kitapun pasti alami keajaiban-NYA! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 4
Banyak yang telah dikhotbahkan mengenai bagaimana hidup diberkati. Juga kunci-kunci hidup sukses,  memperoleh kelimpahan berkat dari Tuhan. Melalui banyak berdoa, deklarasi iman, mengklaim ayat firman Tuhan, sampai berkata-kata positif hingga rajin mengucap syukur. Kesan yang ditangkap hingga kini melalui semua pesan-pesan di atas seolah-olah hidup kita hanya dijalani untuk berjuang meraih berkat-berkat Tuhan semata-khususnya berkat-berkat materi untuk kelangsungan & kelancaran hidup di dunia. Jika kita menyelidiki Kitab Suci, maka Tuhan menjanjikan berkat justru kepada mereka yang tidak condong pada pengejaran berkat-berkat seperti disebutkan di atas. Berkat turun dengan sendirinya di atas kepala orang benar (Ams. 10:6) -yang berarti jika hidup kita benar di mata Tuhan, berkat pasti tercurah. Tuhan akan menambahkan & mencukupi semua kebutuhan kita jika mendahulukan Kerajaan Allah & kebenaran-Nya (Mat. 6:33) -dimana fokus kita pada Tuhan & bukan pemenuhan-pemenuhanNya. Janji Tuhan yang luar biasa dalam Ulangan 32:3-14 dimana segala berkat akan datang kepada umat-Nya & menjadi bagian umat-Nya, diberikan dengan SATU syarat sederhana saja yaitu mereka “...baik-baik mendengarkan suara TUHAN, ...dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya” (ayat 1). Ya, bagi satu orang atau satu bangsa yang mau taat, sudah pasti berkat menjadi bagian Tuhan untuk memberikannya & bagian kita untuk menerima & menikmatinya. Ini diteguhkan dalam ayat-ayat terkenal seperti Mazmur 1:2-3 & Yosua 1:8, bahwa Tuhan menjanjikan suatu keberhasilan dalam hidup bagi orang yang mau hidup seturut firman-Nya. Lagi, “Dan orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya” ~Yak. 1:25, BIS. Berkat ialah bagian orang-orang yang hidup menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan. Jika Anda hidup tekun & tulus menjadi pelaksana firman, jangan pernah kuatir tapi percayalah. Tuhan PASTI mencurahkan berkat bagi Anda! Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:

Post a Comment