Mess Into Message #4
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisheba Soetopo
April
30th 2017
Questions that will change your mess into message.
Intro:
Questions
is a method to be better (pertanyaan adalah cara untuk jadi
lebih baik).
PERTANYAAN
APA YANG PERLU KITA TANYAKAN YANG AKAN MERUBAH OUR MESS INTO MESSAGE?
Karena
kebijaksanaan mengetahui pertanyaan yang benar, pengetahuan sama dengan jawaban
yang benar, kecerdasan dan kebijaksanaan adalah menanyakan pertanyaan yang
benar, pertanyaan membangunkan pikiran seseorang.
5
pertanyaan ini will change your mess into message:
1.
“DO YOU LOVE ME” (John 21:17) = IS IT
TRUE? (APAKAH ENGKAU MENGASIHI AKU? YOH
21:17 – APA BENAR?)
Waktu Yesus tanya, “Apakah engkau
mengasihi Aku?” Dia lagi tanya, “APA BENAR? Kamu mengasihi Aku?” Dalam banyak
area, pertanyaan “APA BENAR” membantu kita jadi lebih baik. Contoh: Cerita
orang di penjara. Contoh lain: Cerita pekerja.
Salah
satu cara untuk bertanggung jawab dengan hidup kita, pikiran kita, values kita
dan outcome hidup kita, adalah dengan mempertanyakan pikiran negated kita (Questioning
Our Thinking). Jangan selalu mentoleransi pikiran negatif Anda, malah
tanyakan pertanyaan ke pikiran negatif.
2.
Do you believe that I Am able to do
this? (Matt 9:28) = Is this thought empowering or disempowering me?
(Percayakah kamu, bahwa AKU dapat melakukannya? Matius 9:28 = Apakah pikiran
ini menguatkan atau melemahkan saya?)
Otomatis!! Autopilot adalah hal-hal
yang dilakukan tanpa dipikir atau bahkan disadari karena sudah jadi kebiasaan.
3.
Why do you call Me “Lord, Lord” and not
do what I tell you? (Luke 6:46) = How can I leverage this experience to become
even better? (Mengapa kamu berseru kepada-Ku,
“Tuhan, Tuhan”, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakana? Lukas 6:46
= Bagaimana saya memanfaatkan peristiwa-peristiwa atau kejadian hidup saya
untuk menjadikan saya lebih baik?)
Dalam kehidupan kita, tidak
seorangpun luput dari tantangan, pergumulan. Situasi yang tegang dalam
keluarga, pelayanan, pekerjaan, bisa terjadi dan selalu ada jalan untuk membuat
hidup kita mengalami kemajuan dan jadi lebih baik. Dan salah satunya adalah
ambil waktu untuk tanya ke diri kita: “Bagaimana saya memanfaatkan
peristiwa-peristiwa/kejadian hidup saya untuk menjadikan saya lebih baik?”
4.
Why are you afraid, O you of little
faith? (Matt 8:26) = What’s the one thing I could stop doing today that would
have the most positive impact in my life?
(Mengapa kamu taku, kamu yang kurang percaya? Matius 8:26 = Apa satu hal yang
saya bisa berhenti lakukan dan apa satu hal yang bisa mulai saya lakukan untuk
mengalami dampak yang positif dalam hidup kita?)
Untuk bisa melakukan sebuah hal yang
positif dan berdampak buat hidup kita, kita harus mengurangi dan berhenti
melakukan hal yang tidak positif dan tidak memberi dampak buat kita.
5.
Why did you see the speck in your
brother’s eye, but do not notice the log that is in your own eye? (Matt 7:3) =
What is it I’m not facing? (Mengapakah
engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu
tidak engkau ketahui? Matius 7:3 = Apa yang perlu saya hadapi dan apa yang
sedang saya hindari?)
Conclusion:
Semua
pertanyaan ini, bisa kita aplikasihkan di tiap area hidup kita, baik pribadi,
keluarga, pernikahan, pekerjaan, pelayanan.
ü
APAKAH ENGKAU MENGASIHI AKU? YOH 21:17
– APA BENAR?
ü
Percayakah kamu, bahwa AKU dapat
melakukannya? Matius 9:28 = Apakah pikiran ini menguatkan atau melemahkan saya?
ü
Mengapa kamu berseru kepada-Ku, “Tuhan,
Tuhan”, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakana? Lukas 6:46 =
Bagaimana saya memanfaatkan peristiwa-peristiwa atau kejadian hidup saya untuk
menjadikan saya lebih baik?
ü
Mengapa kamu taku, kamu yang kurang
percaya? Matius 8:26 = Apa satu hal yang saya bisa berhenti lakukan dan apa
satu hal yang bisa mulai saya lakukan untuk mengalami dampak yang positif dalam
hidup kita?
ü
Mengapakah engkau melihat selumbar
di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Matius
7:3 = Apa yang perlu saya hadapi dan apa yang sedang saya hindari?
No comments:
Post a Comment