WHAT DO YOU THINK OF...?
Yehezkiel 36:26, “Kamu
akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan
menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang TAAT.”
Ayat 27: “Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat
kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada
peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.” Amin. Allah berjanji untuk
memulihkan kita bukan sekedar secara jasmani tetapi juga secara rohani, yaitu
memberi hati yang baru supaya kita dapat TAAT kepada firmanNya. Jika Roh
Kudus tidak lagi berdiam dalam kita, tidak mungkin kita bisa hidup benar &
mengikuti jalan-jalanNya. Penting bagi kita untuk membuka hati agar Roh
Kudus bekerja untuk memulihkan kita & TAAT untuk melakukanNya. Amin J.
Respon 1
“Kita paling
membutuhkan Tuhan justru saat kita merasa tidak butuh Dia.” Xavier Quentin
Pranata.
Respon 2
Renungan Pagi.
Sabtu, 07 Maret 2015. Bahan: Mazmur 92. Nats: Orang benar akan bertunas seperti
pohon korma, mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah
kita (Mazmur 92:13-14). KORMA. Pohon korma itu istimewa, mampu tumbuh di tengah
gurun gersang di Timur Tengah. Di tengah cuaca panas dan persediaan air yang
minim, korma bukan sekedar bisa bertahan hidup ia pun mampu berbuah. Bahkan,
buahnya manis. Makin tua pohonnya, makin manis buahnya! Daya tahan pohon korma
terletak pada akarnya. Ketika biji korma tumbuh, akarnya lebih dulu tumbuh
menghunjam jauh ke dalam tanah. Mencari air. Baru setelah itu tumbuh batang dan
daunnya. Pemazmur menggambarkan orang beriman bagaikan pohon korma yang ditanam
di bait Tuhan. Firman dan kehadiran Tuhan menjadi makanannya. Ini membuatnya
bertumbuh sehat dari tahun ke tahun. Hasilnya? Setelah menjadi tua, ia tetap
dapat berbuah manis sekalipun tubuh makin renta dan sakit-penyakit melanda.
Ketika kecantikan fisik memudar, kecantikan batin makin nampak. Ia puas
terhadap Tuhan. Ia tidak menuduh Tuhan curang (ayat 16), sehingga dapat
bersaksi tentang kebaikan-Nya. Sebaliknya, orang tak beriman digambarkan
seperti tumbuh-tumbuhan yang tak berbuah (ayat 8). Bertambahnya usia membuat
hati mereka menjadi makin pahit, bukan makin manis. Tumpukan persoalan, dendam,
dan kekecewaan memenuhi hati. Bagi mereka, masa tua menakutkan dan menyedihkan.
Cobalah periksa, dari tahun ke tahun, hidup Anda makin manis atau makin pahit?
Makin suka bersyukur atau mengeluh? Makin puas dengan Tuhan dan sesama, atau
makin kecewa? Makin mudah mengampuni atau makin menumpuk dendam? Tanamlah diri
Anda di Bait Tuhan. Serap dan taati firman-Nya. Hidup Anda pun akan berbuah
manis bagai korma! Bisa menghadapi tiap hari dengan senyuman adalah berkat
istimewa dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 3
Maz 118:23 – Hal
itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan AJAIB di mata kita! Hanya TUHAN
yang bisa melakukan keajaiban, kitapun pasti alami keajaiban-NYA! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
Banyak yang telah
dikhotbahkan mengenai bagaimana hidup diberkati. Juga kunci-kunci hidup
sukses, memperoleh kelimpahan berkat
dari Tuhan. Melalui banyak berdoa, deklarasi iman, mengklaim ayat firman Tuhan,
sampai berkata-kata positif hingga rajin mengucap syukur. Kesan yang ditangkap
hingga kini melalui semua pesan-pesan di atas seolah-olah hidup kita hanya
dijalani untuk berjuang meraih berkat-berkat Tuhan semata-khususnya berkat-berkat
materi untuk kelangsungan & kelancaran hidup di dunia. Jika kita
menyelidiki Kitab Suci, maka Tuhan menjanjikan berkat justru kepada mereka yang
tidak condong pada pengejaran berkat-berkat seperti disebutkan di atas. Berkat
turun dengan sendirinya di atas kepala orang benar (Ams. 10:6) -yang berarti
jika hidup kita benar di mata Tuhan, berkat pasti tercurah. Tuhan akan
menambahkan & mencukupi semua kebutuhan kita jika mendahulukan Kerajaan
Allah & kebenaran-Nya (Mat. 6:33) -dimana fokus kita pada Tuhan & bukan
pemenuhan-pemenuhanNya. Janji Tuhan yang luar biasa dalam Ulangan 32:3-14
dimana segala berkat akan datang kepada umat-Nya & menjadi bagian umat-Nya,
diberikan dengan SATU syarat sederhana saja yaitu mereka “...baik-baik
mendengarkan suara TUHAN, ...dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya”
(ayat 1). Ya, bagi satu orang atau satu bangsa yang mau taat, sudah pasti
berkat menjadi bagian Tuhan untuk memberikannya & bagian kita untuk
menerima & menikmatinya. Ini diteguhkan dalam ayat-ayat terkenal seperti
Mazmur 1:2-3 & Yosua 1:8, bahwa Tuhan menjanjikan suatu keberhasilan dalam
hidup bagi orang yang mau hidup seturut firman-Nya. Lagi, “Dan orang yang
menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan
bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam
setiap hal yang dilakukannya” ~Yak. 1:25, BIS. Berkat ialah bagian orang-orang
yang hidup menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan. Jika Anda hidup tekun &
tulus menjadi pelaksana firman, jangan pernah kuatir tapi percayalah. Tuhan
PASTI mencurahkan berkat bagi Anda! Salam revival! GBU. (Worship Center
Surabaya)

No comments:
Post a Comment