Thursday, 27 April 2017

27 April 2017

MESS INTO MESSAGE






Mess...Into Message Day 27 – Dipilih Sebelum Dunia Dijadikan (2). Efesus 1:4, “Sebab di dalam Dia Allah telah MEMILIH kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”
C) Dipilih untuk BERBUAH. Yohanes 15:16, “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang MEMILIH kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan MENGHASILKAN BUAH dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Sudahkah kita BERBUAH: Buah Pertobatan, Buah Pelayanan dan Buah Jiwa-Jiwa?
D) Dipilih untuk menjadi IMAM. Allah memlilih kita untuk menjadi kepunyaanNya, supaya kita menjadi IMAM/pengantara bagi orang lain untuk mengenal dan datang kepadaNya, untuk memberitakan tentang Tuhan dan perbuatanNya yang besar. 1 Petrus 2:9, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” Amin. Apakah kita suka bersaksi tentang kebaikan Tuhan/memberitakan perbuatanNya yang besar?

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...intoMessageSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Raja-Raja 1 dan 2
PB: 1 Korintus 5
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

GNCC
Tujuan utama kekristenan bukan hanya mati masuk sorga dan menjadi orang sukses tetapi “MENJADI SEPERTI YESUS”. #gncc

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 27 April 2017. PERBUDAKAN ATAU PELAYANAN. Bacaan: 2 Korintus 11:1-33. Apakah mereka pelayan Kristus?-aku berkata seperti orang gila-aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; menanggung pukulan di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut (2 Korintus 11:23). Gary Chapman dalam buku The Five Languages of Love for Teenagers menjelaskan perbedaan antara perbudakan dan pelayanan. Perbudakan berasal dari luar dan dilakukan dengan enggan. Berbeda dengan perbudakan, pelayanan berasal dari dalam diri seseorang dan dilakukan penuh dengan kasih. Jelas sekali perbedaan kedua hal ini. Paulus mengerti dengan benar statusnya dan tugasnya setelah Kristus memilihnya sebagai rasul. Ia melayani Tuhan sebagai rasul dan memenangkan banyak jiwa. Meskipun dalam pelayanan ia menghadapi banyak tantangan dan penderitaan-ditahan di penjara, menghadapi bahaya, karam kapal, penganiayaan, dan berbagai macam rintangan (2 Kor. 11:23-29), ia tetap melayani Tuhan dengan penuh kasih. Paulus justru tetap memperhatikan jemaat, di saat ia menderita sebagai pelayan Tuhan (ay. 28-29). Tantangan dan penderitaan yang dihadapinya tidak membuatnya enggan melayani Tuhan dan melepaskan statusnya sebagai seorang rasul, pelayan Kristus. Banyak orang menyebut dirinya sebagai hamba Kristus. Namun, tidak sedikit yang memiliki mental seorang budak. Mereka melayani Tuhan dengan keterpaksaan dan keengganan. Hasilnya pun bisa ditebak. Pelayanannya hanya seadanya dan hasilnya tidak maksimal. Berbeda dengan seorang pelayan sejati yang melayani dengan penuh kasih apa pun tantangan yang dihadapi. Mereka tetap setia mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan seumur hidupnya. Lalu, mana yang kita pilih? Menjadi budak atau menjadi pelayan Tuhan? PELAYANAN BERBEDA DENGAN PERBUDAKAN. MELAYANI SAMA DENGAN MENGASIHI TANPA PAMRIH. Selamat pagi. Tetap semangat. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: 1 Raja-Raja 1-2 & 1 Korintus 5.

No comments:

Post a Comment