MESS INTO MESSAGE
Mess...into Message Day 6. Walaupun nampaknya ada banyak kemajuan
dalam budaya ilmu dan teknologi sekalipun, pesan Firman Tuhan/Alkitab tetap
menjadikan satu-satuNya jawaban bagi kita yang percaya dan mengandalkan DIA.
Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”
Efesus 6:10, “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam
kekuatan kuasa-Nya.” Rasul Paulus melalui jemaat di Efesus menghendaki
supaya jemaat di Efesus dapat kuat di dalam Tuhan, didalam kekuatan KuasaNya.
Rasul Paulus sangat menyadari bahwa jemaat Efesus/gambaran dari umat Tuhan/kita
semua hidup di tengah-tengah banyaknya “binatang buas” / tantangan / kekacauan
(Efesus 4:14). Oleh karena itu Paulus mendorong kita untuk tetap teguh, tidak
tawar hati melainkan menjadi kuat didalam Tuhan (menjadi mampu melakukan segala
sesuatu). Paulus mengajak kita semua untuk mengenakan seluruh senjata Allah
(Efesus 6:11) agar dapat bertahan dan mampu menyelesaikan segala sesuatunya
dengan baik. Efesus 6:11, “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah,
supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis.” Amin. Akhirnya
Paulus kembali berdoa agar damai sejahtera dan kasih karunia dari Tuhan
memampukan mereka/jemaat Efesus/kita semua untuk bertahan dan menyelesaikan
segala sesuatu dengan baik (Efesus 6:23-24). Karena pada akhirnya Kasih Karunia
Allah-lah yang memampukan kita menjalani kehidupan yang menjadi berkat. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...into #MessageSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Samuel 4-6
PB: Roma 4
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam Ossy
Kamis, 6 April 2017. Bacaan: Filipi 2:1-8. Setahun: 1 Samuel
17-18. Nas: Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap
yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri
(Filipi 2:3). Kerendahan Hati. Rasanya sulit menemukan kerendahan hati.
Sikap egosentris, didukung oleh perkembangan teknologi, semakin memudahkan orang
untuk menyombongkan diri. Melalui media sosial, misalnya. Ada orang yang
sengaja mengunggah foto, video, atau status tertentu hanya untuk mencari pujian
dan komentar. Firman Allah menekankan pentingnya kerendahan hati. Kita diajar
untuk menyadari bahwa untuk menjadi berguna dan berbuah kita harus mengandalkan
Tuhan. Setiap umat diajak untuk meneladani Kristus yang mengosongkan diri,
melepaskan identitas dan hak istimewa-Nya. Melihat ancaman yang berpotensi
mengoyak kesatuan jemaat Filipi, Rasul Paulus memberikan nasihat tentang
kerendahan hati. Dalam terjemahan Bahasa Indonesia yang disederhanakan
bunyinya, “Janganlah berbuat sesuatu hanya untuk menyenangkan diri sendiri,
atau supaya orang lain menganggap kalian hebat. Sebaliknya, kalian harus
bersikap rendah hati satu sama lain dan selalu menganggap orang lain lebih baik
daripada kalian sendiri.” Di dalam Kristus sikap egosentris tidak mendapat
tempat. Sebaliknya, umat harus rela saling menasihati, saling menghibur,
bersekutu dalam Roh, mengobarkan kasih, dan menempatkan orang lain di atas diri
sendiri. Kerendahan hati itu seperti pohon yang merunduk karena sarat dengan
buah yang masak. Buah itu adalah kebijaksanaan, pengetahuan, dan pemahaman yang
mendalam. Sebaliknya, pohon yang tak berbuah, kering, dan meranggas mengangkat
dirinya tinggi-tinggi dengan omong kosong dan kesombongan –EBL. KESOMBONGAN
MEMECAH-BELAH, KERENDAHAN HATI MEMPERSATUKAN.
Bp. Anto – Citraland
Keberhasilan bukan diukur dari tingginya posisi yang seorang
telah capai dalam hidupnya melainkan diukur dari banyaknya halangan/masalah
yang telah dia selesaikan --Booker T. Washington. Berbahagialah orang yang
bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima
mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia
(--Yak 1:12). Kita mengalami transformasi karena kita mempraktekkan kebenaran
sewaktu menghadapi masalah dalam hidup kita.
Xavier Quentin Pranata
“Pujian yang tulus membuat jalan kita lurus.” Xavier Quentin
Pranata.
WM Stars
JANGAN KUATIR. “Don't let the cares of yesterday blind you
to the grace for today” »Fanny Crosby«. “Jangan biarkan kekuatiran kemarin
membutakan anda atas kasih karunia untuk hari ini” »Fanny Crosby«. Filipi 4:6
“Janganlah hendaknya kamu kuatir.” Kekuatiran menguras tenaga, mencuri damai
sejahtera, melemahkan iman dan membuat kita jadi sakit. Itu sebabnya kita harus
mewaspadai ‘musuh’ yang tak kelihatan ini, cara yang paling canggih untuk
mengusir kuatir adalah dengan Firman Tuhan, oleh sebab itu pastikan kita membacaNya
setiap hari. Tambahkan doa maka kekuatiran akan lebih cepat terbasmi, sebab
musuh selalu ingin menembakkan panah-panah kuatir pada kita. Ingatlah bahwa Ia
adalah Allah yang baik dan tidak akan pernah meninggalkan dan senantiasa
menolong kita, tinggalkan segala kuatir lalu percayalah bahwa Tuhan sudah
menyediakan masa depan yang penuh harapan. Filipi 4:6 (TB) “Janganlah hendaknya
kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal
keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

No comments:
Post a Comment