MESS
INTO MESSAGE
KATA
PENGANTAR
Ada banyak kisah di Alkitab yang
menceritakan mengenai keadaan yang begitu semerawut, Tuhan ubah
menjadi PESAN bagi umatNya untuk belajar mengenal Dia dan
kehendakNya.
Kitab Samuel banyak menceritakan
tentang kepahlawanan Daud, tapi pernahkah Saudara memperhatikan kisah
nabi Samuel? Awal mula kitab Samuel bermula dari seorang Ibu bernama
Hana yang mandul dan merindukan kehadiran seorang anak. Hana sangat
bersusah hati karena keadaannya tersebut, belum lagi perlakuan Penina
yang menggusarkan hati. Suaminya pun tidak memahami kepedihan yang
dirasakan Hana. Lalu, apa yang dilakukan Hana? Ia mencurahkan isi
hatinya di hadapan Tuhan di bait Allah (1 Samuel 1:15). Tak lama
sesudah itu, Hana mengandung dan lahirlah nabi Samuel.
Samuel
lahir dari dari erangan hati seorang wanita yang mandul, ia lahir
dari sebuah doa, dari sebuah kemustahilan. “Sebab bagi Allah tidak
ada yang mustahil” (Lukas 1:37). Tuhan tidak menganggap remeh
permintaan ataupun doa-doa kita, Ia menghargai setiap air mata dan
pergumulan yang kita hadapi. Bukan karena keadaan kelihatan buruk
maka Ia diam saja. Tuhan tetap bekerja dengan caraNya. Bersabarlah
menunggu pembelaan dan jawaban-jawaban doa kita. Somehow,
our ruined plans fit into His bigger plans .
Tetap semangat, Tuhan memberkati.
--
Kwee Siu Siang
No comments:
Post a Comment