Thursday, 13 April 2017

13 April 2017

MESS INTO MESSAGE






Mess...Into Message Day 13 – PEACE. Efesus 2:14, “Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan.” Dalam nubuatan nabi Yesaya mengenai Mesias, kita membaca: “NamaNya disebut orang Penasehat ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai” (Yesaya 9:5). Dengan kematianNya dikayu salib Dia menyatukan kita dengan Allah karena Dialah Damai sejahtera kita (Efesus 2:14). Hanya didalam Yesus kita dapat MEMILIH untuk bersandar dan berteduh kepadaNya karena hanya DIAlah damai sejati itu. Terima Kasih Tuhan untuk penyertaanMu dalam kehidupan kami hari lepas hari, biarlah suka cita dan damai sejahtera yang dari padaMu saja yang selalu menyertai kehidupan kami. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...into #MessageSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Samuel 22 dan 23
B: Roma 9:16-36
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

GNCC
IBADAH itu seharusnya berguna untuk hidup dan bukan untuk sekedar kekinian. IBADAH itu berguna dalam segala hal untuk hidup sekarang dan yang akan datang. #gncc

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 13 April 2017. ASAL BUKAN YESUS. Bacaan: Matius 27:15-26. Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati (Matius 27:20). Pilihan orang banyak tidak selalu mewakili kebenaran. Suara terbanyak, mayoritas, teriakan protes atau demo mengatas-namakan rakyat belum tentu menyuarakan kebenaran. Itu bisa diatur oleh pemain yang berada di belakang panggung. Sentimen pribadi, kedengkian, kebencian, dan dendam bisa menjadi kendali yang sebenarnya. Tak soal siapa yang diusung, yang penting hasil yang diinginkan ialah asal bukan si calon yang tak dikehendaki. Memang mengejutkan manakala orang banyak disuruh memilih antara Yesus dan Barabas-seorang penjahat besar-ternyata pilihan untuk dibebaskan jatuh pada si penjahat. Rupanya memang persoalan bukan pada kualitas Barabas, melainkan ditentukan oleh skenario “Asal Bukan Yesus”. Di balik skenario itu berdiri para pembenci Yesus dengan motif dengki dan modus hasutan mereka yang efektif (ay. 18, 20). Tujuannya satu, membunuh si ”Orang Benar itu” (ay. 19). Detik-detik menjelang penyaliban Yesus sejatinya adalah drama kotor pembunuhan kebenaran. Skenario pembunuhan kebenaran kita saksikan dalam keseharian hidup. Kita dibuatnya kaget, sedih, berang, geram, bahkan tak jarang kecewa berat. Namun penyaliban Yesus membuktikan, skenario Allah selalu unggul. Penyaliban-Nya justru melayani tujuan-Nya, yakni penyelamatan dunia. Siasat licik tak bakal berjaya terus. Percayalah, tiada yang sanggup membinasakan Sang Kebenaran. KEGELAPAN TAK SANGGUP MENGUSIR TERANG YANG TERJADI ADALAH SEBALIKNYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: 1 Samuel 22-23 & Roma 9:16-36.

Cin Han – Solo
TIGA DIMENSI DOA. Matius 7:7-11 Ada seorang anak yang tumbuh besar dalam asuhan ayahnya. Ketika anak itu masih kanak-kanak, setiap kali ayahnya bepergian, ia meminta oleh-oleh dan hadiah. Beranjak remaja, si anak tahu saat-saat ayahnya sedang lelah, atau sedang ada masalah. Si anak pun berusaha membantu ayahnya dengan caranya: ia membiarkan ayahnya beristirahat, lalu mencucikan mobil ayahnya, dsb. Walaupun belum dapat memahami apa yang ayahnya pikirkan dan rasakan, si anak berusaha meringankan beban ayahnya. Waktu berlalu, kini si anak telah bertumbuh menjadi pemuda cerdas. Setiap kali ayahnya ada masalah, ia akan diajak duduk bersama dan mereka pun bertukar pikiran. Dengan demikian, hubungan mereka pun semakin dekat. Tahukah Anda, si anak yang mengalami masa demi masa dan perubahan demi perubahan dalam hidupnya, dapat menggambarkan hubungan Anda dengan Tuhan? Awalnya Anda sama seperti anak kecil yang senang dengan hadiah dan pemberian ayahnya. Dalam hubungan Anda dengan Tuhan, Anda pun pasti mengalami saat-saat yang menjadi fokus Anda, yaitu: diri Anda sendiri. Inilah dimensi “meminta”. Namun, Anda tidak bisa selamanya menjadi seperti anak kecil. Anda perlu masuk dan bertumbuh lebih lagi seperti si anak yang beranjak remaja. Ada keinginan untuk melakukan sesuatu untuk Tuhan, bekerja untuk Dia. Ketika pikiran dan perasaan Anda mulai tertuju pada Tuhan, itu artinya Anda sudah masuk ke dalam *ruang kudus Tuhan*, dan dalam dimensi “mencari”. Namun Anda jangan puas ada di dimensi ini. Masuklah lebih dalam lagi ke *ruang maha kudus Tuhan*, di mana Anda benar-benar mengalami Pribadi-Nya, dekat dengan Pribadi-Nya dan bisa bercakap-cakap dengan-Nya. Saat Anda terus-menerus berada dekat dengan-Nya, Anda pasti akan mengalami perubahan. Inilah *transformasi roh*, yang akan Anda alami jika Anda terus masuk, terus melangkah, dan terus membangun hubungan yang makin dekat dengan Tuhan. Jika hal itu sdh terjadi pada diri Anda, maka *terobosan dan urapan yang dasyat* pun akan mjd bagian dalam hidup Anda. Dan nama Tuhan akan semakin dipermuliakan! MASUKLAH LEBIH JAUH LAGI KE dalam TIGA DIMENSI DOA: MEMINTA, MENCARI DAN MENGETOK; MAKA ANDA AKAN MENGALAMI TRANSFORMASI ROH yang LUAR BIASA! (Baca Matius 21:21-22; Markus 11:22-24; Yohanes 14:12-14 &15:7; Ibrani 9:1-3 & 10:19-21; Yakobus 1:6-8; 1 Yohanes 3:22 & 5:14-15). Tuhan Yesus mengasihimu!

