Tuesday, 18 April 2017

18 April 2017

MESS INTO MESSAGE






Mess...Into Message Day 18 – Sudah Lunas (3); Roma 5:1-11 --Lanjutan 17 April. Bagaimana kita bisa yakin bahwa pengharapan kita akan digenapi? Rasul Paulus memberikan 3 alasan:
Ayat 5: Allah telah mencurahkan Roh Kudus yang mengingatkan kita tentang kasih Allah. Kasih Allah tidak akan membiarkan pengharapan anak-anaknya dikecewakan.
Ayat 6-8: Bukti dari Kasih Allah adalah salib yang atasnya Yesus mati demi dosa kita. Bukti pernyataan Kasih Allah itu menjadi pusat dari iman Kristen, yaitu kematian Anak Allah yang tidak berdosa bagi umatNya yang tidak layak.
Ayat 9-11: Akhirnya Rasul Paulus berpendapat bahwa Pengharapan kita tidak akan berakhir sia-sia karena Allah telah mendamaikan kita ketika kita masih menjadi seteruNya.
Sekarang saat kita menjadi sahabatNya DIA PASTI akan menyelamatkan kita. Setelah menggenapi hal yang agung tersebut, DIA tentu akan menggenapi hal yang relatif kecil yaitu penggenapan dari PENGHARAPAN kita. Amin. Masihkah kita ragu? Bahwa PENGHARAPAN kita akan menerima kemuliaan itu tidak akan berakhir sia-sia.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...into MessageSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 2 Samuel 3, 4 & 5
PB: Roma 13
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
Selasa, 18 April 2017. Bacaan: Yesaya 53:1-12. Setahun: 2 Samuel 19-20. Nas: Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita (Yesaya 53:5). Enam Jenis Luka. Ada enam jenis luka yang bisa dialami manusia. Luka tergesek, yakni luka sampai kulit terkelupas. Bisa disebabkan karena jatuh terjerembab, atau tergesek oleh permukaan kasar. Luka lebam, yakni luka yang terjadi karena pukulan keras. Luka tersayat, yakni luka yang disebabkan oleh pisau atau benda tajam lain. Luka sobek, adalah luka yang membuat bagian daging terkoyak. Luka tertembus, yakni luka karena daging tertembus suatu benda. Luka tusuk, yakni akibat ditusuk oleh benda runcing atau berduri. Mungkin sebagian dari kita pernah mengalami beberapa di antaranya. Namun percayakah Anda, bahwa Yesus telah mengalami semua jenis luka ini di tubuh-Nya? Bahkan, bukan itu saja. Bukan hanya luka fisik yang harus Yesus tanggung, tetapi juga luka-luka secara rohani karena dosa seluruh umat manusia ditimpakan kepada-Nya (ay. 4, 5). Dengan rela, Tuhan menggantikan posisi kita sebagai terhukum yang pantas diperlakukan tanpa kenal ampun-seperti domba yang dibawa ke pembantaian (ay. 7). Penderitaan tak tertahankan yang telah dinubuatkan oleh Yesaya ini, tergenapi saat Yesus menjalani sengsara hebat-Nya. Sejak penangkapan hingga wafat-Nya di kayu salib, segala hukuman maut itu ditanggung-Nya bagi seluruh umat yang Dia cintai. Sungguh, setiap jenis luka yang Dia tanggung, mendatangkan kebaikan bagi semua yang menyambut-Nya. Oleh setiap sayatan dan koyakan tubuh Yesus, pengampunan dianugerahkan. Oleh setiap tusukan dan luka tertembus di tubuh Yesus, penebusan dilaksanakan! --AW. OLEH SETIAP LUKA DI TUBUH-MU, YA TUHAN, SALAH DAN CELAKU ENGKAU TIADAKAN.

