BILLIONAIRE
Yohanes 15:7, “Jikalau
kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa
saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Dengan CARA bagaimana
saudara “berusaha TETAP tinggal didalam Yesus”?? Agar kita TETAP tinggal dalam
Kristus, mari menabur firmanNya/bersaksi karena Allah sudah ‘menabur’ terlebih
dahulu dengan memberikan anakNya Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan
manusia dari maut. Amin.
Respon 1
“Satu level di atas
mempercayai Tuhan adalah bisa dipercaya oleh Tuhan.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
Pergumulan dan
pertolongan Tuhan adalah bagian dari kisah kehidupan manusia. Keluaran 18:8, ‘Sesudah
itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada
Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka
alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka.’ (GNCC)
Respon 3
Roma 10:15 – Betapa
indahnya kedatangan mereka yang membawa KABAR BAIK! Yukkk sebarkan firman TUHAN
yang merupakan kabar baik ini. STOP! Berita-berita yang jelek! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Respon 4
Adalah merupakan fakta
Alkitab bahwa Allah kita ialah Tuhan yang suka memberkati umat-Nya. Dialah Bapa
yang baik, Gembala yang baik, Dia baik adanya dalam segala keberadaan-Nya.
Segala pemberian yang baik & anugerah yang sempurna berasal dari pada-Nya
(Yak. 1:17). Dia juga sumber segala berkat (Ul. 28:2; Ef. 1:3), pada-Nya ada
kuasa untuk menjadikan kaya (Ul. 8:17-18; 1 Taw. 29:11-12; 1 Sam. 2:7; Ams.
10:22). Sesungguhnya umat Tuhan dikehendaki-Nya menjadi suatu umat yang
diberkati! (Ul. 28:3-14). Pertanyaannya, bagaimana jika kita menyembah Allah
Israel itu demi memperoleh berkat-berkatNya semata? Beribadah kepada-Nya supaya
dilancarkan segala sesuatunya & meraih hidup sukses di dunia ini? Dan
akankah kita memperoleh curahan berkat-Nya apabila itu yang menjadi motif utama
kita memuja-Nya? Jika kita menyembah Tuhan semata-mata untuk apa yang Dia bisa
lakukan bagi kita, maka motif kita sebenarnya serupa dengan kebanyakan orang
yang memuja sesuatu yang supranatural demi beroleh berkah (dimana biasanya
mereka pun memperoleh yang mereka inginkan). Di manakah bedanya dengan
orang-orang yang mencari kekayaan mudah melalui memuja figur ilahi, dewa-dewa
atau roh-roh gaib tertentu? Dan jika diajarkan sedemikian agar kita semangat
& tekun beribadah ke gereja, bukankah itu menyamakan ajaran Kristus dengan
kepercayaan-kepercayaan dari dunia ini? Tidakkah ini menuntun pada kesesatan? Perbedaan
Tuhan kita dengan ilah manapun di semesta ini ialah bahwa Allah kita mengasihi
kita & telah membuktikan kasih-Nya itu melalui pengorbanan Yesus Kristus di
kayu salib untuk menebus kita. Pada sisi lain, kita pun dipanggil untuk
mengasihi Dia, memperhatikan pikiran & isi hati-Nya, lalu mengikut Dia
karena cinta & merindukan persekutuan dengan Dia. Sebagaimana tak seorang
pun dari kita rela jika orang baik pada kita hanya untuk memanfaatkan kita demi
kepentingannya sendiri, demikian pula Tuhan, yang bukan cuma memberkati namun
juga mendidik kita dengan kasih. Jadi, akankah penyembahan kita didapati tulus
di hadapan-Nya? Salam revival! GBU. (Worship Center Surabaya)

No comments:
Post a Comment