BILLIONAIRE
Galatia 6:7b, “Karena
apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.” MEMBERI/MENABUR
dengan sukacita selain memuliakan Tuhan, menolong orang lain juga memberkati
diri sendiri. Amin. Ketika kita meneruskan apa yang telah Tuhan berikan
kepada kita, DIA dimuliakan, orang lain terbantu & kita diberkati. Amin. Menabur = Menuai. Taburlah
sesuatu yang baik, entah itu waktu, persahabatan, semangat/motivasi
ataupun hanya telinga yang mendengar PASTI akan menuai kebaikan, tidak
hanya untuk orang tersebut tetapi juga untuk diri sendiri. Amin.
Respon 1
God knows
everything about you and every matter concerning you. Nothing is hidden from
His sight. So submit to God »Beth Moore«. Tuhan mengetahui semuanya mengenai
anda dan segala hal yang berurusan dengan anda. Tidak ada yang tersembunyi dari
pandanganNya. Jadi serahkanlah kepada Tuhan »Beth Moore«. Good morning Father,
we praise You, we Love You and we adore You. Terima kasih selalu untuk hari
yang indah dan terima kasih Yesus, oleh kasih karuniaMu, kami bisa selalu hidup
bersyukur untuk setiap keadaan. Bapa, kuduskan dan sucikan setiap kami, suami
kami dan anak-anak kami. Biarlah hidup takut akan Engkau yang tetap menjadi
kebutuhan utama kami, bagi suami dan anak-anak kami. Bawa kami Bapa untuk tetap
haus dan lapar akan Engkau, akan firmanMu. Bawa kami per keluarga hidup semakin
taat dan menjadi pelaku firman-Mu. Please hold us tight Jesus, we really need
You deeply. All of us here Jesus, need you deeply: Liching-Siusiang. Berikan
kami terus hikmat-Mu, dalam berjalan di dunia ini, mampu mempraktekkan hidup,
yang tulus seperti merpati dan cerdik seperti ular. Thank You Jesus. Segala
kemuliaan hanya untukMu saja. Dan kami semua akan melakukan kembali aktivitas
kami dalam seminggu ini, apapun yang kami dan keluarga kami lakukan pasti
berhasl dan beruntung. In Jesus name we pray. Amin. Morning sister. Have a
blessed week and walk in faith. Gbu. (Ibu Caroline – Bandung)
Respon 2
Maz 81:17 – Umat-KU
akan KUberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu AKU akan
mengenyangkan-NYA! Alami sendiri PEMELIHARAAN-NYA yang ajaib! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Respon 3
“Dipercaya Tuhan
adalah anugerah yang luar biasa.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 4
Ayat bacaan: Kolose
3:5-17. Nats: Karena itu, matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,
yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang
sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas
orang-orang yang tidak taat]. (Kolose 3:5,6). Mati Terhadap Dunia. Di beberapa
daerah di Indonesia, kita dapat menjumpai pemandangan seperti ini: sesajen
berbentuk makanan dan minuman diletakkan di nisan-nisan. Keluarga orang yang
meninggal memperlakukan almarhum seolah-olah masih hidup. Tetapi, seenak apa
pun makanan yang disajikan, orang yang meninggal itu tak tergoda sedikit pun
untuk menikmatinya. Mengapa? Karena ia sudah mati terhadap kehidupan dunia ini,
termasuk makanan lezat sekali pun. Sebagai orang percaya, kita diperintahkan
untuk mematikan segala sesuatu yang duniawi, hal-hal yang berlawanan dengan
kehendak Allah, seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat,
keserakahan, dan penyembahan berhala. Sehebat apa pun hal itu menggoda,
seharusnya kita tidak meresponnya lagi. Mengapa? Karena sekarang di dalam
Kristus, kita adalah ciptaan baru, pilihan Allah yang dikuduskan dan
dikasihi-Nya. Kita dipanggil untuk melakukan perbuatan-perbuatan kasih dan
bukan perbuatan-perbuatan kegelapan. Sebagai manusia baru, kita tak perlu lagi
merespons godaan hal-hal duniawi dan perbuatan kegelapan. Sebaliknya, kita
harus membuangnya dan, sebagai gantinya, mengenakan belas kasihan, kemurahan,
kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, pengampunan, dan damai sejahtera.
Biarlah perkataan Kristus dan segala kekayaannya berdiam dalam diri kita.
Dikuasai Kristus memungkinkan kita mengatakan 'tidak' terhadap segala sesuatu
yang duniawi. Ya, ingatlah identitas kita sebagai ciptaan baru, dan hiduplah
sesuai dengan identitas tersebut! Semangat pagi, Tuhan memberkati. (Bp. Budi –
PT. MPU)

No comments:
Post a Comment