Xavier Quentin Pranata
“Gagal fokus bukan hanya membuat foto blur, kurang pencahayaan pun bisa berakibat fatal. Hidup juga begitu.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Sadrakh – Citraland
HIDUP ADALAH UJIAN. Kejadian 48:9, “Jawab Yusuf kepada ayahnya: ‘Inilah anak-anakku yang telah diberikan Allah kepadaku di sini.' Maka kata Yakub: 'Dekatkanlah mereka kepadaku, supaya kuberkati mereka.’” Kejadian 48:10, “Adapun mata Israel telah kabur karena tuanya, jadi ia tidak dapat lagi melihat. Kemudian Yusuf mendekatkan mereka kepada ayahnya: dan mereka dicium serta didekap oleh ayahnya.” Kejadian 48:11, “Lalu berkatalah Israel kepada Yusuf: ‘Tidak kusangka-sangka, bahwa aku akan melihat mukamu lagi, tetapi sekarang Allah bahkan memberi aku melihat keturunanmu.’” Kejadian 48:14, “Tetapi Israel mengulurkan tangan kanannya dan meletakkannya di atas kepala Efraim, walaupun ia yang bungsu, dan tangan kirinya di atas kepala Manasye -- jadi tangannya bersilang, walaupun Manasye yang sulung.” Perjalanan hidup Yakub dan Yusuf penuh dengan liku-liku yang panjang dan juga disertai dengan kesedihan dan ratapan.Tetapi keduanya selalu teguh melakukan kebenaran dalam setiap langkah hidupnya yang menyukakan hati Tuhan dan terbukti Tuhan selalu menjaga dan memberikan solusi terbaik bagi semua masalah yang mereka hadapi. Diakhir hidupnya Yakub, menerima kebahagiaan bersama Yusuf dan anak-anaknya. Seperti pepatah mengatakan, hidup adalah Ujian. Sebuah statement yang seharusnya bisa menjadi pegangan kita dalam menjalani dan merespon setiap problem yang ada didepan kita. Sayangnya problem sering muncul tidak terduga dan kita tidak siap menghadapinya. Terapkan pengalaman Yakub dan Yusuf – selalu siap menjalani hidup ~ujian, dengan mengedepankan bantuan Tuhan. Tuhan, Engkaulah Allah Yakub, Allah yusuf dan Allah kami saat ini… yang tentunya Engkau juga peduli pada setiap diri kami… Terima kasih Tuhan. Jesus Love You. Bacaan Alkitab Setahun: 2 Raja-Raja 4-5. #jesusloveyou #firmantuhan #saatteduh #renunganharian #ujianhidup
Anda diberkati – Like Page FB #jesusloveyou1006
Anda peduli, menabur benih – share kepada teman

Ibu Panca – PKS CL 5
Amin. Thanks Tuhan buat kasih sayangMu yang sangat peduli bagi semua manusia di bumi yang berdosa ini, ku mau setia kepadaMu, ku kan mengabdikan hidupku kepadaMu dengan melayani Engkau dan mengasihi akan jiwa-jiwa, kuatkan ku ya Tuhan peganglah selalu tanganku di dalam iman pengharapanku kepadaMu. Amin. Gbu.

Taswin Taruna – PT. Sayap Mas Utama, Jakarta
Early in the morning, the first thing we need to do is to go to the Lord with an unveiled face to look at Him, to behold Him, and to reflect Him for a period of time. To linger in the presence of the Lord while beholding Him and reflecting Him affords us a real taste, a real enjoyment. During such a time in the Lord's presence, as we behold and reflect the Lord, He transfuses Himself into us, and that transfusing brings into us the divine element.
Pada waktu pagi, perkara pertama yang perlu kita lakukan adalah datang kepada Tuhan dengan muka yang tidak berselubung memandang Dia, menatap Dia, dan mencerminkan kemuliaan-Nya untuk jangka waktu tertentu. Dengan tetap tinggal dalam hadirat Tuhan sambil memandang dan mencerminkan Dia, menghasilkan pencicipan sejati, kenikmatan sejati bagi kita. Saat berada dalam hadirat Tuhan, ketika kita memandang dan mencerminkan Tuhan, Dia mentranfusikan diri-Nya ke dalam kita, dan tranfusi itu membawakan elemen ilahi bagi kita.

NN
DOA PAGI. Engkaulah ALLAH BAPA sumber segala kekuatan kami. Engkau yang layak dipuji dan disembah. Kami bersujud memanjatkan doa dan ucapan syukur kami. Beri kami TUHAN kekuatan untuk melakukan perintahMu dan mengabaikan perasaan yang lahir dari ego yang berlebihan dalam menghadapi semua kejadian sebab semua itu adalah bagian dari pelengkap ujian yang harus kami lewati, untuk memastikan siapa anak-anakMu yang tetap setia dan tiada henti berserah kepadaMu. Ini kami BAPA ingin turut berada pada jalur yang Engkau kehendaki. Sucikan kami dari dosa yang terus menurutkan hawa nafsu duniawi. Semoga ALLAH senantiasa melindungi kami, sehingga keselamatan dan kebahagiaan senantiasa menyertai kehidupan kami di dunia dan akhirat. Kabulkanlah doa kami ini ya TUHAN. Bukan kehendak kami, kehendakMulah yang jadi. AMEN.

No comments:

Post a Comment