BILLIONAIRE
Matius 6:24, “Tak
seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan
membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang
seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada
Allah dan kepada Mamon.” Jangan pernah jadikan uang itu “Tuan” tetapi
jadikan uang itu “Hamba”. Tidak seorangpun dapat bekerja untuk 2
majikan/tuan, sebab ia akan lebih mengasihi yang satu dari pada yang lain atau
Ia akan lebih setia kepada majikan yang satu daripada yang lain, demikian juga
dengan kita, kita tidak dapat bekerja untuk Allah & juga untuk harta benda
(uang/mammon). Tuhan tidak mau kita menDUA, kita harus tahu bahwa Iblis dapat
memakai mammon/uang untuk menguasai manusia, kalau kita tidak menang terhadap
cinta akan uang. Amin.
Respon 1
Lukas 10:41,
“Tetapi Tuhan menjawabnya: ‘Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri
dengan banyak perkara, Yesus berkata: ‘PERCAYA SAJA’”. (GNCC)
Respon 2
Kel 15:2 TUHAN itu
kekuatan dan mazmurku, IA telah menjadi keselamatanku, IA ALLAHku, kupuji DIA,
IA ALLAH BAPAku, kuluhurkan DIA! YESUSku luar biasa, dahsyat, kitapun akan
mengalami keajaiban-NYA sekarang. Amin! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Respon 3
Sejauh yang dapat
dipelajari, tidak ada tuhan yang disembah di muka bumi ini yang memberikan
janji berkat sedemikian tegas, jelas, terperinci, penuh keyakinan & sangat
lengkap seperti Allah yang digambarkan dalam Alkitab. Dalam taurat saja, Dia
telah menyuratkannya berkali-kali secara khusus mengenai berkat-berkat yang
akan Dia anugerahkan kepada umat-Nya (Ul. 7:12-15; 11:13-14; 28:1-14; Ima.
26:3-13). Itu masih belum ditambah dengan sekitar 3500 lebih janji dari Tuhan
yang tercatat dalam Alkitab. Semuanya bukan janji kosong atau bualan semata
sebab itu keluar dari mulut Yang Maha kudus, Tuhan semesta alam yang tak dapat
berdusta. Itu berarti Tuhan sangat rindu memberkati penyembah-penyembah-Nya.
Dia ingin setiap janji-Nya menjadi kenyataan & menjadi milik kita
sepenuhnya. Masalahnya, tahukah kita bagaimana seluruh berkat-berkat terbaik
dalam hidup itu menjadi bagian kita? Di sinilah rupanya terlalu banyak
kesalahpahaman. Umumnya, banyak yang berpikir asal rajin beribadah, datang ke
gereja, melayani Tuhan dalam kegiatan-kegiatan kerohanian maka Tuhan akan
memberkati kita. Kita perlu membacanya baik-baik berulang kali sebab inilah
syarat berkat-berkat itu dicurahkan bagi kita: “..kamu dengan sungguh-sungguh
mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, SEHINGGA KAMU
MENGASIHI TUHAN, Allahmu, & beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu
& dengan segenap jiwamu, (maka Ia akan memberikan berkat-berkat ini)…” Ul.
11:13. Dan syarat ini terus diulang dengan inti pesan yang sama dimanapun di
Alkitab. Yaitu bahwa berkat akan diberikan, dicurahkan, dilimpahkan hanya bagi
mereka yang mengasihi Tuhan, yang sungguh rindu semata-mata memuliakan Dia
dengan segala ketulusan & kebulatan hati. Ini jelas berbeda dengan gaya
hidup agamawi yang semata-mata sibuk dengan aktivitas yang tampaknya rohani
dari luar namun di dalam hati & hidup sehari-hati masih fokus pada apa yang
bukan dari Tuhan. Sudahkah Anda menginginkan Tuhan sebagai berkat terbesar
& terbaik Anda sehingga Anda berhak menerima kelimpahan segala berkat
kehidupan? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment