MESS INTO MESSAGE
Mess...Into Message Day 27 – Dipilih Sebelum Dunia Dijadikan
(2). Efesus
1:4, “Sebab di dalam Dia Allah telah MEMILIH kita sebelum dunia dijadikan,
supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”
C) Dipilih untuk BERBUAH. Yohanes 15:16, “Bukan kamu yang
memilih Aku, tetapi Akulah yang MEMILIH kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan MENGHASILKAN BUAH dan buahmu itu tetap, supaya apa yang
kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Sudahkah
kita BERBUAH: Buah Pertobatan, Buah Pelayanan dan Buah Jiwa-Jiwa?
D) Dipilih untuk menjadi IMAM. Allah memlilih kita untuk menjadi
kepunyaanNya, supaya kita menjadi IMAM/pengantara bagi orang lain untuk
mengenal dan datang kepadaNya, untuk memberitakan tentang Tuhan dan
perbuatanNya yang besar. 1 Petrus 2:9, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih,
imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya
kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil
kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” Amin. Apakah kita
suka bersaksi tentang kebaikan Tuhan/memberitakan perbuatanNya yang besar?
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...intoMessageSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Raja-Raja 1 dan 2
PB: 1 Korintus 5
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
GNCC
Tujuan utama kekristenan bukan hanya mati masuk sorga dan
menjadi orang sukses tetapi “MENJADI SEPERTI YESUS”. #gncc
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 27 April 2017. PERBUDAKAN ATAU
PELAYANAN. Bacaan: 2 Korintus 11:1-33. Apakah mereka pelayan Kristus?-aku
berkata seperti orang gila-aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah;
lebih sering di dalam penjara; menanggung pukulan di luar batas; kerap kali
dalam bahaya maut (2 Korintus 11:23). Gary Chapman dalam buku The Five
Languages of Love for Teenagers menjelaskan perbedaan antara perbudakan dan
pelayanan. Perbudakan berasal dari luar dan dilakukan dengan enggan. Berbeda
dengan perbudakan, pelayanan berasal dari dalam diri seseorang dan dilakukan
penuh dengan kasih. Jelas sekali perbedaan kedua hal ini. Paulus mengerti
dengan benar statusnya dan tugasnya setelah Kristus memilihnya sebagai rasul.
Ia melayani Tuhan sebagai rasul dan memenangkan banyak jiwa. Meskipun dalam
pelayanan ia menghadapi banyak tantangan dan penderitaan-ditahan di penjara,
menghadapi bahaya, karam kapal, penganiayaan, dan berbagai macam rintangan (2
Kor. 11:23-29), ia tetap melayani Tuhan dengan penuh kasih. Paulus justru tetap
memperhatikan jemaat, di saat ia menderita sebagai pelayan Tuhan (ay. 28-29).
Tantangan dan penderitaan yang dihadapinya tidak membuatnya enggan melayani
Tuhan dan melepaskan statusnya sebagai seorang rasul, pelayan Kristus. Banyak
orang menyebut dirinya sebagai hamba Kristus. Namun, tidak sedikit yang
memiliki mental seorang budak. Mereka melayani Tuhan dengan keterpaksaan dan
keengganan. Hasilnya pun bisa ditebak. Pelayanannya hanya seadanya dan hasilnya
tidak maksimal. Berbeda dengan seorang pelayan sejati yang melayani dengan
penuh kasih apa pun tantangan yang dihadapi. Mereka tetap setia mendedikasikan
hidupnya untuk melayani Tuhan seumur hidupnya. Lalu, mana yang kita pilih?
Menjadi budak atau menjadi pelayan Tuhan? PELAYANAN BERBEDA DENGAN PERBUDAKAN.
MELAYANI SAMA DENGAN MENGASIHI TANPA PAMRIH. Selamat pagi. Tetap semangat.
Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: 1 Raja-Raja 1-2 & 1
Korintus 5.

No comments:
Post a Comment