Thursday, 20 April 2017

20 April 2017

MESS INTO MESSAGE






Mess...Into Message Day 20 – Dibayar Lunas, What Can I Do (Efesus 2:10-18). Love God Love People, Mengasihi Tuhan Mengasihi sesama. Ayat 10: “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untukMELAKUKAN PEKERJAAN BAIK, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita HIDUP di dalamnya.” Kalau kita tahu bahwa Tuhan sudah mengampuni kita, kita akan LEBIH mengasihi Tuhan. Aplikasinya? Apa wujudnya? Aplikasinya yaitu mengasihi orang-orang yang ada disekitar kita (yang paling dekat dengan kita: suami/istri/anak/ortu/mertua, dll) karena orang-orang yang paling dekat dengan kita itulah yang kadang menbuat kita sulit untuk mengasihi/mengampuni. Setelah kita menerima kasih karunia Allah diciptakan dalam Kristus kita mendapatkan tugas untuk MELAKUKAN PEKERJAAN BAIK yang telah Allah persiapkan sebelumnya. Salah satu tugas yang terpenting adalah membawa kabar baik tentang Kasih Karunia dan PENGAMPUNAN. Karena kita sudah diampuni terlebih dulu (Forgiven People Forgive Others). Adakah kita masih ragu & tidak mau melepaskan pengampunan kepada sesama kita? Ingatlah kita sudah dibayar lunas: Semua dosa-dosa kita sudah diampun. Jadilah orang yang bisa mengampuni agar Kasih Karunia-Nya semakin bekerja bagi kita dan kita dipakai sebagai alatNya yaitu “Duta Kasih KaruniaNya”, mengasihi Tuhan (yang tidak kelihatan secara kasat mata) dengan wujud mengasihi/mengampuni sesama (yang kelihatan). Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...into #MessageSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 2 Samuel 9, 10 & 11
PB: Roma 15:1-13
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 20 April 2017. BUKAN SAINGAN. Bacaan: Yohanes 1:35-42. “Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus” (Yohanes 1:37). Ketika Yohanes tampil di padang gurun Yudea dan menyerukan pertobatan yang ditandai dengan baptisan, “datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan” (Mat. 3:5). Mereka menjadi pengikutnya. Kemudian muncullah Yesus dan mengajar di depan umum. Kehadiran mereka yang nyaris bersamaan membuat banyak orang mengira bahwa Yesus adalah saingan bagi Yohanes. Namun tidak demikian. Yohanes menyebut dirinya sebagai 'suara' yang mempersiapkan kedatangan Tuhan (Yoh. 1:23). Ketika orang-orang menduga bahwa ialah sang Mesias, dengan tegas ia menyangkalnya. Ia hanya seorang perintis jalan bagi kedatangan Kristus (Luk. 1:76). Tidak heran, ketika Yohanes melihat Yesus, ia menjelaskan bahwa Dia inilah domba Allah yang menanggung dosa dunia melalui pengorbanan dan kematian-Nya (Yoh. 1:29). Yohanes pun merelakan murid-muridnya meninggalkannya agar mereka mengikut Yesus. Salah satunya adalah Andreas, yang kemudian menjadi rasul Kristus (ay. 40). Sebagai orang percaya, kita diperintahkan untuk memberitakan karya keselamatan Kristus kepada semua bangsa. Ketika seseorang bertobat melalui pelayanan kita, terkadang ada godaan untuk menjadikan mereka sebagai murid kita. Ini tidak salah. Namun, yang terutama, mereka haruslah menjadi murid Kristus. Jika mereka perlu meninggalkan kita agar dapat mengikut Kristus dengan lebih baik, kita harus merelakannya. Karena kita bukanlah saingan Kristus, melainkan penunjuk jalan agar mereka datang kepada-Nya. SEBAGAI PENUNJUK JALAN, MESTINYA KITA BERSUKACITA KETIKA MELIHAT ORANG-ORANG MENEMUKAN KRISTUS. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – 2 Samuel 9-11 & Roma 15:1-13.

Ibu Sintawati – CL 3
Dengan berbekal dari Firman Tuhan kita bisa belajar untuk mengampuni kesalahan-kesalahan ataupun orang yang telah berbuat jahat kepada kita, menyakiti hati kita. Apa yang sudah saya dapatkan dalam kelas Victorious Life adalah hal untuk benar-benar bisa memaafkan atau mengampuni orang yang pernah menyakiti saya dengan tulus. Awalnya sulit, tapi Puji Tuhan bisa, meski tidak secara langsung. Thank You Cik, selamat siang, selamat beraktivitas. JBU all too...

No comments:

Post a Comment