Saturday, 8 April 2017

8 April 2017

MESS INTO MESSAGE






Mess...Into Message Day 8 – Mengalami Perjumpaan (Yohanes 14:5-14). Yohanes 14:19b, “Sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup.” Dalam hidup ini adakalanya kita mengalami masa-masa yang membuat kita putus asa. Namun kita tetap dapat menemukan pengharapan dalam Yesus Kristus yang adalah JALAN, KEBENARAN dan HIDUP (ayat 6). Tuhan rindu memberi kita hidup yang berarti dan berkelimpahan. Masihkah kita Ragu DIA-lah Sang Pemberi hidup yang kekal? Terima kasih Tuhan Engkau menyadarkan kami bahwa kami orang berdosa yang membutuhkan pengampunanMu. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mati bagi kami dan memberi hidup yang kekal, ubah hidup kami agar semakin memuliakanMu dan menghormatiMu. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MESS...into #MessageSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Samuel 10-12
PB: Roma 6
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFam

Bp. Anto – Citraland
Apa yang dekat di hati saudara, itu yang akan saudara katakan. Jika saudara dekat dengan Tuhan, saudara akan banyak bercerita tentang Dia --A.W. Tozer. Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya (Mazmur 73:28). Jadi... jagalah hatimu karena hal itu ada kaitannya dengan apa yang akan saudara katakan. Orang lain dapat menilainya...

Bp. Anto – Citraland
SAAT TEDUH. Sabtu, 8 April 2017. HIDUP BERMANFAAT. Bacaan: Lukas 1:1-4. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan saksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu (Lukas 1:3). Seorang hamba Tuhan bertanya kepada anak sulungnya, “Apakah kamu mau menjadi hamba Tuhan, Nak?” Anaknya menjawab, “Maaf, Pak, sepertinya saya tidak terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan. Namun, saya ingin memberi donasi bagi anak-anak hamba Tuhan.” Anak itu menepati ucapannya dengan memberikan donasi pendidikan untuk beberapa anak hamba Tuhan yang dikenalnya. Melihat komitmen anaknya, sang ayah sangat bersyukur karena Tuhan telah memakai anaknya untuk menjadi berkat bagi sesamanya. Banyak orang mendefinisikan “hidup yang diberkati” hanya berdasarkan pencapaian dalam karier dan pelayanan atau dari kepemilikan materi yang berlimpah. Padahal, ada definisi yang lebih sederhana, yakni ketika hidup kita bermanfaat bagi sesama. Lukas menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang lain ketika ia menuliskan kisah kehidupan dan pelayanan Yesus, lalu menyampaikannya kepada Teofilus. Namanya mungkin tak banyak disebut seperti para rasul lain, tetapi tulisannya tak bisa dianggap remeh. Buktinya, kita, yang hidup ribuan tahun setelah zaman Yesus, masih mendapatkan manfaat dari tulisan Lukas. Betapa bahagianya ketika kesempatan hidup yang Tuhan berikan dapat kita maksimalkan untuk bermanfaat bagi sesama. Kita dapat memulainya lewat hal-hal sederhana yang dapat kita lakukan dengan konsisten setiap hari. Mintalah agar Tuhan memberkati dan memakainya supaya menjadi berkat bagi orang lain, bahkan menjadi kesaksian yang hidup agar nama Tuhan dimuliakan. KEHIDUPAN YANG BERMANFAAT BAGI SESAMA DAPAT DIKENANG DALAM JANGKA WAKTU YANG LAMA. Selamat pagi. Enjoying weekends. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible

No comments:

Post a Comment