Friday, 30 September 2016

GENGSI

SPIRITUAL GROWTH






GENGSI
-Spiritual Growth Part 3-
Alfa Omega Church Sunday Service
September 18th 2016


INTRO:
Contoh: Anda lihat orang pakai apa, kemudian gengsi bisa membuat Anda – “ayo beli yang sama atau yang lebih”, Anda lihat pencapaian orang (bisnis, karir, kerjaan, pelayanan), Anda lihat orang berbuat sesuatu, Anda lihat keterkenalan seseorang, Gengsi bisa muncul.

APA SIH GENGSI?
Gengsi = ketinggian, kehormatan, pengaruh, harga diri, martabat (KBBI – Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Tiap orang pasti punya Gengsi (harga diri, kehormatan, martabat). MASALAHNYA: banyak orang susah mengontrol GENGSI. Susahnya dimana? Antara terlalu TINGGI atau terlalu RENDAH.

STORY:
The Diamond Necklace = (Kalung Mutiara) oleh Guy de Maupassant.

Orang yang tidak bisa menetralkan gengsi, alami Kerugian yang disebabkan oleh GENGSI:
Anda jadi insecure; selalu meragukan diri sendiri; tidak bisa bersyukur, tidak bisa lihat orang berhasil, tidak happy lihat orang berkarya, iri hati, memusuhi kawan sendiri, dll.

POINT:
BAGAIMANA ALKITAB BANTU KITA DALAM HAL INI?
Mazmur 20: 8
Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama Tuhan, Allah kita.

Kereta dan Kuda bicara tentang WEALTH & POWER (kekayaan dan kuasa). Kereta gambarkan:  tentang kendaraan, kekayaan perang, fasilitas (wealth). Kuda gambarkan: power, yang menarik kereta-kereta, power untuk fasilitas perang mereka (power).

Kata Bermegah = trust (greek).Contoh: Kalau Anda bangga akan sesuatu, arti kata lain Anda sedang mengandalkan dan meletakkan keyakinan Anda disana.

Bangga akan sesuatu, arti kata lain Anda sedang mengandalkan dan meletakkan keyakinan Anda disana.

A.     SIAPA yang MENGHARGAI DIRI KITA?
Gengsi bicara tentang Harga Diri. Dimana Anda taruh harga diri Anda? Siapa yang menentukan harga kita? Baca: Yeremia 9:24; Roma 5:11. Apa hubungannya Gengsi dengan Pertumbuhan Rohani?

Pertumbuh Rohani mengajak kita berpindah dari “Temporary Minded to Eternal Minded” (dari yang hanya hal sementara, tumbuh ke hal-hal yang Kekal). “Gengsi kita seringkali meletakkan harga diri kita pada hal-hal sementara (material, pencapaian, dll), tapi Pertumbuhan Rohani mengajak kita meletakkan harga diri kita pada hal-hal Kekekalan.”

Spiritual Growth = Temporary Minded to Eternal Minded

ü  Week 1 – “pertumbuhan rohani dinilai dari level iman dan kemauan kita untuk memikul Salib.”
ü  Week 2 – “Saat Anda makin rohani, Anda akan makin relevan dan berdampak.”
ü  This week – Spiritual Growth = (berpindah dari) Temporary Minded to Eternal Minded


B.   WHAT TO DO? Apa yang bisa aku lakukan?
“Don’t let things define you, but You define things”. Yesus dan karyaNya yang membuat diri kita berharga! Harga diri kita bukan pada hal-hal materi atau pencapaian sementara, tapi harga diri ada pada YESUS! Bukan berarti anak Tuhan nggak boleh keren, boleh saja – excellent itu spirit kita; bukan karena gengsi kita.

Spiritual Growth = (berpindah dari) Temporary Minded to Eternal Minded

CONLUSSION:
Imagine–kalau kita semua bisa merubah “harga diri” kita dari Temporary Minded to Eternal Minded?

Konsep diri Anda tidak lagi dibangun atas “kepuasan” membeli/merk/pencapaian tertentu – konsep diri Anda dibangun di atas TUHAN, Pencipta kita. Anda dibeli dengan harga yang mahal – DARAH YESUS yang mendamaikan semua manusia terhadap Tuhan di Sorga.

No comments:

Post a Comment