Bp. Anto – Citraland
12 APRIL 2017 – RENUNGAN KELUARGA ALLAH – HARI 3# DIPENUHI KUASA ALLAH. BACAAN HARI INI: Ezra 8:18-23. RHEMA HARI INI: Ezra 8:23 “Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.” Pernahkan Anda mendengar tentang Mart Green? Pria ini pernah menyelamatkan Oral Roberts University dari ambang kebangkrutan pada tahun 2007, dengan menyumbangkan US$70 juta. Pria kaya ini adalah pemilik dari serangkaian toko buku Kristen, Mardel dan Hobby Lobby. Mart bercerita, karena kepercayaan orangtuanya yang konvensional, ia dibesarkan untuk tidak pergi ke bioskop. Sampai suatu hari ia menemukan rekaman tentang lima orang misionaris yang terbunuh di pedalaman Ekuador, tetapi istri dan adik dari dua martir tersebut memutuskan untuk meneruskan penginjilan sampai suku tersebut menerima Tuhan. Saat itu, Tuhan menggerakkan hati Mart untuk membuat film tentang kisah tersebut. Namun, karena ia tidak memiliki sedikit pun pengalaman, Mart pun ketakutan. Itulah yang membuat ia berpuasa selama 40 hari dan mencari Tuhan. Meminta-Nya memberikan tim yang tepat. Jawaban pertama Tuhan adalah mempertemukannya dengan Bill Ewing, produser yang keluar dari Sony Pictures setelah pembuatan Spiderman dan Men In Black II. Meski proyek mereka mendapatkan banyak kendala, Tuhan menuntun mereka menyelesaikan film “End of the Spear,” yang menceritakan kekuatan firman Tuhan yang bahkan sanggup mengubahkan suku yang sadis. Kita perlu mengetahui, ketika kita berdoa puasa, sesungguhnya kelaparan dan kehausan roh akan tercipta dalam diri kita. Inilah yang akan menarik kuasa Allah, dan ketika kuasa itu bekerja, maka terobosan terjadi. Semakin besar kehausan yang kita miliki besar, maka semakin besar kuasa Allah yang akan bekerja. Semakin kuat kehidupan doa puasa kita, semakin dahsyat pula urapan Allah dalam hidup kita. Semakin besar pengurapan Allah dalam hidup kita, semakin berkuasa doa dan perkataan kita. Hal ini akan membawa transformasi besar-besaran dalam hidup kita. Ketika umat Tuhan mau berdoa puasa, maka kuasa Tuhan akan dimanifestasikan dengan dahsyat. Saat itulah banyak mujizat terjadi, terobosan-terobosan roh Tuhan kerjakan, jiwa-jiwa dipertobatakan, dan revival besar terjadi. Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama mengikuti kegerakan doa puasa 50 hari yang gereja kita adakan. Tuhan Yesus memberkati (ABU). RENUNGAN: Dengan DOA PUASA 50 HARI, kita MENCARI WAJAH TUHAN secara khusus, sehingga selama 50 hari kita DIPENUHI KUASA ALLAH. APLIKASI: Pernahkan Anda mengikuti doa puasa 50 hari selama ini? Apa yang biasanya Anda cari ketika sedang berdoa puasa? Apa saja kendala yang dapat Anda singkirkan ketika hendak berdoa puasa? DOA UNTUK HARI INI: “Bapa, berikan kami yang teguh untuk melakukan doa puasa, sehinga kami dapat mencari wajah-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN: Yehezkiel 33:31-33.
Source http://gbika.org/site/dipenuhi-kuasa-allah/

No comments:

Post a Comment