Sunday, 30 April 2017

Peace

MESS INTO MESSAGE






Peace
-Mess Into Message #2-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
April 09th 2017


Contoh cerita: Cerita rumah di DPU.
Contoh cerita: Cerita di pekerjaan.

Peace is not an emotion, but rather in Jesus Spirit resides
(Damai/kedamaian itu bukan emosi/perasaan, tapi di dalam Yesus, roh kita memilih bersandar dan berteduh)

Apa yang Alkitab bilang tentang Peace (damai)?

Text: Yohanes 14:25-27
Notes:
Ketika Yesus mengucapkan kata-kata ini, Yesus tahu bahwa sebentar lagi Dia bukan hanya menghadapi kematian, tetapi Dia akan menghadapi penyiksaan yang tidak seorangpun tahu akan berapa lama terjadinya.
Di momen seperti ini, tidak semua orang bisa memikirkan damai bagi orang lain. Damai (the peace) yang ada di dalam Yesus membuat Dia mampu menghadapi momen-momen ini, bukan hanya dengan kuat tapi juga bisa memikirkan damai bagi orang lain.
Tapi, menarik sekali cerita ini, di mana Yesus akan berhadapan bukan hanya kematian, tetapi penyiksaan. Justru Dia menemukan kekuatan yang melebihi segala akal karena Damai Sejahtera (Peace). Sebagai The Prince of Peace (Raja Damai), salah satu concern Yesus adalah pentingnya DAMAI SEJAHTERA yang sesungguhnya bagi anak-anak-Nya.

Peace is not an emotion, but rather in Jesus Spirit resides
(Damai/kedamaian itu bukan emosi/perasaan, tapi di dalam Yesus, roh kita memilih bersandar dan berteduh)

MESS NEVER BECOME A MESSAGE WITHOUT THE PEACE FROM GOD
(Kekacauan tidak akan pernah jadi sebuah pesan yang membangun, tanpa adanya Damai Sejahtera Tuhan)

KENYATAAN TENTANG DAMAI SEJAHTERA:
1.      DAMAI SEJAHTERA (PEACE) ITU BUKAN EMOSI/PERASAAN
Emosi kita sama sekali bukan acuan yang benar untuk berpikir dan untuk ambil keputusan. Karena emosi selalu naik dan turun, emosi tidak konsisten, emosi berubah-ubah.
2.      DAMAI SEJAHTERA ITU PILIHAN (PEACE IS A CHOICE)
Peace is not an emotion, but rather in Jesus Spirit resides. YOHANES 14:27, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
3.      DAMAI SEJAHTERA BUKAN SITUASI BAIK
Damai sejahtera bukan berdasarkan good situation or bad situation. Yohanes 16:33, “…kamu beroleh damai sejahtera di dalam Aku…” Sehingga, ini yang seringkali membuat damai sejahtera kita melampaui segala akal. Filipi 4:7, “Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Damai sejahtera yang dari Tuhan bukan damai manusia yang berdasar situasi. Dan karena ini damai sejahtera yang dari Tuhan, damai ini melampaui segala akal.
Damai sejahtera yang memberi kekuatan dan bahkan menenangkan badai, di saat badai lagi bergelora. Damai sejahtera ini tidak bisa diambil oleh siapapun dan oleh apapun! Tidak bisa dicuri oleh siapapun! Itulah damai sejahtera YESUS, yang DIA dengan sengaja mau bagikan kepada kita!
Sehingga kita bisa berkata: Apapun yang terjadi, saya bisa kuat, saya tidak gelisah, saya bisa mengampuni, saya bisa memaafkan, saya punya harapan, saya tidak tergoyahkan!

Our mess turns into message! (Kekacauan kita bisa berubah menjadi pesan yang membangun)

APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?
TERIMA DAMAI SEJAHTERA INI DALAM HATI KITA! Peace is not an emotion, but rather in Jesus Spirit resides (damai/kedamaian itu bukan emosi/perasaan, tapi di dalam Yesus, roh kita memilih bersandar dan berteduh). Orang yang punya damai sejahtera Tuhan: berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan dirinya dan berdamai dengan orang lain.

No comments:

Post a Comment