WHAT DO YOU THINK OF...?
Respon 1
“Ada orang yang
mengeluh karena tidak ada lagi yang bisa dikeluhkan.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
SAAT TEDUH. Jumat,
13 Maret 2015. PERANTAU. Saudara-saudaraku yang terkasih, aku menasihati kamu,
supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari
keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa (1 Petrus 2:11).
Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Indonesia (BNP2TKI), ada sekitar 4 juta pekerja migran Indonesia yang bekerja
di luar negeri pada 2012. Malaysia, Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Arab Saudi
adalah lima negara tujuan utama mereka. Di luar itu, orang Indonesia tersebar
ke berbagai penjuru dunia sebagai perantau, baik untuk bekerja maupun untuk
sekolah. Hidup sebagai perantau, khususnya bagi mereka yang berencana untuk
kelak kembali ke tanah air, memiliki setidaknya dua keunikan. Yang pertama,
pemahaman akan kesementaraan hidup mereka di tanah rantau. Pemahaman ini
mengingatkan mereka untuk tidak terikat dengan kehidupan di tanah rantau. Yang
kedua, kesadaran akan identitas mereka sebagai orang Indonesia. Kesadaran ini
membuat mereka memilah-milah kebiasaan dan kebudayaan tanah rantau sesuai
dengan identitas ke-Indonesia-an mereka. Sedikit-banyak inilah yang hendak
Petrus sampaikan dalam suratnya. Hidup kita di dunia ini hanya sementara.
Karenanya, kita tidak perlu terikat dengan dunia ini sampai lupa akan “rumah
sejati” kita di langit dan bumi baru yang sedang Tuhan siapkan. Yang kedua,
identitas kita adalah umat Allah dan dipanggil untuk menjadi berkat. Karenanya,
kita pun harus hidup sesuai dengan identitas tersebut. Ini berarti cara hidup
kita pasti akan berbeda dengan mereka yang bukan umat Allah. Mungkin akibatnya
kita akan terasing dan dicela. Tetapi, tetaplah setia; ini semua sementara dan
suatu hari kelak buahnya akan kita nikmati. HIDUP DI DUNIA INI SEMENTARA,
JANGANLAH TERIKAT DENGANNYA, MELAINKAN JALANILAH SESUAI DENGAN IDEN-TITAS KITA
SEBAGAI UMAT ALLAH. It's Friday again. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3
BPJS GRATIS DARI
SURGA. Apakah anda butuh BPJS gratis? (Bersama Pencipta dan Juru Selamat).
KLINIK SURGAWI: Dibuka 24 jam. Hati-hati dengan: KUMAN (kurang iman) & KUTU
(kurang bersekutu). Karena akan menyebabkan timbulnya: KUDIS (kurang disiplin)
& GATAL (gagal total) dalam hidup kita. Obati segera & hubungi: Prof.
Dr. Ir. YESHUA KRISTUS, SpPD (Spesialis Pengampun Dosa). Telp di no 333
(Yeremia 33:3): “Berserulah kepada-KU, maka AKU akan menjawab engkau dan akan
memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni
hal-hal yang tidak kauketahui.” Atau fax di no 5015 (Mazmur 50:15): “Berserulah
kepada-KU pada waktu kesesakan, AKU akan meluputkan engkau, dan engkau akan
memuliakan AKU.” Kalau sudah sembuh jangan lupa hub 1032 (Mazmur103:2):
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-NYA!” Klinik
SURGAWI dibuka 24 jam, melayani pengobatan: 1.) Sembuhkan luka batin; 2.)
Hilangkan dendam, benci & kepahitan hati; 3.) Buat hati nyaman & penuh
cinta kasih; 4.) Mampu buat kita berkarya bagi TUHAN & sesama. Buktikan
sekarang juga dengan DOA (Duduk Omong-Omong dengan TUHAN). Alamat Praktek: Jl.
Sumatera (sukacita-damai sejahtera), di SURGA. Handphone Pribadi YESUS KRISTUS
di no 119 (Lukas 11:9): “Oleh karena itu AKU berkata kepadamu: Mintalah, maka
akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu
akan dibukakan bagimu.” Sebarkan kabar gembira ini buat teman-teman lain, pasti
banyak membantu... Siapa menabur kesehatan, mereka pasti menuai kesehatan
juga...!!! Selamat menikmati BPJS gratis. God Bless You. (Naniek Tjokro – PT.
Wings Surya)
Respon 4
Mat 8:3 – YESUS:
“AKU mau, jadilah engkau SEMBUH! Seketika itu juga SEMBUHlah orang itu!
Pastikan, sekarang YESUS mau menolongmu, menyembuhkanmu, memberkati-mu! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 5
Kesehatan adalah
salah satu harta terbesar manusia. Banyak yang setuju saat dikatakan bahwa
“kesehatan bukan segalanya tapi tanpa kesehatan segalanya tidak berarti
apa-apa”. Itu sebabnya salah satu pencarian & usaha terbesar manusia di
bumi ialah memperjuangkan kondisi kehidupan yang sehat. Hanya, orang acapkali
memandang jika kesehatan semata-mata terkait faktor-faktor yang dapat diukur
& dipelajari secara ilmiah. Maksudnya, hidup sehat digantungkan pada
kondisi-kondisi tertentu seperti gaya hidup yang teratur, kebiasaan
berolahraga, mengkonsumsi makanan seimbang & pola makan yang sehat,
menghindari stress atau menjaga lingkungan tempat tinggal kita tetap bersih.
Jika sakit, dokter & obat-obatan yang menjadi rujukan memperoleh
kesembuhan. Demikianlah pandangan yang dianut rata-rata orang perihal kesehatan
tubuhnya. Walaupun semua yang disebutkan di atas perlu kita perhatikan, masih
ada faktor yang kurang. Baca & renungkan Keluaran 15:26, salah satu kunci
terpenting hidup sehat. Perhatikan: 1) Tuhan berkuasa mencegah datangnya
penyakit atau melepaskan sakit penyakit turun atas manusia. “Aku tidak akan
menimpakan padamu penyakit yang kutimpakan pada orang-orang Mesir”. Tulah-tulah
Mesir ialah bukti bahwa betapapun majunya peradaban Mesir, mereka tak kuasa
menahan wabah penyakit yang dilepaskan menimpa mereka. Namun tidak jauh dari
sana, bani Israel tak terjamah oleh satupun penyakit. 2) Kehidupan yang sepenuh
hati mau taat pada Tuhan, hidup sesuai kebenaran-kebenaran firman-Nya, mau
mendengarkan & melakukan petunjuk-petunjuk firman-Nya mendapat upah
kesehatan yang baik dari Sang Penyembuh & Pencipta manusia. Sebaliknya pun
demikian. Orang-orang yang keras hati mengikuti kehendaknya sendiri yang
melawan Tuhan akan diganjar sakit penyakit seperti Firaun & orang-orang
Mesir yang keras hati. Memperhatikan isi hati Tuhan ialah sumber utama
kesehatan kita. Sungguh, ada faktor illahi yang berperan penting dalam
kesehatan Anda. Dialah yang memegang kuasa kesembuhan. Terimalah penggenapan
dari janji-Nya yang berkuasa itu. Dalam hidup takut akan Dia. Salam revival!
GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment