Monday, 21 September 2015

21 September 2015

BILLIONAIRE




Galatia 6:7b, “Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.” MEMBERI/MENABUR dengan sukacita selain memuliakan Tuhan, menolong orang lain juga memberkati diri sendiri. Amin. Ketika kita meneruskan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita, DIA dimuliakan, orang lain terbantu & kita diberkati.  Amin. Menabur = Menuai. Taburlah sesuatu yang baik, entah itu waktu, persahabatan, semangat/motivasi ataupun hanya telinga yang mendengar PASTI akan menuai kebaikan, tidak hanya untuk orang tersebut tetapi juga untuk diri sendiri. Amin.

Respon 1
God knows everything about you and every matter concerning you. Nothing is hidden from His sight. So submit to God »Beth Moore«. Tuhan mengetahui semuanya mengenai anda dan segala hal yang berurusan dengan anda. Tidak ada yang tersembunyi dari pandanganNya. Jadi serahkanlah kepada Tuhan »Beth Moore«. Good morning Father, we praise You, we Love You and we adore You. Terima kasih selalu untuk hari yang indah dan terima kasih Yesus, oleh kasih karuniaMu, kami bisa selalu hidup bersyukur untuk setiap keadaan. Bapa, kuduskan dan sucikan setiap kami, suami kami dan anak-anak kami. Biarlah hidup takut akan Engkau yang tetap menjadi kebutuhan utama kami, bagi suami dan anak-anak kami. Bawa kami Bapa untuk tetap haus dan lapar akan Engkau, akan firmanMu. Bawa kami per keluarga hidup semakin taat dan menjadi pelaku firman-Mu. Please hold us tight Jesus, we really need You deeply. All of us here Jesus, need you deeply: Liching-Siusiang. Berikan kami terus hikmat-Mu, dalam berjalan di dunia ini, mampu mempraktekkan hidup, yang tulus seperti merpati dan cerdik seperti ular. Thank You Jesus. Segala kemuliaan hanya untukMu saja. Dan kami semua akan melakukan kembali aktivitas kami dalam seminggu ini, apapun yang kami dan keluarga kami lakukan pasti berhasl dan beruntung. In Jesus name we pray. Amin. Morning sister. Have a blessed week and walk in faith. Gbu. (Ibu Caroline – Bandung)

Respon 2
Maz 81:17 – Umat-KU akan KUberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu AKU akan mengenyangkan-NYA! Alami sendiri PEMELIHARAAN-NYA yang ajaib! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Respon 3
“Dipercaya Tuhan adalah anugerah yang luar biasa.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 4
Ayat bacaan: Kolose 3:5-17. Nats: Karena itu, matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang yang tidak taat]. (Kolose 3:5,6). Mati Terhadap Dunia. Di beberapa daerah di Indonesia, kita dapat menjumpai pemandangan seperti ini: sesajen berbentuk makanan dan minuman diletakkan di nisan-nisan. Keluarga orang yang meninggal memperlakukan almarhum seolah-olah masih hidup. Tetapi, seenak apa pun makanan yang disajikan, orang yang meninggal itu tak tergoda sedikit pun untuk menikmatinya. Mengapa? Karena ia sudah mati terhadap kehidupan dunia ini, termasuk makanan lezat sekali pun. Sebagai orang percaya, kita diperintahkan untuk mematikan segala sesuatu yang duniawi, hal-hal yang berlawanan dengan kehendak Allah, seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat, keserakahan, dan penyembahan berhala. Sehebat apa pun hal itu menggoda, seharusnya kita tidak meresponnya lagi. Mengapa? Karena sekarang di dalam Kristus, kita adalah ciptaan baru, pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya. Kita dipanggil untuk melakukan perbuatan-perbuatan kasih dan bukan perbuatan-perbuatan kegelapan. Sebagai manusia baru, kita tak perlu lagi merespons godaan hal-hal duniawi dan perbuatan kegelapan. Sebaliknya, kita harus membuangnya dan, sebagai gantinya, mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, pengampunan, dan damai sejahtera. Biarlah perkataan Kristus dan segala kekayaannya berdiam dalam diri kita. Dikuasai Kristus memungkinkan kita mengatakan 'tidak' terhadap segala sesuatu yang duniawi. Ya, ingatlah identitas kita sebagai ciptaan baru, dan hiduplah sesuai dengan identitas tersebut! Semangat pagi, Tuhan memberkati. (Bp. Budi – PT. MPU)

No comments:

Post a Comment