SPIRITUAL GROWTH
GENGSI
-Spiritual Growth Part 3-
Alfa Omega Church Sunday Service
September
18th 2016
INTRO:
Contoh: Anda lihat orang pakai apa, kemudian gengsi bisa
membuat Anda – “ayo beli yang sama atau yang lebih”, Anda lihat pencapaian
orang (bisnis, karir, kerjaan, pelayanan), Anda lihat orang berbuat sesuatu, Anda
lihat keterkenalan seseorang, Gengsi bisa muncul.
APA SIH GENGSI?
Gengsi = ketinggian, kehormatan, pengaruh, harga diri,
martabat (KBBI – Kamus Besar Bahasa Indonesia).
Tiap orang pasti punya Gengsi (harga diri, kehormatan,
martabat). MASALAHNYA: banyak orang susah mengontrol GENGSI. Susahnya dimana?
Antara terlalu TINGGI atau terlalu RENDAH.
STORY:
The Diamond Necklace = (Kalung Mutiara) oleh Guy de
Maupassant.
Orang yang tidak bisa menetralkan
gengsi, alami Kerugian yang disebabkan oleh GENGSI:
Anda jadi insecure; selalu meragukan diri sendiri; tidak
bisa bersyukur, tidak bisa lihat orang berhasil, tidak happy lihat orang
berkarya, iri hati, memusuhi kawan sendiri, dll.
POINT:
BAGAIMANA ALKITAB BANTU KITA DALAM HAL
INI?
Mazmur 20: 8
Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda,
tetapi kita bermegah dalam nama Tuhan, Allah kita.
Kereta dan Kuda bicara tentang WEALTH & POWER
(kekayaan dan kuasa). Kereta gambarkan:
tentang kendaraan, kekayaan perang, fasilitas (wealth). Kuda
gambarkan: power, yang menarik kereta-kereta, power untuk fasilitas perang
mereka (power).
Kata Bermegah = trust (greek).Contoh: Kalau Anda
bangga akan sesuatu, arti kata lain Anda sedang mengandalkan dan meletakkan
keyakinan Anda disana.
Bangga akan sesuatu, arti kata lain
Anda sedang mengandalkan dan meletakkan keyakinan Anda disana.
A.
SIAPA
yang MENGHARGAI DIRI KITA?
Gengsi bicara tentang Harga Diri. Dimana Anda taruh harga
diri Anda? Siapa yang menentukan harga kita? Baca: Yeremia 9:24; Roma 5:11. Apa
hubungannya Gengsi dengan Pertumbuhan Rohani?
Pertumbuh Rohani mengajak kita berpindah dari “Temporary
Minded to Eternal Minded” (dari yang hanya hal sementara, tumbuh ke hal-hal
yang Kekal). “Gengsi kita seringkali meletakkan harga diri kita pada hal-hal
sementara (material, pencapaian, dll), tapi Pertumbuhan Rohani mengajak kita
meletakkan harga diri kita pada hal-hal Kekekalan.”
Spiritual Growth = Temporary Minded to
Eternal Minded
ü Week 1 – “pertumbuhan rohani dinilai
dari level iman dan kemauan kita untuk memikul Salib.”
ü Week 2 – “Saat Anda makin rohani, Anda
akan makin relevan dan berdampak.”
ü This week – Spiritual Growth =
(berpindah dari) Temporary Minded to Eternal Minded
B.
WHAT TO DO? Apa yang bisa aku lakukan?
“Don’t let things define you, but You
define things”. Yesus
dan karyaNya yang membuat diri kita berharga! Harga diri kita bukan pada hal-hal
materi atau pencapaian sementara, tapi harga diri ada pada YESUS! Bukan berarti
anak Tuhan nggak boleh keren, boleh saja – excellent itu spirit
kita; bukan karena gengsi kita.
Spiritual Growth = (berpindah dari)
Temporary Minded to Eternal Minded
CONLUSSION:
Imagine–kalau kita semua bisa merubah “harga diri” kita dari Temporary Minded to Eternal Minded?
Imagine–kalau kita semua bisa merubah “harga diri” kita dari Temporary Minded to Eternal Minded?
Konsep diri Anda tidak lagi dibangun atas “kepuasan”
membeli/merk/pencapaian tertentu – konsep diri Anda dibangun di atas TUHAN,
Pencipta kita. Anda dibeli dengan harga yang mahal – DARAH YESUS yang
mendamaikan semua manusia terhadap Tuhan di Sorga.
No comments:
Post a Comment